Cara Menghitung Masa Subur Perempuan dengan Siklus Haid Teratur

Yuk ikuti cara menghitung yang mudah

13 Maret 2018

Cara Menghitung Masa Subur Perempuan Siklus Haid Teratur
squarespace.com

Menghitung masa subur merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan lebih efektif. Pasalnya, apabila Mama melakukan hubungan suami istri saat mengalami masa subur, maka peluang terjadinya pembuahan akan lebih besar dan menghasilkan kehamilan.

Nah, bagi Mama yang belum tahu cara bagaimana menghitung sendiri masa subur, ini dia penjelasan selengkapnya.

Masing-masing Masa Subur Perempuan Berbeda-Beda

Masing-masing Masa Subur Perempuan Berbeda-Beda
Freepik

Cara menghitung sendiri masa subur harus dengan mempertimbangkan beberapa hal, terutama siklus haid kamu. Lantas, sebenarnya kapan siklus haid dimulai dan berakhir dan kapan periode masa subur perempuan?

Haid atau menstruasi dihitung sejak hari pertama terjadi peluruhan dinding rahim menjadi darah dan keluar melalui vagina. Pada masa haid ini, sel telur akan berkembang di dalam ovarium.

Ketika sel telur tersebut dianggap sudah matang, maka ovarium akan melepas sel telur tersebut. Peristiwa lepasnya sel telur inilah yang disebut dengan ovulasi.

Editors' Picks

Kapan terjadinya ovulasi?

Kapan terjadi ovulasi
Freepik/4045

Ovulasi sendiri terjadi dimulai dari 12 – 14 hari sebelum hari pertama haid. Masa-masa ovulasi ini berbeda-beda untuk setiap perempuan. Bila mama memiliki siklus haid yang pendek, semisal 22 hari, maka ovulasi bisa saja terjadi beberapa hari setelah haid.

Untuk itu, sangat penting bagi mama untuk mengetahui masa ovulasi mama sendiri.

Nah, bicara soal masa subur, Masa subur kamu berkisar di sekitar waktu ovulasi, kurang lebih 5 hari sebelum terjadinya ovulasi itu. Umumnya masa subur perempuan adalah 12 – 16 hari sebelum masa haid berikutnya.

Dengan demikian, juga dapat dikatakan bahwa seorang perempuan memiliki masa subur dari hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Namun, hal ini hanya berlaku bagi perempuan yang mempunyai siklus haid teratur setiap 28 hari.

Kasusnya akan berbeda bila Mama memiliki siklus haid tidak teratur yang berbeda dengan perempuan pada umumnya.

Salah satu hal yang menyulitkan perkiraan masa subur adalah terjadinya perubahan siklus haid yang berlangsung antara 2-7 hari. Kondisi ini membuat ovulasi dapat berbeda sepekan lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode selanjutnya.

Terlepas dari proses ovulasi, kehamilan terjadi karena proses penjangkauan sel telur oleh sel sperma. Untuk itu agar dapat hamil, sel telur yang telah matang harus dibuahi dalam waktu 12 hingga 24 jam.

Cara Mengetahui Kapan Masa Subur Datang

Cara Mengetahui Kapan Masa Subur Datang
Popmama.com

Menghitung masa subur dapat dilakukan sendiri secara manual menggunakan metode berikut”

Pertama, cari tahu siklus haid terpendek mama, semisal selama 27 hari. Lalu, kurangi angka tersebut dengan 18. Maka hasilnya adalah 9. Nah, angka ini adalah angka yang menunjukkan hari pertama saat mama berada pada posisi paling subur.

Kedua, ketahui siklus terpanjang mama, misalkan 30 hari. Kurangi angka ini dengan angka 11. Maka hasilnya adalah 19. Angka ini adalah hari terakhir di saat mama paling subur.

Selain itu, masa subur juga dapat dirasakan melalui beberapa tanda atau gejala.

Biasanya, Mama akan mengalami peningkatan suhu basal tubuh. Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh saat Mama bangun di pagi hari, yang normalnya adalah 35,5 sampai 36,6 derajat celcius.

Lalu juga akan muncul lendir dari mulut rahim. Lendir ini dapat berbagai macam bentuk, seperti kental, basah, hingga yang semi-transparan. Lendir sebenarnya berfungsi untuk memudahkan serta memberikan perlindungan sel-sel sperma bergerak menuju tuba falopi dan bertemu sel telur.

Tanda lain yang biasanya akan terasa adalah nyeri ringan hingga berat pada perut atau salah satu bagian punggung, serta perasaan lebih bergairah dan bersemangat.

Agar mengetahui kapan masa subur itu datang, Mama juga bisa menggunakan aplikasi di Popmama.com di halaman Ovulation Calculator.

Demikian penjelasan singkat mengenai masa subur serta bagiamana cara mudah menghitung masa subur Mama sendiri. Semoga setelah informasi ini, Mama bisa mengoptimalkan usaha untuk segera mendapatkan keturunan.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!