5 Makanan Kaya Biotin Ini Adalah Nutrisi Penting untuk Program Hamil

Kacang dan biji-bijian bisa menjadi altenatif camilan sehat, lho!

11 September 2021

5 Makanan Kaya Biotin Ini Adalah Nutrisi Penting Program Hamil
Pixabay/leecine

Biotin memang paling terkenal dengan efek positifnya pada rambut dan kuku yang sehat. Bahkan bisa meningkatkan kesehatan kulit kepala pada perempuan yang mengalami penipisan rambut. 

Dilansir dari Healthline, biotin dapat membantu menjaga kesehatan hati dan sistem saraf. Biotin juga merupakan nutrisi penting selama kehamilan, karena penting untuk pertumbuhan embrio.

Biotin adalah vitamin B7 dan merupakan nutrisi yang terkandung di dalam suplemen.

Selain itu, 5 makanan ini kaya biotin bisa dikonsumsi saat program hamil. Berikut Popmama.com berikan ulasan selengkapnya:

1. Kacang dan biji-bijian menjadi sumber biotin untuk tubuh

1. Kacang biji-bijian menjadi sumber biotin tubuh
Pexels/Vie Studio

Biotin atau disebut vitamin B7 adalah vitamin yang larut dalam air dan nutrisi penting. Biasanya ada pada almond dan biji bunga matahari.

Mama yang sedang menjalankan program kehamilan, maka bisa memakan kacang dan biji-bijian yang kaya biotin serta mineral lainnya.

Diinformasikan dari WebMd, kacang kenari adalah sumber vitamin B7 terbesar dan mengandung 9,5 mikrogram biotin per porsi.

Jadi kacang-kacangan dan biji-bijian, ini dapat menjadi altenatif camilan sehat dalam membantu mendapatkan asupan sumber biotin untuk tubuh Mama.

Editors' Picks

2. Hati sapi bisa menjadi pilihan tepat untuk perkembangan janin

2. Hati sapi bisa menjadi pilihan tepat perkembangan janin
Pixabay/FaceGuard

Hati sapi merupakan bahan makanan yang sangat banyak akan zat gizi. Ini termasuk mengandung biotin dan bisa menjadi pilihan tepat untuk janin berkembang di dalam rahim.

Dikutip dari Babycenter, hati sapi kaya vitamin dan mineral hingga protein. Bahkan hati umumnya dianggap sebagai makanan yang sehat dan padat nutrisi.

Dengan memasukkan hati ke dalam makanan selama program kehamilan, maka dapat meningkatkan asupan biotin dan zat besi Mama.

Satu porsi 3 ons hati sapi yang dimasak mengandung sekitar 31 mikrogram (mcg) biotin.

3. Salmon sangat penting untuk perkembangan neurologis

3. Salmon sangat penting perkembangan neurologis
Pexels/Huy Phan

Bahwa omega-3 dan biotin pada ikan salmon sangat penting untuk perkembangan neurologis.

Biasanya, sajian salmon 3 ons mengandung 5 mcg biotin yang dapat melindungi kesehatan rambut dan mencegahnya dari kerontokan.

Sedangkan kandungan asam lemak esensial dan omega-3 di dalam salmon juga bermanfaat bagi kesuburan laki-laki dan perempuan.

Pada perempuan yang sedang merencanakan kehamilan, cukup aman mengonsumsi 2-3 porsi ikan salmon setiap seminggu sekali.

4. Telur cukup baik untuk program kehamilan

4. Telur cukup baik program kehamilan
Pixabay/NickyPe

Telur adalah salah satu makanan yang menjadi sumber protein dan biotin cukup baik untuk program kehamilan.

Bahkan telur ayam juga mengandung lebih dari selusin vitamin, mineral dan asam amino.

Diwartakan dari Medicalnewstoday, kuning telur adalah sumber biotin yang baik. Telur utuh yang dimasak menyediakan hingga 10 mcg biotin.

Jadi selama menjalankan program kehamilan, secara signifikan telur ayam dapat meningkatkan kebutuhan nutrisi dan sebagian besar mineral harian Mama.

5. Ubi membuat Mama kenyang lebih lama

5. Ubi membuat Mama kenyang lebih lama
Pexels/Ela Haney

Biotin terkenal dengan efek positifnya pada rambut. Nah, ternyata setengah cangkir ubi jalar juga mengandung 2,4 mcg biotin. 

Bahwa memakan ubi yang kaya biotin bisa membantu meningkatkan hidrasi, kehalusan dan penampilan kulit.

Lebih dari itu, ubi jalar adalah sumber beta karoten dan serat nabati yang cukup banyak.

Bahkan kandungan serat pada ubi akan membuat Mama kenyang lebih lama, mengurangi lonjakan gula darah dan meningkatkan kesehatan pencernaan selama program kehamilan.

Itulah 5 makanan yang tinggi biotin untuk program hamil. Apakah Mama siap mengonsumsinya secara rutin?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.