Perkembangan teknologi di bidang kesehatan kini sudah membawa perubahan, Ma. Salah satunya lewat program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).
Menurut World Health Organization (WHO), ada sekitar 1 dari 6 orang di dunia mengalami infertilitas. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan fertilitas masih cukup besar, termasuk di Indonesia, lho.
Jadi, untuk mendukung pasangan yang sedang melakukan program hamil, Blastula IVF Siloam Sriwijaya menghadirkan layanan bayi tabung dengan teknologi artificial intelligence (AI), pemantauan embrio, dan pendekatan personal.
Penasaran bagaimana teknologi ini mendukung proses IVF? Berikut ini sudah Popmama.com rangkum penjelasannya. Simak informasinya, ya!