Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

10 Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan sebelum Bayi Lahir

5 min read
10 Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan sebelum Bayi Lahir
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Mama dan Papa perlu membicarakan persiapan setelah persalinan, mulai dari pemulihan mama, perawatan bayi, hingga pembagian tugas rumah tangga.

  • Diskusikan juga rencana keuangan, pengasuhan anak, serta nilai dan gaya parenting yang ingin diterapkan bersama.

  • Jangan lupakan kebutuhan pribadi dan hubungan sebagai pasangan, termasuk waktu istirahat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjadi orangtua merupakan salah satu perubahan besar dalam kehidupan pasangan. Kehadiran si Kecil tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab dan rutinitas baru yang perlu dijalani bersama. 

Karena itu, masa kehamilan bisa menjadi waktu yang tepat untuk membicarakan berbagai hal terkait kehidupan setelah persalinan. Dengan saling memahami kebutuhan masing-masing, Mama dan Papa bisa sama-sama bersiap menghadapi perubahan ketika si Kecil lahir.

Berikut Popmama.com rangkum 10 hal yang perlu dibicarakan dengan pasangan sebelum bayi lahir. Yuk, simak informasinya, Ma!

  1. 1. Pemulihan mama dan perawatan bayi setelah persalinan

    Pemulihan mama dan perawatan bayi setelah persalinan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Persalinan, baik melalui proses normal maupun operasi caesar, membutuhkan masa pemulihan yang tidak selalu mudah. Setelah melahirkan, Mama mungkin mengalami perubahan hormon, kelelahan, kurang tidur, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh. 

    Selain pemulihan, diskusikan juga pembagian tugas dalam merawat bayi baru lahir. Misalnya, siapa yang akan membantu mengganti popok, memandikan bayi, atau menenangkan si Kecil saat terbangun tengah malam. Mama dan Papa juga bisa mempertimbangkan bantuan keluarga atau pengasuh jika memang dibutuhkan.

  2. 2. Pembagian tugas rumah tangga dan merawat bayi

    Pembagian tugas rumah tangga dan merawat bayi
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Pekerjaan rumah tangga yang sebelumnya terasa sederhana, seperti mencuci pakaian, memasak, membersihkan rumah, dan berbelanja kebutuhan sehari-hari, mungkin menjadi lebih menantang ketika harus dilakukan sambil merawat bayi.

    Agar tidak membebani salah satu pihak, Mama dan Papa sebaiknya membicarakan pembagian tugas sejak masa kehamilan. Buat kesepakatan yang fleksibel sesuai kondisi masing-masing agar keduanya tetap bisa beristirahat dan menjalankan tanggung jawab bersama.

  3. 3. Rencana pengasuhan anak setelah cuti melahirkan

    Rencana pengasuhan anak setelah cuti melahirkan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Jika Mama dan Papa sama-sama bekerja, rencana pengasuhan anak perlu dibicarakan sebelum si Kecil lahir. Salah satu hal yang dapat didiskusikan adalah durasi cuti setelah persalinan, termasuk kemungkinan mengatur jadwal cuti secara bergantian.

    Selain itu, pertimbangkan pilihan pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keluarga. Apakah si Kecil akan diasuh oleh nenek, atau dengan bantuan baby sitter? Mama dan Papa juga perlu mempertimbangkan biaya, lokasi, jam operasional, serta reputasi penyedia layanan pengasuhan. 

  4. 4. Kondisi keuangan dan anggaran kebutuhan bayi

    Kondisi keuangan dan anggaran kebutuhan bayi
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Kehadiran bayi tentu membawa sejumlah kebutuhan baru yang perlu masuk ke dalam perencanaan keuangan keluarga. Selain biaya persalinan, Mama dan Papa perlu memperhitungkan pengeluaran rutin seperti popok, pakaian bayi, kebutuhan menyusui, imunisasi, sampai pemeriksaan kesehatan bayi.

    Sebaiknya, diskusikan juga anggaran bulanan setelah bayi lahir, dana darurat, serta asuransi kesehatan untuk seluruh anggota keluarga. Perencanaan ini membantu keluarga lebih siap menghadapi pengeluaran tak terduga tanpa harus mengorbankan kebutuhan penting lainnya.

  5. 5. Gaya parenting yang ingin diterapkan

    Gaya parenting yang ingin diterapkan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Setiap orangtua bisa memiliki pandangan berbeda mengenai cara membesarkan anak. Perbedaan tersebut mungkin dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil hingga pola asuh yang diterapkan orangtua terdahulu. Karena itu, Mama dan Papa perlu membicarakan prinsip parenting yang ingin diterapkan kepada si Kecil.

    Beberapa hal yang bisa didiskusikan yaitu cara mendisiplinkan anak, kebiasaan sehari-hari, penggunaan gadget, pendidikan, hingga cara mengenalkan anak pada lingkungan sosial. Mama dan Papa tidak harus memiliki pandangan yang selalu sama, tetapi penting untuk saling memahami dan mencari kesepakatan. 

  6. 6. Pembagian waktu “me time” dan istirahat

    Pembagian waktu “me time” dan istirahat
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Merawat bayi baru lahir dapat menguras energi, terutama karena waktu tidur orangtua sering kali harus menyesuaikan jadwal menyusu dan kebutuhan si Kecil. Jika tidak diatur dengan baik, orangtua baru akan lebih mudah mengalami stres. Karena itu, penting untuk membicarakan bagaimana masing-masing dapat memperoleh waktu istirahat yang cukup.

    Mama dan Papa juga tetap membutuhkan waktu untuk diri sendiri, seperti berolahraga, hang out bersama teman, dan menjalani hobi. Diskusikan bagaimana cara mengatur waktu tersebut tanpa membuat salah satu pihak merasa terbebani.

  7. 7. Agama dan value keluarga yang ingin dikenalkan kepada anak

    Agama dan value keluarga yang ingin dikenalkan kepada anak
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Selain urusan sehari-hari, Mama dan Papa juga perlu membicarakan nilai-nilai keluarga yang ingin dikenalkan kepada anak. Hal ini dapat mencakup pendidikan agama, tradisi keluarga, perayaan hari besar, hingga kebiasaan yang ingin diterapkan sejak si Kecil masih bayi.

    Diskusi ini juga penting jika Mama dan Papa memiliki pandangan berbeda mengenai pilihan gaya hidup, seperti pola makan vegetarian, kebiasaan tertentu, atau tradisi keluarga yang ingin dijalankan. Beberapa keputusan bahkan perlu dibicarakan sejak awal, misalnya mengenai akikah atau sunat. 

  8. 8. Menjaga hubungan sebagai pasangan setelah menjadi orangtua

    Menjaga hubungan sebagai pasangan setelah menjadi orangtua
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Setelah bayi lahir, perhatian Mama dan Papa pasti akan lebih banyak tercurah pada bayi. Tapi, jangan sampai hubungan sebagai pasangan terlupakan di tengah kesibukan tersebut. Perubahan rutinitas, kelelahan, dan berkurangnya quality time dapat memengaruhi kedekatan emosional jika tidak diimbangi dengan komunikasi yang baik.

    Karena itu, diskusikan cara sederhana untuk tetap menjaga hubungan setelah menjadi orangtua. Misalnya, meluangkan waktu untuk mengobrol sebelum tidur, menikmati quality time berdua ketika ada baby sitter, atau sesekali merencanakan kencan kecil-kecilan di rumah.

  9. 9. Rencana pemberian ASI dan nutrisi bayi

    Rencana pemberian ASI dan nutrisi bayi
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Pemberian nutrisi merupakan salah satu hal penting yang perlu dibicarakan sebelum si Kecil lahir. Jika Mama berencana memberikan ASI eksklusif, Papa dapat mencari tahu bagaimana cara mendukung proses menyusui, misalnya membantu menyiapkan perlengkapan menyusui atau berkonsultasi dengan konselor laktasi.

    Mama dan Papa juga perlu membicarakan kemungkinan tantangan yang muncul selama proses menyusui. Jika ASI belum mencukupi atau terdapat kondisi tertentu yang membuat Mama tidak dapat menyusui sesuai rencana, keduanya perlu memahami bahwa pemenuhan nutrisi bayi tetap menjadi prioritas. 

  10. 10. Aturan kunjungan keluarga dan kerabat setelah bayi lahir

    Aturan kunjungan keluarga dan kerabat setelah bayi lahir
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Kelahiran bayi biasanya disambut dengan antusias oleh keluarga dan kerabat. Meski begitu, Mama dan Papa tetap perlu mempertimbangkan kondisi Mama yang sedang dalam masa pemulihan serta kebutuhan si Kecil untuk beristirahat dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

    Diskusikan siapa saja yang boleh berkunjung, kapan waktu yang tepat, dan berapa lama kunjungan berlangsung. Mama dan Papa juga perlu menyepakati batasan tertentu, misalnya meminta penjenguk mencuci tangan sebelum masuk ruangan, tidak datang saat sakit, atau menunda kunjungan jika Mama masih membutuhkan beristirahat. 

    Nah, itu dia 10 hal yang perlu dibicarakan dengan pasangan sebelum bayi lahir. Semoga bisa membantu Mama dan Papa mempersiapkan diri menyambut si Kecil!

Related Articles

See More