Menjalani program hamil (promil) memang membutuhkan kerja sama yang kompak antara Mama dan Papa. Selama ini, banyak yang mengira masalah kesuburan hanya datang dari pihak perempuan karena tandanya lebih mudah terlihat, seperti siklus haid yang tidak teratur. Padahal, kondisi kesehatan Papa juga punya peran besar terhadap peluang kehamilan, lho, Ma.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kadar hormon testosteron yang rendah atau dalam dunia medis dikenal sebagai hipogonadisme. Dilansir dari Mayo Clinic, kondisi ini terjadi saat tubuh pria tidak memproduksi testosteron dalam jumlah yang cukup, sehingga dapat memengaruhi kesuburan dan kualitas sperma.
Hormon testosteron berperan penting dalam membentuk ciri fisik laki-laki, mulai dari suara yang lebih berat, pertumbuhan kumis dan jenggot, hingga massa otot dan postur tubuh. Saat kadarnya menurun, tubuh Papa bisa menunjukkan beberapa tanda yang sering kali tidak disadari. Karena itu, penting bagi Mama dan Papa untuk mengenali ciri-cirinya sejak awal, terutama saat sedang menjalani promil. Berikut ini telah Popmama.com rangkum beberapa ciri fisik laki-laki kurang hormon yang perlu Mama dan Papa perhatikan:
