TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Apakah Laki-Laki dengan Penyakit Varikokel Bisa Mempunyai Keturunan?

Varikokel adalah varises yang terjadi pada skrotum

14 Agustus 2022

Apakah Laki-Laki Penyakit Varikokel Bisa Mempunyai Keturunan
Freepik/jcomp

Varikokel merupakan sebuah kondisi yang mungkin asing terdengar. Namun, kondisi ini merupakan sebuah kondisi di mana terjadi pelebaran pembuluh darah vena di area kantung testis atau skrotum.

Pembesaran pada jalur pembuluh vena ini mirip dengan yang biasa terjadi pada kaki atau disebut varises. Walaupun tidak selalu menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan, namun varikokel yang tidak ditangani dapat memengaruhi kualitas dan produksi sperma.

Lantas, apakah laki-laki dengan penyakit varikokel bisa mempunyai keturunan? Berikut Popmama.com rangkum jawabannya untuk kamu dari berbagai sumber.

1. Mengenal varikokel, varises yang terjadi pada skrotum

1. Mengenal varikokel, varises terjadi skrotum
Pixabay/Darko Djurin

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, varikokel merupakan kondisi pelebaran pembuluh darah vena di area kantung testis atau skrotum.

Dilansir dari Verywell Family, umumnya varikokel terjadi pada skrotum bagian kiri tetapi juga mungkin ditemukan di kedua sisi skrotum, dan sangat jarang hanya di sisi kanan. 

Jika seorang laki-laki mengalami varikokel, awalnya tidak akan ada gejala yang berarti. Penyakit ini juga tidak akan membahayakan nyawa penderitanya. Hanya saja, pelebaran pembuluh darah ini menyebabkan testis jadi mengecil sehingga mengganggu kesuburan.

Namun, jika penderita penyakit varikokel mengalami gejala seperti nyeri dan beberapa tanda yang nyata, maka penderita akan ditangani dengan cara operasi.

Editors' Picks

2. Penyebab terjadinya varikokel pada laki-laki

2. Penyebab terjadi varikokel laki-laki
Pexels/Deon Black

Sampai saat ini tidak begitu diketahui penyebab terjadinya penyakit ini. Tetapi selain kurangnya katup pembuluh vena terdapat banyak faktor yang bisa memengaruhinya. Misalnya saja seperti faktor genetik, faktor makanan, serta suhu.

Sumber lainnya mengatakan bahwa terlalu sering batuk, sering mengalami sembelit atau buang air besar keras, kelebihan berat badan, atau sering mengangkat beban berat merupakan beberapa faktor yang juga bisa menjadi penyebabnya.

Varikokel tidak langsung terjadi dalam waktu singkat. Mungkin hal ini pertama kali muncul pada masa pubertas dan paling sering terjadi pada laki-laki yang berusia 15-30 tahun. 

3. Gejala dan diagnosis yang bisa diperhatikan

3. Gejala diagnosis bisa diperhatikan
Freepik/jcomp

Untuk mendeteksi dini penyakit varikokel, setiap laki-laki disarankan untuk melakukan pengamatan di depan cermin. Saat bercermin, cobalah untuk melakukan teknik palpasi atau meraba skrotum sambil mengejan.

Namun, jika sampai mengalami gejala seperti nyeri, sakit tumpul atau perasaan berat di bagian testis (terutama setelah berolahraga), terjadi pembengkakan atau terlihat massa di bagian skrotum, hingga ukuran salah satu testis terasa lebih kecil dari yang lain, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan.

4. Apakah pengobatan varikokel dapat meningkatkan fertilitas?

4. Apakah pengobatan varikokel dapat meningkatkan fertilitas
Unsplash/Dainis Graveris

Penelitian tentang apakah mengobati varikokel pada laki-laki dapat meningkatkan kesuburan masih memiliki hasil yang beragam.

Dilansir dari Medical News Today, sebuah meta-analisis 2012 dari studi sebelumnya menemukan beberapa bukti bahwa mengobati varikokel dapat meningkatkan kesuburan, terutama jika penyebab infertilitas pasangan tidak diketahui.

Namun, para peneliti mengingatkan bahwa buktinya masih lemah, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian.

Perhatian utama pada varikokel adalah bahwa tonjolan pembuluh darah dapat merusak sperma dan menurunkan jumlah sperma. Pada individu dengan jumlah sperma rata-rata, varikokel tidak mungkin menyebabkan infertilitas.

Jadi, ketika pasangan tidak dapat hamil, sangat penting untuk melakukan berbagai tes, termasuk jumlah sperma, dan tidak hanya berasumsi bahwa varikokel adalah penyebab satu-satunya.

5. Apakah laki-laki dengan penyakit varikokel bisa mempunyai keturunan?

5. Apakah laki-laki penyakit varikokel bisa mempunyai keturunan
Freepik/Creativeart

Jangan khawatir, jika diobati, kamu masih punya harapan untuk memiliki keturunan. Dilansir dari Medical News Today, kebanyakan laki-laki dengan varikokel tidak memiliki masalah kesuburan. Namun, tingkat infertilitas di antara mereka yang memiliki varikokel lebih tinggi daripada mereka yang tidak memiliki varikokel.

Lalu, mengapa varikokel dapat memengaruhi kesuburan laki-laki? Hal ini dikarenakan varikokel mengganggu proses spermatogenisis. Terjadi hambatan arus darah balik menyebabkan skrotum yang berperan dalam proses spermatogenesis kekurangan oksigen. Alhasil, sperma pun tidak terbentuk.

Salah satu artis Indonesia yang pernah mengalami varikokel adalah Haykal Kamil. Ia bahkan sempat divonis susah punya anak bahkan dinyatakan mandul oleh dokter. Namun, setelah melakukan konsultasi dan memperbaiki gaya hidupnya, kini Haykal bersama istrinya telah dikaruniai seorang anak perempuan yang bernama Khawla Saila Kamil.

Jadi, laki-laki dengan penyakit varikokel bisa mempunyai keturunan. Untuk itu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk