Air Liur bisa Membunuh Sperma Sehat, Mitos atau Fakta?

Tergantung pada kesehatan laki-lakinya ya!

18 September 2021

Air Liur bisa Membunuh Sperma Sehat, Mitos atau Fakta
Freepik/gpointstudio

Begitu banyak mitos mengenai tips dan cara hamil yang cepat. Salah satunya adalah hindari menggunakan air liur saat bercinta karena bisa membunuh sperma sehat. 

Foreplay punya peranan penting untuk menentukan keberhasilan sesi bercinta. Dengan begitu, lubrikan alami pada perempuan pun bisa keluar dan memudahkan proses penetrasi. 

Sayangnya, tidak semudah itu mengeluarkan lubrikan alami. Kadang, masih diperlukan pelumas tambahan, salah satunya ludah. 

Namun menurut beberapa sumber, cara ini tidak disarankan karena dianggap bisa membunuh sperma dan otomatis menurunkan kesempatan untuk hamil. 

Dirangkum Popmama.com, inilah fakta mengenai apakah air liur bisa membunuh sperma. 

1. Air liur yang bisa membunuh sperma

1. Air liur bisa membunuh sperma
Freepik/whatwolf

What To Expect baru saja mengungkapkan bahwa air liur adalah lubrikan paling aman jika ingin hamil merupakan sebuah mitos. Menurutnya, ludah malah bisa membunuh sperma dan menurunkan kesempatan hamil. 

Hal ini didapat dari penelitian yang dipublikasikan di PubMed. Dalam penelitian, disebutkan bahwa saliva punya potensi merusak sperma yang sehat. 

Hasil penelitiannya pun menyarankan agar air liur tidak dijadikan dalam lubrikan alami jika ingin hamil. 

Editors' Picks

2. Fakta yang harus diketahui

2. Fakta harus diketahui
Freepik/gpointstudio

Bagi yang hanya membaca sekilas, pasti langsung percaya. Namun yang perlu diketahui adalah bahwa penelitian ini memiliki metode yang mungkin tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. 

Dalam penelitian disebutkan bahwa sperma ditempatkan di wadah dengan saliva konsentrasi tinggi. Hasilnya, 12% dari sperma yang ada di sana mengalami shaking movement yang membuatnya tidak lagi sehat. 

Lebih lanjut, penelitian tersebut mengatakan bahwa tidak terjadi perubahan pada sperma saat berada di saliva konsentrasi rendah. Meski tetap, ada penurunan atas motilitas dan progresi yang dialami oleh sperma tersebut. 

3. Namun sebaiknya tidak menggunakan air liur saat bercinta jika mengalami beberapa keadaan ini

3. Namun sebaik tidak menggunakan air liur saat bercinta jika mengalami beberapa keadaan ini
Freepik/Lookstudio

Dilansir dari Healthline, dikatakan bahwa air liur tidak berimbas besar pada pria dengan sperma yang sehat dan punya motilitas tinggi. Namun, pada mereka yang sudah punya sperma rendah dan motilitas juga rendah, sebaiknya menghindari lubrikan yang satu ini. 

Disarankan untuk tidak melakukan oral seks saat sedang menunggu kehamilan, terutama bagi mereka yang punya masalah sperma, yang umurnya sudah lebih dari 35 tahun, dan sudah mencoba hamil alami selama 1 tahun lebih. 

Untuk lebih detailnya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter terkait dan meminta masukan mengenai cara bercinta yang paling baik dan tepat agar lebih mudah hamil. 

4. Gunakan lubrikan yang aman jika sedang mencoba hamil

4. Gunakan lubrikan aman jika sedang mencoba hamil
Freepik

Mengalami vagina kering tentu menyakitkan bagi kedua belah pihak. Sedangkan untuk memudahkan penetrasi dan terjadinya kehamilan, menggunakan lubrikan jadi hal penting. 

Dilansir dari Extend Fertility, pada umumnya, lubrikan berbahan dasar minyak seperti minyak zaitun, minyak alpukat, dan sejenisnya merupakan yang paling aman bagi sperma dan pH vagina. 

Sedangkan lubrikan berbahan dasar silikon, meski nyaman digunakan dan tahan lama, punya efek pada motilitas sperma. 

Yang paling penting adalah melihat lagi kandungan dari lubrikan tersebut. Usahakan yang mengandung bahan tidak berbahaya seperti silikon atau petroleum dan memiliki pH yang tidak jauh dari level pH vagina. 

Menggunakan lubrikan memang bisa melancarkan sesi bercinta, namun perhatikan dan pilih dengan baik produk yang akan digunakan karena bisa berpengaruh pada kesempatan hamil. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.