6 Cara Meningkatkan Hormon Testosteron pada Laki-Laki

Hormon testosteron yang rendah bisa menurunkan gairah seks

25 Juli 2021

6 Cara Meningkatkan Hormon Testosteron Laki-Laki
Freepik/prostooleh

Pada pria, hormon testosteron sangatlah penting karena berpengaruh pada kemampuan organ reproduksinya. Jika terlalu rendah, maka beberapa efek samping langsung terlihat. 

Dilansir dari Medicalnewstoday.com, kekurangan hormon testosteron pada pria bisa berpengaruh pada kemampuannya melakukan efeksi, menurunkan massa tulang, dan menurunkan gairah stres. 

Menurut American Urology Association, testosteron rendah diartikan dengan kurang dari 300 nanogram (ng) per deciliter (dl) di dalam darah. 

Lalu bagaimana cara meningkatkan hormon testosteron pada pria? Popmama.com akan rangkumkan caranya. 

1. Melakukan terapi

1. Melakukan terapi
Freepik/drobotdean

Saat berkonsultasi dengan dokter, kondisi ini akan disarankan untuk melakukan terapi. Beberapa pilihannya antara lain menggunakan suntikan, implan pelet yang akan melepaskan hormon, obat minum, dan juga obat oles yang berbentuk gel. 

Kebanyakan pasien akan merasakan perubahan di minggu 4-6 setelah memulai terapi. 

2. Olahraga secara rutin

2. Olahraga secara rutin
Freepik/Master1305
Dok. Jovee

Jika masih ingin mencoba cara alami, maka yang pertama bisa dilakukan adalah rutin berolahraga. Dilansir dari Healthline.com, olahraga merupakan salah satu pengobatan alami dari hampir semua masalah kesehatan. 

Menurut penelitian yang dipublikasikan di pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, pria yang obesitas bisa terlihat perubahan kenaikan testosteronnya saat rutin melakukan olahraga. 

Sedangkan jenisnya, yang dianggap terbaik adalah olahraga resistance seperti angkat beban. Lalu, HIIT juga dianggap efektif untuk meningkatkan level testosteron. 

Editors' Picks

3. Konsumsi makanan yang tinggi protein, lemak, dan karbohidrat

3. Konsumsi makanan tinggi protein, lemak, karbohidrat
Freepik/Master1305

Makanan berpengaruh besar pada kesehatan tubuh, termasuk tingkat testosteron. Kekurangan atau kelebihan kalori bisa berpengaruh pada tingkat hormon ini. 

Mengonsumsi protein yang cukup bisa menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan dengan sehat dan berpengaruh pada tingkat testosteron pada pria. 

Sedangkan lemak sehat seperti yang ada di alpukat dan ikan bisa memiliki efek baik pada testosteron dan kesehatan tubuh laki-laki. 

4. Kurangi stres

4. Kurangi stres
Freepik/jcomp

Pria dengan kondisi stres dalam jangka panjang bisa meningkatkan hormon kortisol yang berarti menurunkan hormon testosteron mereka. 

Stres bisa memengaruhi asupan makanan, berat badan, juga termasuk level testosteron. Jika secara tidak sadar sering mengalami stres, maka mulailah untuk menurunkannya dengan cara yang kamu anggap terbaik. 

Atur waktu antara bekerja dan kehidupan pribadi, karena banyak sumber stres yang berasal dari tekanan pekerjaan. 

5. Cukupi asupan vitamin D

5. Cukupi asupan vitamin D
Pexels/anntarazevich

Vitamin D tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh, namun juga punya efek besar untuk meningkatkan testosteron. Nah, sebelum repot mencari suplemen vitamin D, kamu bisa melakukan cara yang paling mudah yaitu berjemur. 

Menghabiskan beberapa menit di bawah matahari setiap hari bisa membantu kamu mencukupi asupan vitamin D bagi tubuh. Tak lupa, sempurnakan dengan makanan yang sehat dan bergizi, ya!

6. Tidur yang cukup dan berkualitas

6. Tidur cukup berkualitas
mensjournal.com

Kualitas tidur seseorang memiliki pengaruh besar pada kesehatan. Juga, level testosteron seseorang. Mereka yang kurang tidur atau tidur dengan kualitas rendah cenderung mengalami berbagai masalah. 

Sedangkan menurut penelitian, 15% dari pria yang mengalami testosteron rendah langsung terlihat kenaikan hormon ini saat memiliki kualitas dan durasi tidur yang cukup. 

Dalam jangka panjang, mereka yang tidur 4 jam setiap hari bisa mengalami penurunan testosteron. Oleh karena itu, pastikan kamu untuk memiliki jumlah waktu tidur yang cukup dan juga berkualitas. 

Level testosteron rendah bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh, dan juga organ reproduksi. Jadi pastikan kamu memiliki tingkat testosteron yang normal, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.