Cara Menggunakan KB Kalender untuk Mencegah Kehamilan

KB Kalender juga bisa gagal, kenali faktor penyebabnya!

20 Mei 2019

Cara Menggunakan KB Kalender Mencegah Kehamilan
Pixabay/Basti93

Dalam memilih alat kontrasepsi sebagai cara mencegah kehamilan memang perlu diperhatikan ya, Ma. Apalagi saat menentukan, Mama juga perlu berkonsultasi dengan pasangan agar sama-sama memahami prosesnya. 

Jika ingin menggunakan kontrasepsi yang aman serta murah. Mama bisa memilih KB kalender sebagai kontrasepsi alami tanpa memerlukan sedikit biaya serta tidak perlu mencari tempat sebagai tempat pelayanan terbaik. 

Penerapan KB kalender perlu dilakukan dengan kerjasama yang baik antara pasangan suami istri karena membutuhkan kedisiplinan yang kuat. Tujuannya agar metode penerapan KB kalender ini dapat berjalan dengan lancar. 

Untuk Mama yang ingin lebih jauh mengetahui KB kalender, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Demi mendapatkan pengetahuan baru, simak informasi ini!

1. Apa itu KB Kalender?

1. Apa itu KB Kalender
Pixabay/rawpixel

KB kalender adalah sebuah metode dari kontrasepsi alami yang dilakukan oleh pasangan suami istri untuk mencegah kehamilan tanpa risiko efek samping karena tidak mengonsumsi obat-obatan. Metode ini. KB kalender dipercaya untuk membantu waktu prediksi masa subur atau ovulasi menjadi lebih akurat. 

Selain dapat mencegah kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual selama masa subur, KB kalender juga dapat membantu dalam menentukan kapan peluang terbesar untuk bisa hamil. 

KB kalender dapat diterapkan oleh perempuan dengan siklus haid yang teratur yaitu 26-32 hari sebagai waktu ideal. Jika haid tidak teratur atau tepat waktu, maka ada baiknya tidak menggunakan metode ini. 

Bila hari pertama haid dimulai pada tanggal 6, maka periode awal masa subur yaitu 6 + 12 = 18. Itu berarti periode masa subur berada pada tanggak 18 sampai 22. Di periode ini untuk pasangan yang sedang ingin mencegah kehamilan, ada baiknya tidak melakukan hubungan seksual. 

Editors' Picks

2. Faktor pemicu KB kalender mengalami kegagalan

2. Faktor pemicu KB kalender mengalami kegagalan
Unsplash/rawpixel

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention) di Amerika Serikat menyatakan bahwa angka kegagalan KB kalender cukup besar yaitu 24 persen. Itu berarti dari setiap 100 perempuan yang menggunakan metode ini secara tepat, ada sekitar 24 orang mengalami gagal dan berujung hamil.  

Saat menggunakan KB kalender perlu Mama ketahui bahwa ada beragam faktor yang menyebabkan metode ini menjadi tidak efektif alias gagal, seperti: 

  • Kurangnya pemahaman mengenai hubungan seksual selama periode masa subur atau ovulasi karena ada banyak perubahan jenis lendir serviks yang menyertainya. 
  • Penentuan masa subur dengan metode KB kalender tidak didasari dengan siklus haid sendiri. 
  • Penentuan masa tidak subur menjadi kurang tepat karena hari pertama haid dihitung dari berakhirnya perdarahan. 
  • Penentuan masa tidak susbur didasarkan pada kemampuan hidup sel sperma dalam saluran reproduksi. Padahal masa kadaluwarsa sperma di tubuh hanya mampu bertahan selama 5 hari setelah ejakulasi. 

Perlu disadari juga bahwa penerapan KB kalender yang benar perlu dilakukan secara konsisten dengan pencatatan secara cermat agar hasilnya bisa akurat.

Pemantauan jumlah hari pada setiap siklus haid perlu dilakukan minimal enam kali siklus secara berturut-turut. Perhitungan periode masa subur akan semakin terlihat dari data yang telah Mama catat. 

3. Penerapan KB kalender memiliki berbagai sisi kelebihan 

3. Penerapan KB kalender memiliki berbagai sisi kelebihan 
Freepik/makyzz

Untuk perempuan sehat, ada tahapan hal yang perlu diperhatikan selama siklus haid berlangsung antara lain:

  1. Periode awal dari infertilitas (masa tidak subur sebelum ovulasi).
  2. Periode masa subur.
  3. Beberapa hari selama masa tidak subur, sebelum periode selanjutnya mulai kembali (masa tidak subur setelah ovulasi).

Dengan menerapkan KB kalender sebenarnya tidak menjamin ketepatan perhitungan terhadap masa subur. Bahkan pasangan suami istri ini tidak bisa bebas ketika menikmati hubungan seksual. 

Namun, pemilihan KB kalender sebagai kontrasepsi alami memiliki beberapa kelebihan yang bisa dirasakan seperti: 

  • Dapat menghindari berbagai macam risiko kesehatan yang berhubungan dengan alat kontrasepsi.
  • Tidak akan mengalami efek samping yang merugikan. 
  • KB kalender tidak akan mengurangi sensasi ketika menciptakan hubungan seksual di atas ranjang, seperti saat memakai kondom

Itulah beberapa rangkuman informasi mengenai KB kalender yang perlu diketahui. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran baru dalam mencegah kehamilan ya, Ma!

Baca juga: 

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!