Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Hal yang Bisa Mencegah Miom dan Kista di Rahim, Ini Kata Dokter!

5 Hal yang Bisa Mencegah Miom dan Kista di Rahim, Ini Kata Dokter!
Pexels/Jorge Chan
  • Dokter kandungan dr. Indra Tarigan mengingatkan miom dan kista dapat muncul tanpa gejala, setelah menangani pasien 41 tahun yang menjalani pengangkatan miom besar dengan rahim tetap dipertahankan.
  • Upaya menjaga kesehatan reproduksi meliputi mempertahankan berat badan sehat, memperbanyak sayur dan buah, serta rutin berolahraga untuk mendukung kebugaran dan pengelolaan berat badan.
  • Perempuan dianjurkan menghindari rokok serta paparan asapnya, dan rutin memeriksakan diri karena miom tidak selalu bergejala; pemeriksaan diperlukan saat haid tidak biasa, nyeri panggul, atau perdarahan berlebih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Miom dan kista merupakan dua masalah kesehatan yang cukup sering dikaitkan dengan organ reproduksi perempuan. Keduanya bisa muncul tanpa gejala, sehingga terkadang baru diketahui ketika melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dalam video yang diunggah dr.Indra Tarigan di akun Instagram @dr.indratarigan, seorang dokter kandungan membagikan lima hal yang menurutnya perlu diperhatikan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan organ reproduksi. Dari video itu ia habis menangani pasien berusia 41 tahun asal Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Pasien itu menjalani pengangkatan miom yang cukup besar dari rahimnya.

Sebagai edukasi, dr. Indra pun mengingatkan para perempuan untuk menjaga kesehatan organ reproduksinya. 

Berikut Popmama.com rangkum lima hal yang disampaikan dokter tersebut.

  1. 1. Jaga berat badan tetap ideal

    Jaga berat badan tetap ideal
    Pexels/Kindel Media

    dr. Indra mengingatkan pentingnya menjaga berat badan dalam rentang yang sehat. Secara medis, obesitas memang diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko miom, meski berat badan bukan satu-satunya faktor yang menentukan seseorang mengalami miom.

    “Yang pertama, berat badan ideal. Itu dulu dasarnya, kalau kita gemuk, gampang sekali kita kena miom, kista, gangguan hormon, gangguan haid, susah punya anak, segala macam. Begitu juga kalau terlalu kurus. Jadi, capai berat badan ideal,” jelasnya di konten video itu.

    Karena itu, menjaga berat badan tetap sehat dapat menjadi bagian dari pola hidup yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.

  2. 2. Perbanyak makan sayur dan buah

    Perbanyak makan sayur dan buah
    Pelexs/Engin Akyurt

    Selain menjaga berat badan, dr. Indra menganjurkan konsumsi sayur dan buah. Keduanya merupakan sumber serat, vitamin, mineral, serta berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

    “Terus yang kedua, makan sayur dan makan buah. Ini penting ini,” tuturnya.

    Sejumlah penelitian juga telah mengamati hubungan antara pola makan dan risiko miom. Namun, belum ada makanan tertentu yang terbukti secara pasti dapat mencegah miom sehingga sayur dan buah sebaiknya menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

  3. 3. Rutin berolahraga

    Rutin berolahraga
    Pexels/kaboompics.com

    Aktivitas fisik juga menjadi salah satu kebiasaan yang disarankan dokter. Olahraga rutin dapat membantu menjaga kebugaran sekaligus mendukung pengelolaan berat badan.

    “Yang ketiga, olahraga teratur,” pungkas dr. Indra.

    Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan risiko miom. Meski begitu, olahraga tidak dapat dianggap sebagai cara yang pasti untuk mencegah miom atau kista. Manfaat utamanya adalah mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  4. 4. Hindari rokok dan paparan asapnya

    Hindari rokok dan paparan asapnya
    Magnific/nensuria

    Selanjutnya yang perlu dihindari bukan hanya kebiasaan merokok sendiri, tetapi juga paparan asap rokok dari orang lain.

    “Hindari rokok. Jangan merokok, Joko. Sayangi dirimu itu. Baik kita yang merokok, ataupun pasangan yang merokok, atau lingkungan yang merokok,” tutur dr. Indra.

    Ia juga menyinggung kebiasaan menggunakan tembakau dalam bentuk lain. Menghindari rokok dan paparan asap tembakau penting karena keduanya telah diketahui berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan.

  5. 5. Rutin melakukan pemeriksaan

    Miom tidak selalu menimbulkan keluhan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dapat membantu menemukan kondisi tertentu lebih awal, terutama jika mama memiliki keluhan atau faktor risiko.

    Pada pasien yang ditangani dr. Indra, miom telah diangkat sementara rahim tetap dipertahankan karena pasien masih berusia 41 tahun. Dokter juga mengingatkan bahwa setelah tindakan, rahim tetap perlu dikontrol secara berkala.

    “Terus yang kelima, rutin periksa. Karena sering sekali miom ini nggak ada gejala. Miom ini kan nggak kambuh. Cuman memang namanya rahim tetap harus dikontrol,” jelasnya.

    Pemeriksaan menjadi penting ketika muncul keluhan seperti menstruasi yang tidak biasa, nyeri panggul, atau perdarahan yang berlebihan. Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan miom, kista, atau kondisi lainnya.

    Itulah hal-hal yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan organ reproduksi. Meski pola hidup sehat penting dilakukan, tidak semua miom dan kista dapat dicegah sehingga pemeriksaan rutin tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More