Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk perubahan pada ukuran perut, payudara, pinggul, dan paha. Seiring bertambahnya usia kehamilan, kulit di beberapa bagian tubuh juga ikut meregang untuk menyesuaikan perubahan tersebut. Kondisi ini dapat membuat sebagian ibu hamil mulai menemukan garis-garis halus pada kulit yang dikenal sebagai stretch mark.
Di Usia Kehamilan Berapa Stretch Mark Mulai Muncul? Begini Fasenya

Stretch mark paling sering mulai muncul pada bulan ke-6 hingga ke-7 kehamilan, meski waktunya bisa berbeda pada setiap ibu hamil.
Perut menjadi area yang paling sering mengalami stretch mark, tetapi garis tersebut juga dapat muncul pada payudara, pinggul, paha, bokong, dan punggung bawah.
Stretch mark tidak bisa dicegah sepenuhnya, tetapi menjaga kelembapan kulit dan merawatnya secara rutin dapat membantu menjaga kulit tetap nyaman selama kehamilan.
Namun, munculnya stretch mark tidak selalu terjadi pada waktu yang sama pada setiap ibu hamil. Ada yang mulai melihatnya ketika perut semakin membesar, sementara sebagian lainnya mungkin baru menyadarinya menjelang persalinan.
Lantas, di usia kehamilan berapa stretch mark mulai muncul? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi lengkapnya, seperti dikutip dari American Pregnancy Association.
Table of Content
1. Di usia kehamilan berapa stretch mark mulai muncul?

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Stretch mark paling sering mulai terlihat pada bulan keenam hingga ketujuh kehamilan, yaitu sekitar akhir trimester kedua hingga trimester ketiga. Pada masa ini, pertumbuhan janin membuat perut semakin membesar sehingga kulit ikut meregang dengan lebih cepat.
Sebagian Mama mungkin sudah melihat tanda awal stretch mark sejak bulan kelima, terutama ketika perubahan ukuran tubuh berlangsung cukup cepat. Sementara itu, ada pula yang baru mengalaminya pada beberapa minggu terakhir sebelum melahirkan. Faktor seperti elastisitas kulit, perubahan berat badan, dan faktor genetik turut memengaruhi kapan kondisi ini mulai terlihat.
2. Fase perubahan stretch mark dari awal muncul hingga memudar

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Pada tahap awal, stretch mark biasanya tampak sebagai garis berwarna merah muda dan terkadang disertai rasa gatal. Kulit di sekitar garis tersebut juga dapat terlihat lebih tipis atau sedikit berbeda dari permukaan kulit lainnya. Seiring waktu, garis tersebut dapat menjadi lebih panjang dan lebar dengan warna yang berubah menjadi kemerahan atau keunguan.
Setelah memasuki tahap yang lebih matang, warna stretch mark perlahan akan memudar. Beberapa bulan setelah melahirkan, garis tersebut biasanya berubah menjadi putih pucat atau keperakan dan dapat terlihat sedikit lebih cekung dari permukaan kulit. Perubahan ini merupakan bagian dari proses alami ketika stretch mark mulai memudar setelah kehamilan.
3. Bagian tubuh ibu hamil yang sering mengalami stretch mark

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Perut menjadi area yang paling sering mengalami stretch mark selama kehamilan karena ukurannya bertambah seiring pertumbuhan janin. Perubahan kulit tersebut juga cukup sering muncul di area payudara, pinggul, paha, bokong, dan punggung bagian bawah.
Area-area tersebut cenderung mengalami perubahan ukuran atau menjadi tempat penyimpanan lemak selama kehamilan. Payudara, misalnya, dapat membesar sebagai bagian dari persiapan tubuh untuk menyusui. Meski begitu, jumlah dan tingkat kemunculan stretch mark pada setiap bagian tubuh bisa berbeda pada setiap ibu hamil.
4. Faktor munculnya stretch mark pada ibu hamil

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Ada beberapa faktor yang dapat membuat stretch mark muncul selama kehamilan, di antaranya:
Perubahan ukuran tubuh yang cepat
Perut, payudara, pinggul, dan paha yang membesar dalam waktu relatif cepat dapat membuat kulit meregang dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.Perubahan hormon kehamilan
Perubahan hormon dapat memengaruhi kondisi kulit, termasuk kolagen dan elastin yang berperan dalam menjaga kekuatan serta elastisitas kulit.Faktor genetik
Riwayat keluarga juga dapat memengaruhi kemungkinan seseorang mengalami stretch mark selama kehamilan.Kenaikan berat badan
Peningkatan berat badan yang terjadi dengan cepat dapat membuat kulit mengalami peregangan lebih besar sehingga stretch mark lebih mudah terlihat.Elastisitas kulit
Setiap orang memiliki elastisitas kulit yang berbeda. Kondisi ini turut memengaruhi apakah stretch mark mudah muncul atau tidak.
5. Apakah stretch mark bisa dicegah?

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Tidak ada krim atau minyak yang dapat menjamin stretch mark tidak muncul selama kehamilan. Namun, menjaga kondisi kulit tetap lembap dapat membantu mengurangi rasa gatal dan membuat kulit mama terasa lebih nyaman ketika mengalami peregangan. Mama dapat menggunakan pelembap secara rutin sebagai bagian dari perawatan kulit selama kehamilan.
Selain merawat kulit, kenaikan berat badan secara bertahap juga dapat memberikan waktu bagi kulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tubuh. Tapi, perlu diingat bahwa ibu hamil sebaiknya tidak melakukan diet hanya untuk mencegah stretch mark, karena kebutuhan nutrisi selama kehamilan tetap harus terpenuhi.
Nah, itu dia penjelasan mengenai di usia kehamilan berapa stretch mark mulai muncul. Semoga informasi ini membantu Mama lebih memahami perubahan kulit selama masa kehamilan, ya!





















