Mikroplastik di Dapur Bisa Menghambat Kesuburan, Ini Faktanya!

- Penelitian terbaru menemukan mikroplastik dapat masuk ke ovarium manusia dan berpotensi mengganggu kesuburan.
- Mikroplastik berasal dari limbah plastik yang kini tersebar luas di lingkungan dan sulit dihindari.
- Partikel kecil ini bisa masuk ke tubuh melalui makanan, lalu memengaruhi fungsi organ penting termasuk sistem reproduksi.
Sudah bukan isu baru bahwa mikroplastik sudah menjadi limbah yang tak bisa dielakkan lagi. Namun pada penelitian terbaru, mikroplastik bahkan bisa masuk ke ovarium dan mengganggu kesuburan.
Banyaknya sampah plastik yang memenuhi bumi tidak hanya mengganggu pemandangan, namun juga mengganggu tubuh secara langsung.
Mikroplastik kini menjadi ancaman besar bagi lingkungan dan manusia. Partikel super kecil ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi dan memengaruhi fungsi organ, termasuk kesuburan.
Seperti apa fakta lebih dalamnya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
1. Mikroplastik yang masuk ke ovarium

Dalam jurnal Ecotoxicology and Environmental Safety (2025), ditemukan fakta bahwa mikroplastik bisa masuk sampai ke ovarium. Penelitian ini dilakukan oleh sebuah klinik kesuburan di Italia.
Hasilnya, tercatat bahwa ada 14 dari 18 perempuan yang terdeteksi memiliki mikroplastik pada cairan di dalam kantung kecil (folikel ovarium).
Dalam penelitian tersebut juga menyebutkan kalau mikroplastik ditemukan juga pada urin manusia dan sperma.
2. Mikroplastik masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman

Masih dari studi yang sama, disebutkan kalau mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia melalui makanan dan minuman, salah satunya adalah minum air dari botol plastik.
Selain itu, mengonsumsi makanan panas di wadah plastik pun bisa meningkatkan risiko tertelan mikroplastik secara tidak sadar.
Sedangkan menurut penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di tahun 2022, disebutkan kalau air hujan di Jakarta sudah mengandung mikroplastik. Hal ini menguatkan teori kalau mikroplastik tidak hanya dari konsumsi makanan dan minuman tapi juga dari air hujan yang masuk melalui pori-pori.
3. Mikroplastik dan kesuburan perempuan

Penulis utama di studi tersebut, Luigi Montano menyatakan bahwa temuan ini menjadi pengingat akan ancaman partikel tersebut terhadap kesehatan reproduksi.
"Temuan ini merupakan langkah besar untuk memahami bagaimana dan mengapa mikroplastik memengaruhi kesehatan reproduksi perempuan," katanya.
Menurutnya, keberadaan mikroplastik dalam ovarium berpotensi bahaya karena dapat mengganggu hormon serta kesehatan reproduksi perempuan.
4. Mikroplastik juga berpengaruh pada fertilitas laki-laki

Luigi juga membuat makalah ilmiah yang berjudul "Kesuburan Pria sedang Menurun Drastis". Di sana, ia mengungkapkan bahwa mikroplastik diduga menjadi salah satu faktor penyebab penurunan jumlah dan kualitas sperma.
Jadi, semakin banyak penyebab infertilitas pada laki-laki, ya.
5. Cara mengurangi risiko terpapar mikroplastik

Luigi menyarankan agar setiap orang bisa mengurangi penggunaan barang plastik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, usahakan untuk menghindari memanaskan makanan atau menuangkan minuman panas ke dalam wadah plastik.
Hal ini disebabkan karena suhu panas yang terpapar pada plastik bisa memicu pelepasan miliaran partikel mikroplastik ke dalam makanan dan minuman.
Kembali ke wadah yang lebih aman, ya!


















