Apakah Perempuan yang Tidak Pernah Orgasme Bisa Hamil?

Pertanyaan ini jadi krusial lantaran tidak semua perempuan pernah merasakan orgasme

1 Juli 2022

Apakah Perempuan Tidak Pernah Orgasme Bisa Hamil
Freepik/jcomp

“Apakah perempuan yang tidak pernah orgasme bisa hamil?” Itu merupakan suatu pertanyaan yang banyak diajukan oleh beberapa kalangan. Pertanyaan ini jadi krusial lantaran tidak semua perempuan pernah merasakannya. 

Orgasme yang terjadi pada perempuan seringkali menjadi gambaran kepuasan saat berhubungan seksual, kadang kala hal ini juga jadi tujuan akhir dari hubungan intim. Akan tetapi, sejumlah kalangan percaya kalau orgasme pada perempuan menentukan tingkat keberhasilan kehamilan. Lantas, bagaimana kebenaran dari hal tersebut?

Mari kita cari tahu lebih lanjut benarkah orgasme menjadi penentu kehamilan dan apakah perempuan yang tidak pernah orgasme bisa hamil? Simak selengkapnya di Popmama.com.

Editors' Picks

Apakah Perempuan yang Tidak Pernah Orgasme Bisa Hamil?

Apakah Perempuan Tidak Pernah Orgasme Bisa Hamil
Pexels

Pernyataan soal orgasme menjadi penentu suatu kehamilan sebenarnya tidak jelas kebenarannya. Hingga saat ini hubungan antara kedua hal ini masih menjadi perdebatan.

Dikutip dari laman VeryWellFamily, ada beberapa teori yang kerap disangkutpautkan ketika membahas hubungan antara orgasme dan kehamilan. 

Teori pertama menyebut kalau posisi perempuan yang orgasme akan membantu sperma menuju rahim lebih cepat. Dalam penelitian yang dikeluarkan pada tahun 1967 itu disebutkan kalau posisi perempuan orgasme yang dimaksud adalah berbaring.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan kalau posisi berbaring dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Teori kedua menyebut bahwa kontraksi yang terjadi saat perempuan orgasme dapat menarik sperma lebih cepat ke dalam rahim sehingga keberhasilan tingkat pembuahan lebih tinggi.

Dan teori ketiga menyebut kalau orgasme berkaitan dengan evolusi. Dahulu kala, orgasme kerap disebut sebagai memicu ovulasi pada mamalia. Akan tetapi, teori ini sendiri sudah dibantah seiring berkembangnya ilmu pengetahuan.

Ovulasi sendiri merupakan hal yang pasti terjadi setiap bulannya dan tidak melakukan seks serta mendapat orgasme bukan lah hal yang akan membuat ovulasi berhenti terjadi.

Kesimpulannya, belum ada kaitan pasti antara orgasme dan kehamilan. Maka dapat disimpulkan, tentu saja perempuan yang tidak orgasme bisa hamil.

Ini yang Membuat Kehamilan Terjadi

Ini Membuat Kehamilan Terjadi
Freepik/freepik

Kehamilan terjadi pada saat sel sperma bertemu serta melebur dengan sel telur. Peleburan inilah yang sering disebut dengan pembuahan.

Setelah pembuahan terjadi, hasil pembuahan berupa calon janin atau embrio akan tertanam di dinding rahim perempuan pada hari ke 7-10. Seiring berjalannya waktu, tubuh perempuan akan memproduksi hormon hCG yang akan memberikan hasil positif apabila dilakukan pemeriksaan test pack. 

Faktor yang memengaruhi terjadinya suatu kehamilan sendiri ada banyak. Mulai dari berhubungan saat masa subur hingga tidak menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan. Namun, terjadinya pembuahan tidak ada kaitannya dengan ada atau tidaknya orgasme. 

Pada akhirnya, mendapatkan orgasme merupakan suatu kenikmatan yang tetap didamba. Akan tetapi, berhasil atau tidaknya merasakan orgasme saat seks tidak serta merta membuat peluang kehamilan kamu jadi menurun.

Maka dari itu, tidak perlu terlalu memusingkan kenapa belum mendapat orgasme saat sedang program hamil. Anggap orgasme adalah bonus dari indahnya berhubungan intim yang harus digapai dengan suka cita, bukannya malah membuat beban sendiri.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk