Benarkah Pelumas Seks Bikin Susah Hamil?

Pelumas diperlukukan untuk meningkatkan kenyamanan saat bercinta, tapi benarkah bikin susah hamil?

21 Februari 2023

Benarkah Pelumas Seks Bikin Susah Hamil
Unsplash/Deon Black

Hubungan seksual yang nyaman merupakan hal penting bagi pasangan suami istri. Untuk itu, banyak pasangan yang memutuskan untuk menggunakan pelumas seks demi meningkatkan kenyamanan dalam bercinta.

Namun, ada anggapan yang menyebut kalau pakai pelumas seks bisa bikin pasangan susah hamil. Apakah hal itu benar?

Untuk menjawab hal ini, mari simak fakta mengenai benar atau tidaknya pelumas seks bikin susah hamilyang sudah Popmama.com rangkum berikut.

Editors' Pick

Benarkah Pelumas Seks Bikin Susah Hamil?

Benarkah Pelumas Seks Bikin Susah Hamil
Pexels

Sebetulnya belum ada penelitian yang cukup untuk menjawab benar atau tidak pakai pelumas seks bisa bikin susah hamil. Pasalnya, sejauh ini belum ada penelitian yang membahas efek dari penggunaan pelumas seks terhadap kesuburan perempuan dan laki-laki.

Akan tetapi, pemakaian pelumas seks bisa membuat sperma yang dikeluarkan pasangan ketika bercinta jadi berkurang kualitasnya. Ini disebabkan oleh beberapa hal, berikut penjabaran lengkapnya.

Dampak Buruk Pelumas Seks bagi Laki-Laki

Dampak Buruk Pelumas Seks bagi Laki-Laki
Pexels.com/Bedbible

Penggunaan pelumas seks memang dapat memberikan kenyamanan saat melakukan hubungan intim. Namun sayangnya, banyak pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan tidak menyadari bahwa penggunaan pelumas seks dapat berdampak buruk bagi sperma.

Seperti yang diutarakan oleh dr. Inna Berin, M.D dalam laman Babycenter, tingkat keasaman (pH) pada pelumas seks tidak cocok untuk sperma. Penggunaan pelumas seks saat bercinta dapat membunuh sel sperma yang masuk ke dalam vagina mama.

Kekentalan pelumas seks dapat mengurangi motilitas atau kemampuan sperma untuk bergerak menuju sel telur. Padahal, dibutuhkan banyak sel sperma untuk bekerja sama di permukaan sel telur supaya ada satu sperma terkuat yang bisa masuk dan dapat membuahi sel telur.

Penggunaan pelumas seks saat bercinta juga dapat mengurangi viabilitas sperma, akibatnya sel sperma tidak dapat bertahan hidup meski telah bertemu sel telur di dalam rahim.

Selain itu, kandungan air dalam produk ini juga bisa membuat sperma papa menyerap air sehingga sperma jadi rusak.

Hal-hal tersebutlah yang akhirnya membuat Mama jadi sulit hamil bila terlalu sering bercinta pakai pelumas seks.

Maka dari itu, jika Papa memiliki masalah infertilitas, sebaiknya jangan gunakan pelumas seks ketika bercinta.

Pilihan Selain Pelumas Seks agar Vagina Tidak Kering saat Bercinta

Pilihan Selain Pelumas Seks agar Vagina Tidak Kering saat Bercinta
Freepik.com/jcomp

Bila ingin mendapatkan kenyamanan saat berhubungan intim, gunakan lubrikan alami yang dihasilkan oleh tubuh Mama. Caranya, luangkan waktu lebih banyak untuk melakukan foreplay, seperti ciuman, sentuhan, dan pelukan sebelum bercinta.

Jika upaya foreplay sudah dilakukan tetapi vagina tetap kering, kamu bisa menggunakan air hangat sebagai pelumas. 

Akan tetapi, bila memang dirasa masih kering dan membutuhkan pelumas, pastikan agar menggunakan pelumas seks yang aman untuk kesuburan. Mengutip dari Extend Fertility, ada pelumas yang dikategorikan aman untuk kesuburan. 

Pelumas seks tersebut haruslah tidak mengandung bahan berbahaya seperti, silikon, petroleum, serta harus memiliki pH yang cocok dengan air mani dan cairan serviks, yakni sekitar 7 atau pH netral.

Sebelum membeli peluman seks, pastikan pula untuk tidak ragu bertanya pada petugas tokonya. Sebab, tidak semua pelumas berlabel "ramah kesuburan" benar-benar aman bagi kesuburan.

Tetap pastikan mengecek komposisi di kemasan pelumas untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya pada produk pilihan.

Baca juga:

The Latest