Menyiapkan kehamilan bukan hanya sekadar keinginan, namun juga mengenai kesiapan mental dan fisik calon orangtua. Persiapan kehamilan sangat penting bagi orangtua yang merencanakan kehamilan.
Persiapan ini juga dapat mendukung kehamilan yang sehat untuk melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itu, tes kesehatan sebelum menjalani program hamil atau preconception check-up sangat disarankan.
Melalui tes kesehatan ini Mama dapat mempersiapkan diri untuk menjalani kehamilan yang lebih aman dan sehat. Pemeriksaan prakonsepsi memungkinkan tenaga medis mendeteksi lebih awal berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi kesuburan maupun perkembangan janin di kemudian hari.
Berdasarkan rekomendasi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), perawatan sebelum kehamilan terbukti membantu menekan risiko komplikasi seperti preeklamsia, diabetes gestasional, hingga persalinan prematur.
Untuk menjalani serangkaian test ini, biasanya dianjurkan dilakukan sekitar 3 hingga 6 bulan sebelum memulai program hamil. Rentang waktu tersebut memberi kesempatan bagi calon Mama untuk melakukan penyesuaian gaya hidup, menjalani terapi medis bila diperlukan, serta melengkapi vaksinasi yang dianjurkan agar promil bisa berjalan lancar.
Berikut Popmama.com merangkum informasi mengenai tes kesehatan yang wajib dilakukan sebelum promil. Disimak ya!
