Bagi sebagian besar perempuan, datang bulan yang terlambat atau maju-mundur kerap dianggap sebagai hal biasa akibat kelelahan atau stres semata.
Padahal, siklus menstruasi adalah salah satu indikator utama dari keseimbangan metabolisme dan kesehatan reproduksi di dalam tubuh.
Selama ini, kita mungkin lebih familiar dengan istilah PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).
Namun, dunia medis kini mulai mengenalkan pergeseran istilah menjadi PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome).
Bukan sekadar ganti nama, perubahan ini menegaskan bahwa keluhan haid tidak teratur bukan cuma soal indung telur, melainkan alarm adanya gangguan metabolik dan hormonal yang lebih luas.
Mengetahui kondisi ini sejak dini menjadi langkah krusial, bahkan jauh sebelum seorang perempuan merencanakan kehamilan.
Yuk, cari tahu lebih jauh mengenai perawatan terpadu PMOS, fokus kendalikan hormon dan gaya hidup, bareng Popmama.com!
