Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Keluar Lendir Putih saat Hamil 9 Bulan, Apakah Tanda Melahirkan?

4 min read
Keluar Lendir Putih saat Hamil 9 Bulan, Apakah Tanda Melahirkan?
Pexels/Western Sydney Wedding Photo and Video
  • Lendir putih pada usia kehamilan sembilan bulan dapat terkait perubahan serviks menjelang persalinan, tetapi tidak selalu berarti proses melahirkan akan segera dimulai.

  • Penyebab lendir keluar meliputi keputihan normal akibat hormon, aktivitas fisik, tekanan kepala janin, serta lepasnya sumbat lendir yang dapat terjadi sebelum kontraksi teratur.

  • Waspadai lendir yang disertai perdarahan, dugaan air ketuban, atau gerakan janin berkurang; segera hubungi tenaga medis tanpa menunggu kontraksi muncul.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, Mama mungkin mulai merasakan berbagai perubahan pada tubuh sebagai persiapan menjelang persalinan. Salah satunya adalah keluarnya lendir putih dari vagina

Kondisi ini terkadang membuat ibu hamil bertanya-tanya apakah hal tersebut menjadi tanda bahwa waktu melahirkan sudah semakin dekat. Lantas, apakah keluar lendir putih saat hamil 9 bulan merupakan tanda melahirkan? 

Simak penjelasannya telah Popmama.com siapkan. 

  1. 1. Keluar lendir putih saat hamil 9 bulan, apakah tanda melahirkan?

    Keluar lendir putih saat hamil 9 bulan, apakah tanda melahirkan?
    Pexels/Deon Black

    Mendekati waktu persalinan, tubuh ibu hamil mengalami banyak perubahan, salah satunya adalah keluarnya lendir dari vagina. Keluar lendir saat hamil sembilan bulan umumnya berkaitan dengan adanya perubahan pada serviks yang mulai membuka dan melunak. 

    Biasanya, kondisi keputihan juga diiringi dengan rasa mules, sakit punggung, dan sering buang air kecil. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua lendir yang keluar di usia kehamilan sembilan bulan menjadi tanda ibu hamil akan segera melahirkan.

    Setiap ibu hamil memiliki perubahan masing-masing. Itu sebabnya, penting bagi ibu hamil rutin memantau perubahan yang terjadi saat keluar lendir dari vagina di usia kehamilan sembilan bulan, terlebih jika tidak disertai rasa mules.

  2. 2. Penyebab keluar lendir saat hamil 9 bulan

    Penyebab keluar lendir saat hamil 9 bulan
    Pexels/Amina Filkins

    Terdapat beberapa penyebab keluar lendir saat hamil sembilan bulan tapi tidak disertai rasa mules. Berikut beberapa penyebabnya:

    • Adanya perubahan pada serviks

    Mendekati waktu persalinan, serviks (leher rahim) mengalami perubahan, seperti menipis, melunak, dan sedikit membuka. Perubahan pada serviks ini menyebabkan lendir yang semulanya menutupi jalan lahir terlepas secara perlahan dan keluar lewat vagina.

    Lendir yang keluar dari vagina umumnya memiliki tekstur kendal dan disertai bercak darah. Kondisi ini bisa terjadi beberapa hari hingg minggu sebelum munculnya rasa mules atau kontraksi teratur. aia

    • Keputihan saat hamil

    Keluarnya lendir saat hamil sembilan bulan tanpa disertai kontraksi bisa disebabkan oleh keputihan. Selama kehamilan, produksi cairan vagina biasanya meningkat akibat perubahan hormon, terutama estrogen, serta bertambahnya aliran darah ke area serviks atau leher rahim.

    Kondisi ini membuat vagina menghasilkan lebih banyak cairan sebagai bagian dari proses alami selama kehamilan. Keputihan pada trimester ketiga umumnya memiliki tekstur encer atau sedikit kental, berwarna bening hingga putih susu, dan tidak berbau menyengat. Jika tidak disertai rasa gatal, perih, atau keluhan lainnya, kondisi ini biasanya tergolong normal.

    • Gerakan atau aktivitas fisik

    Aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, naik turun tangga, jongkok, atau berdiri terlalu lama, dapat memengaruhi tekanan pada area panggul dan serviks. Akibatnya, Mama mungkin menyadari adanya lendir yang keluar dari vagina setelah melakukan berbagai aktivitas tersebut.

    Keluarnya lendir saat hamil 9 bulan tanpa disertai kontraksi bisa saja terjadi ketika Mama sedang aktif bergerak. Meski demikian, aktivitas fisik tidak selalu menjadi penyebab langsung keluarnya lendir. Mama tetap perlu memperhatikan warna, tekstur, dan jumlah cairan yang keluar untuk memastikan kondisinya.

    • Tekanan kepala janin

    Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, posisi janin umumnya mulai turun ke panggul sebagai bagian dari persiapan menjelang persalinan. Pada tahap ini, kepala bayi dapat memberikan tekanan lebih besar pada serviks atau leher rahim.

    Tekanan tersebut dapat memicu perubahan pada serviks dan membuat lendir yang berada di leher rahim keluar secara bertahap, meskipun Mama belum merasakan kontraksi. Kondisi ini dapat menjadi salah satu perubahan yang terjadi menjelang persalinan, tetapi tidak selalu berarti proses melahirkan akan segera dimulai.

    • Mucus plug atau sumbat lendir serviks

    Penyebab lainnya adalah keluarnya mucus plug, yaitu kumpulan lendir kental yang menyumbat leher rahim selama kehamilan. Sumbat lendir ini berfungsi membantu melindungi rahim dari masuknya kuman dan bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi.

    Menjelang persalinan, sumbat lendir tersebut dapat terlepas dan keluar melalui vagina. Lendir yang keluar biasanya memiliki tekstur menyerupai jeli, berwarna bening atau putih pucat, dan terkadang berwarna merah muda atau disertai sedikit bercak darah.

    Keluarnya mucus plug merupakan salah satu tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan diri untuk melahirkan. Namun, waktu antara keluarnya sumbat lendir dan dimulainya persalinan bisa berbeda pada setiap ibu hamil

  3. 3. Tanda-tanda ibu hamil hendak melahirkan

    Tanda-tanda ibu hamil hendak melahirkan
    Magnific/valeria_aksakova

    Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, Mama mungkin mulai merasakan berbagai perubahan pada tubuh yang menandakan persalinan semakin dekat. Selain keluar lendir, berikut ini adalah tanda-tanda mau melahirkan yang perlu ibu hamil perhatikan: 

    • Kontraksi yang makin teratur dan kuat 
    • Adanya bercak darah
    • Kram perut
    • Sakit punggung bawah
    • Sering buang air kecil
    • Sulit tidur
    • Perubahan suasana hati
    • Nyeri atau ngilu pada vagina
    • Air ketuban merembes atau pecah
    • Pembukaan serviks

    Mama perlu mengingat bahwa keluarnya lendir saat hamil sembilan bulan tanpa kontraksi bisa merupakan kondisi normal, tetapi tidak selalu menandakan persalinan sudah dekat. 

    Jika lendir disertai perdarahan, cairan yang diduga air ketuban, atau gerakan janin berkurang, segera hubungi tenaga medis atau pergi ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu kontraksi muncul untuk mendapatkan pemeriksaan.

    Demikian informasi mengenai keluar lendir putih saat hamil 9 bulan. Semoga informasinya membantu ya, Ma. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More