Perempuan yang mengalami polyendocrine metabolic ovarian syndrome (PMOS), umumnya akan mengalami peningkatan kadar hormon androgen pada tubuh yang memicu perubahan fisik. Terlihat dari pertumbuhan rambut berlebih pada wajah dan tubuh, siklus menstruasi tidak teratur, tumbuh jerawat parah, dan gangguan kesuburan.
Dari sini, banyak perempuan usia reproduktif yang mulai khawatir serta sadar akan penyakit ini. Ternyata ada lho, pengalaman penderitanya yang masih bisa sembuh dan hamil walau mengidap PMOS. Mama satu anak, Tallene, merupakan influencer yang sering kali berbagi tips seputar PMOS berdasarkan pengalamannya.
Seperti apa cerita pengalaman Tallene bisa hamil, walau punya PMOS? Popmama.com akan mengrangkumnya untuk Mama.
