Merencanakan kehamilan dengan tepat bukan hanya soal keinginan Mama dan Papa untuk memiliki anak. Namun, merupakan langkah krusial untuk meningkatkan peluang kesuburan, meminimalkan risiko, dan mendukung kesehatan ibu dan bayi nantinya.
Berbagai persiapan harus dibahas bersama, agar kesehatan ibu optimal dan siap untuk hamil, serta bayi lahir dengan kondisi sehat. Berdasarkan data dari Survei Sensus Penduduk (2015), angka kematian ibu terkait kehamilan mencapai angka 305 per 100.00 kelahiran hidup dan menjadi yang tertinggi di ASEAN pada tahun tersebut.
Sehingga, ini dapat menjadi langkah awal dan penting untuk melakukan perencanaan kehamilan yang mencakup perawatan pra-kehamilan, penerapan gaya hidup yang sehat, penanganan kondisi medis tertentu bagi calon ibu, serta persiapan mental menyambut peran orangtua.
Lalu, kenapa perencanaan kehamilan yang tepat penting untuk ibu dan bayi? Berikut Popmama.com telah mengulas informasinya buat Mama.
