Cara Efektif Menghitung Masa Subur Perempuan Agar Cepat Hamil

Promil belum berhasil? Apakah sudah pernah lakukan ini sebelumnya?

18 Maret 2019

Cara Efektif Menghitung Masa Subur Perempuan Agar Cepat Hamil
Pexels/Rawpixel.com

Siklus menstruasi adalah rentang dari hari pertama menstruasi sampai hari pertama pada menstruasi berikutnya. Normalnya, siklus menstruasi berlangsung selama 21-35 hari. Namun, rata-rata perempuan memiliki siklus menstruasi selama 28 hari. Masa subur perempuan sebenarnya bergantung pada siklus menstruasi yang dimiliki, karena tiap perempuan memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. 

Di antara siklus menstruasi ini terdapat masa paling subur perempuan. Jika terjadi pembuahan (saat sel telur bertemu sperma) di masa subur ini, maka kehamilan pun terjadi.

Namun, jika pembuahan tidak terjadi, sel telur pun akan meluruh dan keluar dari vagina dalam bentuk darah. Inilah mengapa perempuan setiap bulan pasti mengalami menstruasi.

Nah, bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, ada baiknya jika kamu mengetahui waktu yang tepat untuk berhubungan agar program kehamilan dapat berjalan dengan lancar.

Untuk itu, berikut Popmama.com telah merangkum cara efektif menghitung masa subur perempuan agar cepat hamil.

Dicatat ya!

1. Kapan masa subur terjadi?

1. Kapan masa subur terjadi
www.unsplash.com
Ketahui kalender ovulasi

Secara umum, masa subur perempuan adalah sekitar masa ovulasi, yakni ketika ovarium melepaskan sel telur.

Lalu, kapan ovulasi terjadi? 

Ovulasi terjadi sekitar 12 sampai 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Rata-rata masa subur perempuan mulai terjadi pada hari ke 10 sampai ke 17 setelah hari pertama menstruasi, jika siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari.

Lima hari sebelum ovulasi dan satu hari di mana ovulasi terjadi, merupakan masa paling subur perempuan. Ingat, sperma hanya bisa bertahan hidup selama 5 hari dan sel telur bisa bertahan hidup hanya satu hari.

Kemungkinan untuk hamil meningkat tajam jika kamu berhubungan seksual 2 atau 3 hari sebelum sel telur dilepaskan, dan kemudian 12 sampai 24 jam setelah itu. Berhubungan seksual pada saat ini merupakan peluang besar bagimu untuk cepat hamil.

Namun, karena siklus menstruasi dan masa subur perempuan berbeda-beda, maka kamu harus menghitung masa subur sendiri. Agar lebih mudah, kamu dapat mencoba Popmama Tools bernama Ovulation Calculator dengan sangat mudah.

Pada masa subur ini, kamu juga harus menjaga gaya hidup dan asupan makanan yang dikonsumsi. Selain untuk membantu meningkatkan kesuburan, tubuh yang sehat juga akan menjadi tempat yang baik bagi janin untuk berkembang. 

Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan tubuh selama masa subur:

Menjaga berat badan

Memiliki indeks massa tubuh yang normal tidak hanya merupakan hal penting bagi kesehatan tubuh, namun juga merupakan kunci untuk cepat hamil. Kekurangan atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko mengalami masalah kesuburan.

Indeks massa tubuh yang kurang dari 18.5 masuk dalam rentang “sangat kurus”. Di ujung berseberangan, rentang indeks massa tubuh di atas 30 poin tergolong obesitas. Keduanya biasanya dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur dan sulit ovulasi.

Jika kamu mengalami berat badan berlebih atau kurang saat mencoba hamil, ada baiknya kamu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.

Menjaga asupan nutrisi

Menjaga berat badan memang penting, namun kamu juga harus memerhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Pola makan seimbang yang terdiri dari buah, sayur, protein, biji-bijian, dan produk susu akan meningkatkan fungsi dari sistem reproduksi.

The American Pregnancy Association juga menganjurkan untuk mengonsumsi beberapa zat gizi berikut jika kamu ingin cepat hamil:

  • Asam folat

Perempuan usia subur harus mengonsumsi 400mcg asam folat per hari. Vitamin ini dapat diperoleh dari sayuran berwarna hijau gelap, jeruk, kacang polong, serta sereal dan roti yang telah difortifikasi. Kamu juga dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat.

  • Kalsium

Perempuan usia reproduksi dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 1000 mg kalsium per hari yang dapat diperoleh dari susu rendah lemak, yogurt, sayuran hijau gelap, dan tahu.

  • Vitamin prenatal

Kamu juga dapat mencoba berbagai produk vitamin prenatal untuk mengetahui mana yang paling cocok dengan tubuhmu. Beberapa vitamin prenatal biasanya sudah mengandung DHA yang dibutuhkan bagi janinmu nanti.

Apabila belum, kamu mungkin harus menambah asupan dari produk suplemen lain. Dokter juga dapat meresepkan vitamin yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Editors' Picks

2. Cara menghitung masa subur

2. Cara menghitung masa subur
Unsplash/Estée Janssens

Satu hal yang diperlukan untuk menghitung masa subur perempuan adalah kalender. Kamu perlu menandai setiap tanggal di mana kamu mengalami menstruasi untuk bisa menghitung masa subur.

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menghitung masa subur:

Ketahui panjang siklus menstruasi 

Untuk menghitung masa subur, kamu harus menandai siklus menstruasi tiap bulan dan menghitung berapa lama hal tersebut berlangsung.

Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari 1, yaitu hari pertama kamu mengalami menstruasi, sampai hari terakhir, yaitu hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai.

Dikarenakan panjang siklus menstruasi dapat sedikit berbeda dari bulan ke bulan, maka sebaiknya kamu mencatatnya selama beberapa bulan untuk mengetahui rata-ratanya, setidaknya 8 bulan jika memungkinkan.

Hitung perkiraan masa subur

Tahap selanjutnya dalam menghitung masa subur, yaitu cari siklus terpanjang dan siklus terpendek dari siklus menstruasi setiap bulannya.

Setelah itu, lakukanlah perhitungan seperti di bawah ini:

  • Kurangi 18 hari dari siklus terpendekmu

Ini adalah hari pertama kamu memasuki masa subur. Misal, siklus terpendekmu adalah 25 hari, maka hari pertama masa suburmu adalah hari ke 7 setelah hari pertama menstruasi.

  • Kurangi 11 hari dari siklus terpanjangmu

Ini adalah hari terakhir masa suburmu. Misal, siklus terpanjangmu adalah 29 hari, maka hari terakhir masa suburmu adalah hari ke 18 setelah hari pertama menstruasi.

Berhubungan seks di antara waktu tersebut, yakni antara hari ke 7-18 setelah menstruasi merupakan kesempatan terbaikmu untuk cepat hamil. Waktu tersebut mungkin akan berbeda-beda untuk setiap individu.

3. Memprediksi masa subur melalui tanda-tanda pada tubuh

3. Memprediksi masa subur melalui tanda-tanda tubuh
benesseregreen.com

Jangan khawatir, jika kamu kesulitan memperkirakan masa subur melalui siklus menstruasi. Ada cara lain untuk memprediksi masa subur, yaitu dengan mengetahui tanda-tanda yang ditunjukkan oleh tubuh.

Tubuh bisa menunjukkan tanda-tanda saat ia siap melakukan ovulasi. Hal ini tentu bisa membantumu dalam mengetahui masa subur dan merencanakan kehamilan.

Tanda-tanda tubuh yang sedang mengalami ovulasi, adalah sebagai berikut:

Suhu basal tubuh sedikit naik

Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh pertama di pagi hari, sebelum kamu beranjak dari tempat tidur. Sehingga, kamu disarankan untuk mengukur suhu tubuh basal ini sebelum bangun dari tempat tidur.

Jika beranjak dari tempat tidur dan mengukur suhu tubuh setelah itu, mungkin suhu tubuh berubah dan ini bukan merupakan suhu tubuh basal. Rata-rata suhu tubuh basal berkisar antara 35,5 – 36,6°C.

Suhu tubuh basal bisa berubah mengikuti kadar hormon dalam tubuh. Saat tubuh melepaskan sel telur, hormon tubuh bisa berubah dan ini memengaruhi suhu tubuh basal.

Suhu tubuh akan naik sedikit, biasanya kurang dari satu derajat, dan akan tetap tinggi sampai periode menstruasi dimulai.

Jika suhu tubuh naik sedikit, sekitar 0,4-0,8°C dari suhu biasanya, mungkin tubuh sudah melakukan ovulasi dalam 12 sampai 24 jam terakhir.

Jika kamu mencatat suhu tubuh basal setiap hari, maka kamu mungkin bisa melihat perubahan suhu tubuh basal setiap hari. Hal ini bisa membantumu dalam memperkirakan kapan tubuh berovulasi.

Agar lebih optimal, sebaiknya gunakanlah termometer basal tubuh. Termometer ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu yang lebih rendah beberapa derajat.

Baca juga: Buat yang Ingin Hamil, Harus Tahu Apa Itu Suhu Basal Tubuh!

Perubahan pada lendir serviks (cairan dari vagina)

Cara lain untuk memperkirakan masa subur perempuan adalah dengan melihat perubahan lendir pada serviks (mulut rahim). Hormon-hormon yang mengontrol siklus menstruasi dapat memengaruhi lendir serviks.

Tepat sebelum dan selama ovulasi, terjadi perubahan jumlah, warna, dan tekstur lendir. Hal ini membuat tubuh lebih mudah dan lebih siap hamil.

Selama masa ovulasi, lendir pada mulut rahim akan memiliki tekstur yang lebih elastis, transparan, dan licin, seperti putih telur. Tekstur yang seperti ini dapat membantu sperma berenang untuk mencapai sel telur.

Saat tekstur lendir pada mulut rahim seperti ini, artinya kamu berada pada masa subur.

Berikut ini merupakan pola tekstur lendir pada mulut rahim yang umum terjadi pada banyak perempuan:

  • Mendekati masa ovulasi

Lendir lebih lengket, lebih banyak dikeluarkan, berwarna keruh, seperti keputihan

  • Selama masa ovulasi

Lendir basah, licin, elastis, dan transparan, seperti putih telur. Hal ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, yaitu saat kamu memiliki kemungkinan besar untuk hamil.
Setelah ovulasi

  • Lendir lebih kering dan lebih sedikit dikeluarkan

Namun, terdapat beberapa hal lain yang dapat memengaruhi tekstur lendir pada mulut rahim, misalnya seperti infeksi vagina atau penyakit menular seksual, gairah seks, dan penggunaan pelumas selama berhubungan seksual.

Perubahan ketegangan mulut rahim

Perlu diketahui, selama ovulasi mulut rahim akan terasa lebih lembut, lebih tinggi, dan lebih terbuka. Hal ini membuat kesempatan sperma untuk masuk ke dalam leher rahim dan membuahi sel telur lebih besar.

Perubahan pada kondisi mulut rahim yang biasanya dan yang sedang mengalami masa ovulasi mungkin sulit untuk dibedakan. Kamu mungkin harus memeriksa mulut rahim setiap hari dengan menggunakan satu atau dua jari untuk menemukan perbedaan tersebut.

Tanda-tanda lain saat sedang ovulasi

Selain tanda-tanda di atas, terdapat tanda-tanda lainnya yang bisa menunjukkan bahwa tubuhmu sedang berovulasi.

Berikut diantaranya:

  • Kram atau nyeri ringan pada salah satu sisi panggul
  • Nyeri pada payudara atau payudara terasa lebih lembut
  • Perut terasa kembung
  • Keputihan semakin banyak dikeluarkan
  • Gairah seks meningkat
  • Merasa lebih seksi
  • Aroma tubuh lebih baik

Nah, itulah beberapa cara menghitung masa subur agar cepat hamil.

Selain dapat dihitung dengan rumus, kamu juga dapat mengetahuinya dari tanda-tanda yang dirasakan oleh tubuh.

Selamat mencoba!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!