5 Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Agar Cepat Hamil

Cara-cara sederhana yang dapat meningkatkan kesuburan suami-istri

8 Mei 2020

5 Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Agar Cepat Hamil
Freepik/jcomp

Mendambakan kehadiran Buah Hati untuk melengkapi kebahagiaan keluarga merupakan impian setiap pasangan yang telah menikah. Ada pasangan yang cepat dikaruniai momongan, tetapi ada pula yang harus menunggu waktu lama demi menimang sang Buah Hati.

Faktor penyebab kesulitan memiliki buah hati adalah kesuburan. Kesuburan ini dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain gaya hidup yang tak sehat. Meski ketidaksuburan bisa diatasi dengan pengobatan medis, tetapi kesuburan juga bisa diusahakan lewat cara alamiah. Berikut Popmama.com merangkum cara meningkatkan kesuburan secara alami, dilansir dari thebump.com:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Freepik

Persiapkan tubuh kamu dan pasangan dengan baik saat menjalankan program hamil. Secara umum, tubuh yang ternutrisi dan sehat akan menjadi 'lahan' yang baik untuk pembuahan dan kehamilan. 

Mulailah dengan mengonsumsi biji-bijian dan sayur-buah yang berwarna-warni setiap hari. Tak hanya itu, Mama juga perlu menambah asupan lemak baik seperti asam lemak omega-3. Makanlah salmon 1-2 kali per minggu, atau telur yang telah difortifikasi dengan DHA. 

Hindari lemak trans, perbanyak protein dari nabati ketimbang hewani, dan dukung dengan konsumsi satu porsi lemak hewani dari produk olahan susu per hari.

Editors' Picks

2. Mengelola berat badan

2. Mengelola berat badan
Freepik/jcomp

Kekurangan atau kelebihan berat badan secara signifikan dapat memengaruhi kesuburan seseorang. Perempuan dengan berat badan kurang, yang diindikasikan dari BMI yang lebih rendah dari 19 kg/M2, butuh usaha empat kali lipat agar dapat hamil ketimbang perempuan dengan berat badan normal (19-24 kg/M2).

Di sisi lain, perempuan yang kelebihan berat badan mungkin memiliki resistensi insulin. Itu artinya terlalu banyak insulin bersirkulasi dalam tubuh yang mengganggu menstruasi. Produksi estrogen dari sel-sel lemak juga dapat memengaruhi ovarium dan menghambat produksi sel telur setiap bulan.

Temukan pola makan dan hidup yang sehat. Bukan sekadar menurunkan atau menaikkan berat badan saja. Melainkan kelola kebiasaan makan sehat dan olahraga yang tetap bisa dilakukan selama kehamilan.

3. Konsumsi suplemen

3. Konsumsi suplemen
Freepik/jcomp

Konsultasikan dengan dokter apakah Kamu perlu minum multivitamin dan suplemen prenatal yang mengandung asam folat selama program hamil. Selama minggu-minggu awal kehamilan, bahkan sebelum Mama menyadari bahwa Mama hamil, tabung saraf embrio sedang berkembang. 

Konsumsi suplemen yang mengandung asam folat akan mengurangi risiko cacat lahir pada janin.

4. Membatasi kafein dan alkohol

4. Membatasi kafein alkohol
Freepik/Vgstockstudio

Penelitian menunjukkan bahwa kafein berkontribusi terhadap masalah kesuburan, baik pada laki-laki maupun perempuan. Para ahli sepakat konsumsi kafein yang wajar dalam sehari adalah kurang dari 200 miligram per hari atau setara dengan 1-2 cangkir kopi delapan ons. 

Sementara itu, alkohol memang sudah diketahui sejak lama untuk dihindari saat merencanakan kehamilan. Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan gangguan ovulasi, menstruasi, dan kelainan pada lapisan endometrium. Alkohol juga dapat mengubah kadar estrogen dan progesteron. 

5. Kelola stres

5. Kelola stres
Freepik/yanalya

Mungkin Mama sudah pernah mendengar sebelumnya. Ya, benar, stres dapat meningkatkan kadar kortisol atau hormon stres. Kortisol sementara waktu dapat mematikan sistem reproduksi.

Tentu saja, stres dapat memengaruhi hubungan Mama dengan pasangan dan membuat keintiman menjadi lebih sulit. Cobalah melakukan yoga atau meditasi untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan. Bila dirasa sudah tak mampu mengatasinya sendiri, jangan ragu meminta bantuan profesional untuk mengendalikan stres.

Itu dia beberapa hal sederhana yang bisa Kamu lakukan bersama pasangan selama mempersiapkan diri menjalankan program hamil. Semoga bermanfaat ya!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.