7 Cara Aman Mengatasi Perut Kembung dan Begah saat Hamil

Cepat atasi perut kembung bantu Mama merasa lebih nyaman jalani kehamilan

31 Agustus 2020

7 Cara Aman Mengatasi Perut Kembung Begah saat Hamil
Freepik/Dragana_Gordic

Saat hamil, salah satu keluhan yang kerap muncul yakni adanya rasa kembung, begah, dan tidak nyaman di perut. Kondisi ini selain membuat Mama mual, juga bisa membuat nafsu makan menjadi menurun.

Padahal asupan nutrisi seperti vitamin dan mineral justru sangat dibutuhkan, terutama untuk menunjang tumbuh kembang janin ya, Ma.

Alasan utama tubuh memproduksi lebih banyak gas selama kehamilan adalah karena tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron. Hormon ini mengendurkan otot di seluruh tubuh, termasuk saluran pencernaan.

Otot-otot yang lebih rileks ini kemudian memperlambat pencernaan, yang dapat menyebabkan gas, kembung, sering bersendawa, dan begah.

Selain itu, ukuran rahim yang kian membesar juga turut membuat rongga perut terasa semakin penuh dan memperlambat pencernaan.

Jangan khawatir, Ma. Berikut ini Popmama.com telah merangkum tujuh cara aman untuk mengatasi perut kembung saat hamil muda:

1. Minum lebih banyak cairan

1. Minum lebih banyak cairan
Freepik/Yanalya

Dikutip dari Healthline, tetap berupaya memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah cara tepat mengatasi kembung saat hamil. Minumlah minimal 8 gelas air putih per hari, Ma.

Selain dari air putih, cairan juga bisa didapat dari minuman lain, serta makanan yang mengandung tinggi air. Misalnya seperti buah semangka dan jeruk.

Pastikan Mama tidak memilih jenis minuman atau makanan dengan cairan tinggi namun memiliki gas yang juga banyak. Asupan ini justru bisa membuat Mama semakin merasa kembung, misalnya seperti dari minuman bersoda.

2. Berolahraga secara teratur

2. Berolahraga secara teratur
Freepik/vgstockstudio

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat mempercepat kinerja pencernaan dan membantu meringankan sembelit.

Sebuah studi tahun 2012 terhadap 49 orang dewasa yang sehat menemukan bahwa aktivitas fisik tingkat sedang dan tinggi meningkatkan transit usus besar, terutama pada perempuan.

Transit usus besar adalah jumlah waktu yang dibutuhkan feses untuk melewati usus besar.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan agar ibu hamil melakukan setidaknya 150 menit per pekan latihan aerobik intensitas sedang, seperti jalan cepat.

Hanya berdiam diri saja saat hamil, terutama ketika sedang mengalami perut kembung dan begah, justru bisa membuat efeknya terasa semakin kuat, Ma. Ini karena kinerja sistem pencernaan tidak bergerak secara optimal.

Editors' Picks

3. Perbanyak konsumsi sumber serat alami

3. Perbanyak konsumsi sumber serat alami
Freepik/Alexeyzhilkin

Cara efektif lainnya untuk membantu mengatasi perut kembung dan begah saat hamil adalah dengan mengonsumsi serat. Serat bekerja membawa air ke dalam usus, sehingga feses menjadi lunak dan menjadi lancar. Produk gas dalam usus pun tidak akan tertumpuk.

Konsumsilah setidaknya 25 hingga 30 gram makanan tinggi serat ke dalam diet sehari-hari untuk membantu mengurangi masalah gas.

Beberapa contoh asupan tinggi serat yang baik dikonsumsi misalnya seperti plum, pisang, sayuran berdaun hijau, dan gandum utuh.

Jika memungkinkan, Mama juga bisa mendapatkan cukup serat dari konsumsi suplemen. Tapi tetap harus dengan persetujuan dokter kandungan, ya.

4. Setop minum minuman bersoda

4. Setop minum minuman bersoda
Unsplash/Blake Wisz

Mama suka minum minuman bersoda? Jika ya, lebih baik hindari dulu selama hamil guna menghindari perut kembung dan begah.

Dilansir Medical News Today, sebagian besar orang akan mengalami gas berlebih dalam sistem pencernaannya ketika mengonsumsi terlalu banyak minuman dengan bahan-bahan tertentu.

Di antaranya minuman dengan kandungan soda dan minuman energi berkarbonasi.

Selain menyebabkan pembuangan gas melalui sendawa, konsumsi soda juga dapat menyebabkan perut kembung.

Gula atau pemanis buatan seperti fruktosa dan sorbitol yang ditambahkan dalam banyak minuman berkarbonasi juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan jumlah gas usus.

Gula dapat berfermentasi di usus besar, menyebabkan gas, dan kembung. Istilah medis untuk gangguan pencernaan ini adalah malabsorpsi fruktosa.

5. Mengurangi stres

5. Mengurangi stres
Freepik.com

Tanpa disadari, banyak pikiran, marah, sedih dan stres juga bisa turut berperan dalam gangguan pencernaan yang berujung pada perut kembung dan begah.

Diduga kuat karena tanpa disadari orang cenderung menelan lebih banyak udara ketika sedang cemas. Peningkatan gas yang berhubungan dengan stres juga bisa menjadi gejala sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS).

Iritasi usus besar adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan sakit perut dan mengganggu proses buang air besar. Gejala lain dapat termasuk perut kembung, kram, sembelit dan diare.

Meskipun penyebab pasti dari iritasi usus besar tidak diketahui, penelitian menunjukkan bahwa stres dapat memicu gejala ini.

Jika Mama kerap mengalami peningkatan gas dalam pencernaan terkait stres selama kehamilan, cobalah untuk mengatasinya dengan manajemen stres dan terapi relaksasi, seperti meditasi dan yoga.

Sebuah penelitian di tahun 2016 menunjukkan bahwa yoga dapat menjadi salah satu metode pengobatan yang aman dan efektif untuk orang-orang dengan gejala iritasi usus besar.

6. Batasi konsumsi susu dan produk olahannya

6. Batasi konsumsi susu produk olahannya
Freepik/Vasiliybudarin

Dikutip dari Baby Center, orang yang tidak toleran terhadap laktosa bisa mengalami peningkatan gas, diare, dan sakit perut saat mengonsumsi produk susu.

Nah, apabila rasa kembung dan begah yang Mama alami berkaitan dengan konsumsi susu, cobalah untuk memilih susu bebas laktosa atau susu kedelai yang diperkaya kalsium.

Namun apabila Mama memilih untuk tidak minum susu jenis apapun, pastikan Mama mendapatkan suplemen kalsium dari dokter jika diperlukan, ya. Selain itu, tanyakan kepada dokter apakah Mama mungkin perlu mendapatkan cukup vitamin D dari suplemen juga.

7. Makan dengan porsi lebih kecil

7. Makan porsi lebih kecil
Unsplash/Le Creuset

Salah satu pemicu gas berlebih yang berujung pada perut kembung dan begah saat hamil adalah kebiasaan makan berlebihan.

Untuk mengatasinya, yuk biasakan untuk makan dengan porsi yang lebih kecil. Kenali saat perut terasa sudah cukup makan, Ma.

Misalnya saat ini Mama terbiasa makan tiga kali sehari dengan porsi banyak, cobalah pecah porsi makannya menjadi 5-6 kali dengan porsi yang lebih kecil.

Cara ini bisa membuat sistem pencernaan bekerja lebih mudah dan efektif, sehingga produksi gas bisa lebih terkendali.

Meski pada umumnya perut kembung saat hamil bisa hilang dengan sendirinya melalui perubahan gaya hidup dan istirahat cukup, namun ada beberapa kondisi yang membuat Mama perlu cek ke dokter.

Misalnya ketika rasa kembung muncul disertai dengan nyeri perut lebih dari 30 menit, ada sembelit selama lebih dari satu minggu, diare lebih dari dua hari, ada darah pada feses serta muntah-muntah berlebihan.

Jika kondisinya sudah demikian, segera lakukan pemeriksaan ke dokter ya, Ma!

Itulah tujuh cara aman mengatasi perut kembung saat hamil muda. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.