Minuman Larutan Penyegar untuk Ibu Hamil, Aman atau Tidak?

Apakah konsumsi minuman jenis ini aman untuk membantu mengobati panas dalam?

5 Agustus 2019

Minuman Larutan Penyegar Ibu Hamil, Aman atau Tidak
Freepik/Yanalya

Saat sedang hamil, apapun yang Mama konsumsi akan dapat memengaruhi kondisi janin baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian, Mama pun perlu lebih selektif dalam memilih jenis makanan atau minuman yang akan dikonsumsi.

Di musim kemarau seperti saat ini, dehidrasi yang kemudian berujung pada panas dalam atau radang tenggorokan juga tak luput dialami oleh ibu hamil. Sebagai salah satu solusi, minuman larutan penyegar kerap pun kerap dikonsumsi.

Namun apakah aman sebenarnya untuk mengonsumsi minuman larutan penyegar? Berikut rangkuman informasinya dari Popmama.com:

Editors' Picks

1. Keamanan minuman larutan penyegar untuk ibu hamil

1. Keamanan minuman larutan penyegar ibu hamil
Freepik/Dragana_Gordic

Larutan penyegar yang banyak dijual dalam kemasan kaleng maupun botol sebenarnya tidak berbahaya jika diminum ibu hamil, selama dalam dosis yang tidak berlebihan. Selain itu, pastikan juga Mama membeli yang mereknya terjamin, aman dan legal.

Dalam artian, larutan penyegar yang Mama konsumsi bukan yang dijual sembarangan atau tidak memiliki izin legal.

Jadi, Mama boleh saja mengonsumsi minuman larutan penyegar saat hamil, tapi tidak boleh berlebihan dan harus tetap sesuai dosis yang dianjurkan, ya.

Hindari menjadikan larutan penyegar sebagai satu-satunya pengobatan, terutama jika Mama sedang dehidrasi atau sedang mengalami panas dalam serta radang tenggorokan.

Menjadikan larutan penyegar sebagai pengobatan utama, sehingga kemudian meminumnya terus-menerus, justru akan memicu datangnya masalah baru. Terutama berkaitan dengan risiko naiknya gula darah dikarenakan kandungan pemanis dalam larutan penyegar.

2. Aturan minum larutan penyegar untuk ibu hamil

2. Aturan minum larutan penyegar ibu hamil
Pexels/Daria Shevtsova

Dalam kemasan kaleng larutan penyegar , rata-rata tercantum bahwa dosis minum untuk pengobatan panas dalam orang dewasa adalah 3 kali sehari ½ sampai 1 kaleng.

Sementara untuk pencegahan panas dalam, dosis yang tercantum adalah 1 kali sehari 1 kaleng.

Ini berarti, Mama sebaiknya tidak meminum larutan penyegar lebih dari dosis yang telah dianjurkan tersebut.

Akan jauh lebih baik jika Mama minum kurang dari dosis tersebut, namun dibarengi dengan melakukan pengobatan lainnya jika sedang mengalami panas dalam. Misalnya dengan mengonsumsi obat yang memang sudah diresepkan oleh dokter kandungan Mama.

3. Tips rumahan menjaga hidrasi tubuh saat hamil

3. Tips rumahan menjaga hidrasi tubuh saat hamil
Unsplash/Edceee

Panas dalam dan radang tenggorokan memang tidak membahayakan jiwa, namun bisa sangat mengganggu kenyamanan Mama. Terutama juga mengganggu nafsu makan, yang padahal seharusnya tetap terjaga selama kehamilan ya, Ma.

Saat mengalami panas dalam, seringkali gangguan juga tidak hanya terjadi sekitar mulut dan tenggorokan, tapi juga muncul masalah pada sistem pencernaan seperti sembelit.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya panas dalam, terutama berkaitan dengan menu makanan yang dikonsumsi. Misalnya kurang asupan vitamin C dan kurang asupan serat.

Selain itu, panas dalam juga bisa disebabkan karena faktor lain terkait lingkungan, seperti pergantian cuaca dan bahkan faktor stres. Semua ini menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

Kurang cairan tubuh alias dehidrasi pun bisa menjadi pemicu panas dalam dan tubuh jadi terasa lemah lho, Ma. Oleh sebab itu, jangan anggap enteng pentingnya menjaga hidrasi tubuh saat hamil.

Dikutip dari American Pregnancy Association, dehidrasi selama kehamilan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang serius, termasuk cacat tabung saraf, kurangnya cairan ketuban, dan bahkan persalinan prematur.

Untuk mengatasi dan mencegah dehidrasi saat hamil, jangan lupa untuk tetap minum banyak air putih (setidaknya 8-12 gelas sehari). Selain itu, hindari produk yang mengandung kafein. Ini karena kafein dapat meningkatkan pengeluaran urine, yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Jangan lupa, selain dari air putih, cairan juga bisa didapat dari susu segar dan konsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi, Ma. Misalnya seperti semangka, jeruk, stroberi dan melon. Demikian dilansir The Bump.

Sediakan selalu botol air putih saat Mama beraktivitas supaya tidak lupa untuk rutin minum. Jadikan juga buah potong segar sebagai menu camilan Mama sehari-hari agar hidrasi tubuh tetap terjaga.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk