7 Penyebab Warna Urine Berubah Saat Sedang Hamil

Jangan lupa tetap perhatikan warna urine Mama, ya

28 Januari 2019

7 Penyebab Warna Urine Berubah Saat Sedang Hamil
Freepik

Saat hamil, frekuensi buang air kecil Mama biasanya akan semakin bertambah. Jangan sekadar melihat frekuensi saja lho, Ma, penting juga untuk memerhatikan warna dan kepekatan urine.

Sebagai salah satu ‘produk’ yang diciptakan oleh tubuh, urine juga bisa menjadi salah satu hal yang menggambarkan bagaimana kondisi kesehatan Mama saat itu.

Seperti diketahui, menjaga kesehatan tentu sangat penting, terutama jika saat ini Mama tengah hamil. Kondisi tubuh Mama akan juga memengaruhi kondisi janin secara keseluruhan.

Berikut Popmama.com sebutkan beberapa hal yang bisa mengubah komposisi dan warna urine Mama selama hamil:

1. Makanan tertentu

1. Makanan tertentu
Pexels/Trang Doan

Salah satu aspek yang bisa memengaruhi warna urine seseorang adalah makanan atau kebiasaan dietnya. Jika Mama mengonsumsi makanan dengan komposisi atau warna tertentu, seringkali akan terbawa dan turut memengaruhi warna urine Mama.

Misalnya Mama jadi hobi makan buah naga, warna keunguan pun biasanya akan muncul di urine Mama setelahnya. Jadi jangan kaget, ya.

Saat hamil, secara sadar maupun karena alasan fisiologis kerap membuat Mama mengalami perubahan besar terutama dalam hal makanan. Tak heran jika kemudian warna urine Mama pun kerap berubah-ubah sesuai dengan makanan yang dikonsumsi.

2. Vitamin dan obat-obatan lain

2. Vitamin obat-obatan lain
Pexels/Pixabay

Selain makanan, hal lain yang juga bisa membuat warna urine berubah adalah konsumsi vitamin dan obat-obatan tertentu.

Terutama saat hamil, di mana biasanya Mama akan diresepkan vitamin prenatal khusus oleh dokter.

Nah, saat tubuh Mama tidak dapat memecah komposisi vitamin secara keseluruhan, vitamin yang diserap dan nutrisi tambahan lainnya dibuang dari tubuh melalui urine. Inilah yang kemudian membuat warna urine menjadi lebih gelap dan pekat, Ma.

3. Dehidrasi

3. Dehidrasi
Pexels/Rawpixel.com

Perhatikan dengan betul kebiasaan minum air putih Mama sehari-hari saat hamil. Saat Mama jarang atau lupa minum, dehidrasi pun bisa terjadi dan kemudian memengarui warna urine.

Penyebab lain dari dehidrasi adalah kondisi yang dikenal sebagai hiperemesis gravidarum, atau saat morning sickness sudah semakin parah dan mengganggu. Rasa mual kerap datang di pagi hari dan memicu muntah berlebihan.

Muntah secara berlebihan ini kemudian dapat juga memicu dehidrasi, terutama jika tidak dibarengi dengan asupan nutrisi dan cairan yang cukup. Akibatnya, urine pun terlihat lebih pekat dan berwarna gelap.

Baca juga: Ma, Cermati Tanda-Tanda Dehidrasi saat Hamil

Editors' Picks

4. Infeksi saluran kemih

4. Infeksi saluran kemih
Pixabay/Jaytaix

Salah satu jenis infeksi yang rentan dialami oleh ibu hamil adalah infeksi saluran kemih (ISK). Penyakit ini tidak boleh disepelekan karena bisa memberikan komplikasi serius lho, Ma.

Beberapa di antaranya yakni bayi laihir dengan berat badan kurang serta persalinan prematur. Jika Mama mengalami hal ini, biasanya warna urine akan terlihat lebih cerah.

Gejala lain yang perlu diperhatikan yakni peningkatan frekuensi buang air kecil, rasa sakit di perut bagian bawah atau ada darah saat buang air kecil. Segera cek ke dokter jika Mama mengalaminya, ya.

5. Hematuria

5. Hematuria
Freepik/Yanalya

Hematuria adalah suatu kondisi di mana ada peningkatan jumlah sel darah merah dalam tubuh. Nah, kelebihan sel darah merah yang berlebih ini pun perlu dihilangkan dari tubuh.

Sel-sel ini kemudian dibuang oleh tubuh melalui urine. Akibatnya, urine menjadi lebih pekat, berwarna gelap dan bahkan bisa menjadi kemerahan juga.

Baca juga: Dampak Jika Mama Mengalami Anemia Saat Hamil

6. Infeksi kandung kemih

6. Infeksi kandung kemih
Pixabay/MedicalPrudens

Selain infeksi saluran kemih, jenis infeksi lain yang juga bisa dialami oleh ibu hamil dan memengaruhi warna urine adalah infeksi kandung kemih.

Kondisi ini biasanya terjadi karena perubahan hormonal dalam tubuh ibu hamil. Di mana perubahan tersebut kemudian mengakibatkan pembesaran kandung kemih, melemahkan lapisan kandung kemih dan membuatnya rentan terhadap infeksi.

7. Penyakit ginjal

7. Penyakit ginjal
Freepik/Dragana_Gordic

Ginjal adalah organ vital yang berfungsi untuk menyaring dan membuang sisa-sisa limbah dari tubuh. Oleh sebab itu, adanya masalah pada ginjal pun kemudian bisa menyebabkan perubahan warna urine.

Termasuk juga salah satunya batu ginjal, Ma. Selain menimbulkan rasa nyeri di perut bagian bawah, mual dan muntah, kondisi ini juga kerap mengakibatkan perubahan warna urine.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;