Seperti Inilah Perubahan Psikologis pada Ibu Hamil 6 Bulan

Apakah Mama merasakan yang sama? Seperti inilah cara mengatasinya

21 Oktober 2020

Seperti Inilah Perubahan Psikologis Ibu Hamil 6 Bulan
newkidscenter.com

Ibu hamil berkesempatan mendapat banyak pengalaman, terutama pada kehamilan anak pertama. Meski begitu, banyak juga yang tetap mendapatkan pengalaman baru walaupun itu adalah kehamilan anak kedua, ketiga dan seterusnya.

Mengapa begitu Ma?

Itu karena pada setiap kehamilan merupakan perjalanan yang spesial bagi Mama. Terlepas dengan rasa bahagia dan rasa sedih yang dirasakan, Mama selalu mempunyai peluang untuk mendapat pengalaman baru. Apa yang Mama rasakan tentu memengaruhi psikologis mama sendiri.

Berikut ini Popmama.com rangkum perubahan psikologis pada ibu hamil di usia kehamilan enam bulan:

1. Rasa cemas yang menjadi-jadi karena perubahan fisik

1. Rasa cemas menjadi-jadi karena perubahan fisik
Freepik/dashu83

Perubahan psikologis pada kehamilan enam bulan tidak jauh berbeda dengan usia kehamilan sebelumnya. Mama memiliki rasa cemas dan khawatir  yang menjadi-jadi.

Biasanya kecemasan sering muncul akibat ada hal yang paling Mama khawatirkan, yaitu yang berkaitan dengan pasangan mama. Melihat perubahan fisik yang terjadi, Mama berpikir, "Apakah suami akan tetap tertarik pada saya?"

Tenang Ma, kehamilan tidak membawa keburukan pada seorang perempuan. Mama hanya perlu merawat diri, tetap menjaga penampilan dengan menjaga kebersihan dan kesehatan. Buatlah diri mama merasa nyaman.

Editors' Picks

2. Merasa bingung karena apa yang diinginkan belum tentu benar-benar diinginkan

2. Merasa bingung karena apa diinginkan belum tentu benar-benar diinginkan
Freepik/pressfoto

Inilah yang membuat Mama merasa tidak nyaman. Mama ingin mendapat pembuktian kalau orang-orang di lingkungan mama tetap memerhatikan Mama.

Mama jadi sering mencari tahu dengan meminta bantuan atau sesekali berkelakuan seperti ibu hamil yang sedang ngidam. Sayangnya, setelah yang Mama minta terwujud malah membuat Mama bingung karena ternyata Mama tidak benar-benar menginginkan hal tersebut.

Pikirkan kembali, apakah Mama perlu melakukan hal ini?

3. Terlalu perasa

3. Terlalu perasa
Freepik/katemangostar

Melihat teman sedang berbisik-bisik, Mama merasa mereka sedang membicarakan diri mama di belakang.

Padahal ini belum tentu. Mama bisa menjadi minder jika terus seperti ini. Bersikaplah lebih tenang, maka Mama bisa lebih berpikiran positif dan tidak perlu terlalu perasa dan terlalu sering menduga-duga.

4. Ketakutan ada hal buruk terjadi pada bayi di kandungan

4. Ketakutan ada hal buruk terjadi bayi kandungan
Unsplash/Heather Mount

Akibat tidak bisa langsung melihat kondisi janin di dalam kandungan, Mama menjadi mudah cemas. Banyak ibu hamil yang takut akan terjadi hal buruk pada bayi di kandungan. 

Tenang Ma, jangan melulu khawatir. Selama Mama memeriksakan diri ke dokter secara teratur dan dokter mengatakan semuanya sehat, maka semua akan baik-baik saja. Yang perlu Mama lakukan adalah menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat setiap hari.

5. Menjadi ibu hamil yang pemarah

5. Menjadi ibu hamil pemarah
Freepik/nensuria

Bicarakan keluhan mama selama kehamilan dengan orang yang Mama percaya dan bisa membuat kamu merasa lebih nyaman.

Biasakan mendiskusikan hal yang sangat pribadi ini dengan pasangan. Ceritakan apa yang Mama rasakan, jangan menyimpannya sendirian. Baik itu senang atau sedih, rasa bangga atau kecewa, ceritakanlah ke pasangan mama.

Perasaan yang dipendam sendiri, tentu bisa membuat Mama merasa tidak nyaman dan bisa membuat Mama menjadi ibu hamil yang pemarah. Kemudian kemarahan itu bisa membuat Mama menjadi orang dengan emosi yang meletup-letup.

Itulah perubahan psikologis pada ibu hamil enam bulan. Belajarlah untuk lebih tenang, untuk jalani hari-hari mama selama kehamilan dengan kebahagiaan dan senyuman. Libatkan orang-orang yang Mama sayangi untuk ikut merasakan kebahagiaan tersebut. Semangat terus Mama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.