Mengapa Ukuran Perut Ibu Hamil Berbeda-beda? Ini Alasannya!

Ada yang perutnya tampak begitu besar, ada yang bahkan tidak tampak!

17 November 2021

Mengapa Ukuran Perut Ibu Hamil Berbeda-beda Ini Alasannya
Pexels/Cottonbro

Setiap perempuan yang mengandung akan mengalami kondisi yang berbeda-beda, entah itu dari kesehatan, hormon, dan juga ukuran perut.

Beberapa perempuan akan terlihat memiliki perut yang lebih besar dari usia kandungannya, dan ada juga yang tampak memiliki perut rata padahal sedang hamil. Ini kondisi yang wajar, Ma.

Biasanya tingkat kebugaran perempuan dan kekuatan perut secara umum juga bisa berperan dalam ukuran perut ibu hamil.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini Popmama.com telah merangkum informasi soal mengapa ukuran perut ibu hamil berbeda-beda. Yuk, disimak!

1. Otot inti yang kuat dapat mempengaruhi ukuran perut ibu hamil

1. Otot inti kuat dapat mempengaruhi ukuran perut ibu hamil
Pexels/freestocks.org

Otot inti adalah serangkaian otot kompleks yang ada mulai dari otor dada bawah, perut, punggung hingga otot yang berada di pagian sekitar pinggul tubuh manusia. 

Otot inti sangat penting untuk hal-hal seperti menjaga postur dan keseimbangan. Nah, otot ini juga yang memengaruhi seberapa besar benjolan pada perut saat Mama sedang hamil. 

Jika Mama rutin melakukan sit-up atau pilates dan memiliki otot inti yang kuat, maka otot rektus yang merupakan otot perut bagian depan mama juga ikut menjadi kencang. Itulah yang membuat benjolan perut ketika hamil tampak lebih kecil.

Editors' Picks

2. Berat dan tinggi badan juga memengaruhi kondisi perut mama

2. Berat tinggi badan juga memengaruhi kondisi perut mama
Pexels/freestocks.org

Postur tubuh juga mempengaruhi ukuran perut ibu hamil, Ma. Jika Mama memiliki postur tubuh yang tinggi, bisa jadi ukuran perut saat hamil tidak begitu terlihat.

Sebaliknya, jika postur tubuh mama tidak terlalu tinggi maka ukuran perut terlihat lebih besar. 

Tidak hanya tinggi badan, berat badan sebelum hamil juga juga memiliki pengaruh ukuran perut ibu hamil.

3. Pengaruh hormon

3. Pengaruh hormon
Pexels/Dominika Roseclay

Kebanyakan memang benjolan perut tidak akan terlihat sampai sekiranya janin berusia 16 minggu atau lebih. Namun balik lagi ya, Ma, bahwa kondisi ini bisa saja berbeda-beda. 

Mama mungkin mengalami kondisi morning sickness, yaitu kondisi mual dan muntah. Kondisi ini membuat mama kesulitan mencerna makanan dna kemungkinan kehilangan berat badan. 

Sebaliknya, jika pada kehamilan awal Mama sudah menambah berat badan, maka area perut akan terlihat lebih besar.

Kemungkinan lain yang terjadi, yaitu Mama mengalami kembung akibat hormon progesteron yang bisa menyebabkan perubahan bentuk perut.

4. Faktor kehamilan sebelumnya

4. Faktor kehamilan sebelumnya
Pexels/Mikoto.raw Photographer

Ukuran perut ibu hamil yang berebda-beda bisa juga disebabkan oleh faktor kehamilan sebelumnya. Jika sebelumnya mama pernah hamil, kemungkinan untuk kehamilan selanjutnya perut akan cenderung lebih besar. 

Hal ini karena otot di perut mama cenderung longgar karena kehamilan sebelumnya. Kondisi perut yang sudah longgar memungkinkan perut mama akan terlihat cepat lebih besar jika dibandingkan dengan Mama yang baru mengandung anak pertama.

Namun, jika ini adalah kehamilan pertama mama, memang dibutuhkan waktu sedikit lebih lama agar rahim tampak membesar dan keluar dari panggul.

5. Ukuran dan jenis kelamin bayi

5. Ukuran jenis kelamin bayi
Pexels/PARINDA SHAAN

Ukuran bayi juga mempengaruhi ukuran ibu hamil. Selain itu, jenis kelamin bayi juga dapat berpengaruh, Ma.

Beberapa orang percaya jika si Kecil berjenis kelamin laki-laki, maka ukuran perut mama jauh lebih besar dibandingkan dengan mengandung bayi perempuan.

Nah, itulah tadi informasi mengenai kenapa ukuran perut ibu hamil berbeda-beda. Segera konsultasikan ke dokter jika Mama ragu terkait kondisi ini, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.