Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
10 Hal Ajaib yang Terjadi di Dalam Tubuh Ibu Hamil
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • Tubuh ibu hamil mengalami perubahan besar, seperti rahim membesar hingga 14 kali ukuran normal dan jantung bekerja lebih keras.

  • Plasenta terbentuk sebagai organ penting yang menyalurkan oksigen, nutrisi, dan melindungi janin, sementara payudara mulai memproduksi.

  • Bayi dalam kandungan menunjukkan perkembangan luar biasa, mampu mendengar suara, merespons cahaya, mencicipi rasa makanan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seiring bertambahnya usia kehamilan, tubuh mama mulai beradaptasi dengan berbagai perubahan hormon yang terjadi. Perubahan ini dapat memengaruhi suasana hati, kondisi fisik, hingga bentuk tubuh yang ikut berkembang seiring tumbuhnya janin di dalam kandungan.

Setiap kali Mama menyentuh perut yang semakin membesar, hal itu menjadi tanda nyata bahwa ada kehidupan baru yang sedang tumbuh di dalamnya. Menariknya, perempuan memiliki kemampuan luar biasa untuk menghadapi berbagai hal yang terjadi di dalam tubuhnya, bahkan secara alami menyesuaikan diri dengan proses tersebut.

Untuk itu, berikut Popmama.com rangkum hal-hal ajaib yang terjadi di dalam tubuh ibu hamil. Yuk, kita lihat, Ma!

1. Rahim bisa membesar hingga 14 kali ukuran normal

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Rahim mengalami perubahan yang sangat besar selama kehamilan, bahkan bisa membesar hingga sekitar 14 kali dari ukuran normalnya. Awalnya, rahim hanya seukuran buah pir, namun seiring pertumbuhan janin, ukurannya bisa berkembang menjadi sebesar semangka, lalu akan kembali mengecil setelah proses persalinan.

Rahim juga menampung cairan ketuban yang berfungsi melindungi bayi di dalam kandungan. Jumlah cairan ketuban ini terus meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan, mulai sekitar 60 mL pada usia 12 minggu, naik menjadi sekitar 175 mL pada usia 16 minggu, hingga mencapai 400–1.200 mL pada usia 34–38 minggu.

Semua ini menunjukkan bagaimana tubuh perempuan beradaptasi secara luar biasa untuk menjaga dan mendukung tumbuh kembang janin.

2. Jantung bekerja lebih keras hingga 40–50 persen

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selama kehamilan, jantung mama bekerja lebih keras dari biasanya karena harus memompa darah sekitar 40–50 persen lebih banyak untuk mendukung kebutuhan tubuh dan janin. Tidak hanya itu, detak jantung juga meningkat sekitar 10 hingga 20 kali per menit dibandingkan sebelum hamil.

Peningkatan kerja jantung ini bertujuan untuk mengalirkan lebih banyak darah ke plasenta dan tali pusar, sehingga janin mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Kondisi ini juga menjadi alasan mengapa Mama mungkin lebih cepat merasa lelah dibandingkan sebelum hamil, karena tubuh sedang bekerja ekstra untuk mendukung kehamilan.

3. Plasenta terbentuk di dalam tubuh

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Salah satu hal ajaib yang terbentuk selama kehamilan adalah plasenta. Plasenta merupakan organ sementara yang tumbuh di dalam rahim dan sering disebut sebagai “pohon kehidupan” karena perannya yang sangat penting bagi janin.

Organ ini bekerja seperti pusat kehidupan bayi di dalam kandungan karena membantu menjalankan 4 fungsi organ janin yang belum berkembang sempurna, seperti paru-paru, hati, ginjal, dan sistem endokrin.

Plasenta bertugas menyalurkan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin, membuang sisa metabolisme janin, serta menyaring zat berbahaya agar bayi tetap terlindungi. Dengan berbagai fungsi tersebut, plasenta benar-benar menjadi organ serba bisa yang hanya ada selama masa kehamilan.

4. Payudara mulai memproduksi ASI secara aktif

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Di dalam tubuh selama kehamilan terdapat perubahan hormon yang secara alami mempersiapkan payudara untuk proses menyusui. Pada usia kehamilan sekitar 20 minggu, tubuh sudah mulai menghasilkan kolostrum, yaitu ASI pertama yang berwarna kekuningan dan encer, namun kaya akan nutrisi.

Memasuki trimester ketiga, sebagian Mama juga mungkin mulai mengalami keluarnya kolostrum secara spontan, yang merupakan kondisi normal dan dapat diatasi dengan menggunakan bantalan menyusui.

5. Ada bayi yang sudah bisa mendengar di dalam tubuh mama

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Ternyata di dalam tubuh mama, ada bayi yang sudah mulai bisa mendengar suara dari luar. Pada usia kehamilan sekitar 18 minggu, perkembangan telinga bayi sudah cukup matang sehingga ia mulai mampu menangkap berbagai suara.

Bayi sudah bisa mendengar suara mama, detak jantung, serta suara dari lingkungan sekitar. Menariknya, saat Mama berbicara atau bernyanyi, bayi tidak hanya mendengar, tetapi juga mulai mengenali suara tersebut. Hal ini membuat bayi merasa lebih tenang setelah lahir karena beberapa suara, seperti suara mama, sudah terasa familiar baginya.

6. Bayi sudah bisa merespons cahaya di dalam rahim

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Sekitar minggu ke-30 kehamilan, perkembangan mata bayi sudah semakin sempurna, termasuk bagian irisnya. Pada tahap ini, bayi sudah mulai bisa merasakan adanya cahaya, bahkan bereaksi terhadap perubahan cahaya yang masuk ke dalam rahim.

Menariknya, meskipun berada di dalam rahim, kondisi tidak selalu benar-benar gelap. Saat Mama berada di bawah cahaya terang, seperti sinar matahari langsung, bayi bisa merespons dengan bergerak seolah mencoba melindungi matanya.

7. Bayi sudah memproduksi kotoran pertama (mekonium) di dalam tubuh mama

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Memasuki pertengahan kehamilan, tubuh bayi mulai memproduksi mekonium, yaitu zat kental berwarna hitam kehijauan. Mekonium ini merupakan kotoran pertama bayi yang biasanya baru akan dikeluarkan setelah ia lahir.

Nantinya, zat ini menjadi isi popok pertama bayi dan menandai bahwa sistem pencernaan bayi sudah mulai berfungsi sejak masih berada di dalam kandungan.

8. Bayi bisa “mencicipi” makanan dari dalam rahim mama

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Pada sekitar minggu ke-20 kehamilan, bayi sudah mulai mengembangkan indra perasa. Artinya, ia sudah bisa mulai merasakan dan mengenali rasa dari makanan yang Mama konsumsi melalui cairan ketuban.

Beberapa ahli bahkan menyebutkan bahwa kebiasaan makan mama selama kehamilan dapat membantu membentuk preferensi rasa bayi setelah lahir. Karena itu, mengonsumsi makanan sehat dan bervariasi seperti sayur dan buah tidak hanya baik untuk Mama, tetapi juga membantu mengenalkan berbagai rasa kepada bayi sejak dalam kandungan.

9. Di dalam tubuh mama, sistem reproduksi bayi sudah mulai berkembang

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Di dalam tubuh mama, bahkan sebelum lahir, sistem reproduksi bayi sudah mulai mempersiapkan diri. Pada sekitar minggu ke-20 hingga ke-23 kehamilan, perkembangan organ reproduksi bayi sudah berlangsung dengan baik sesuai jenis kelaminnya.

Pada bayi laki-laki, proses ini ditandai dengan mulai terbentuknya produksi sel sperma di tahap awal perkembangan. Sementara itu, pada bayi perempuan, ovarium dan rahim sudah terbentuk dengan sempurna, lengkap dengan persediaan sel telur yang akan dibawa seumur hidupnya.

10. Bayi sudah bisa berekspresi saat berada di dalam tubuh mama

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Apakah Mama membayangkan seperti apa ekspresi pertama bayi saat lahir nanti? Ternyata, jauh sebelum itu, bayi sudah mulai menunjukkan berbagai ekspresi wajah di dalam rahim. Hasil USG bahkan memperlihatkan bayi bisa melakukan gerakan seperti menangis, tersenyum, hingga menggerakkan wajahnya.

Hal ini bukan berarti bayi sedang sedih, melainkan bagian dari proses perkembangan otot dan saraf wajah. Kemampuan ini nantinya akan menjadi dasar penting bagi bayi untuk berkomunikasi setelah lahir, terutama melalui tangisan di minggu-minggu awal kehidupannya.

Nah, itu dia berbagi hal ajaib yang terjadi di dalam tubuh ibu hamil. Ajaib sekali, ya, Ma!

Editorial Team