"Selamat pagi, Sayang. Semoga hari ini menjadi hari yang indah untuk kita."
5 Hal yang Bisa Ibu Hamil Ceritakan kepada Bayi sejak dalam Kandungan

Bayi dalam kandungan mulai mengenal suara di sekitarnya, terutama suara Mama, sehingga komunikasi harian dapat menjadi cara membangun kedekatan sejak masa kehamilan.
Oma Lanny Kuswandi menyarankan Mama menyapa bayi pagi dan malam, serta membacakan kisah sederhana yang mengandung pesan baik, spiritual, atau moral.
Orangtua dapat berbagi pengalaman positif, menyanyikan lagu lembut, dan mengungkapkan kasih sayang tulus kepada bayi tanpa perlu merangkai kata-kata sempurna.
Membangun kedekatan dengan bayi tidak harus menunggu sampai ia lahir. Selama berada di dalam kandungan, si Kecil sudah mulai mengenal dunia melalui suara-suara yang hadir di sekitarnya. Salah satu suara yang paling sering didengarnya adalah suara mama.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengajak si Kecil berbicara setiap hari. Mama tidak perlu memikirkan kalimat yang sempurna. Sapaan sederhana, cerita tentang aktivitas sehari-hari, hingga ungkapan kasih sayang bisa menjadi cara untuk mulai membangun bonding sejak masa kehamilan.
Menurut Oma Lanny Kuswandi, Childbirth Educator sekaligus Founder Hypnobirthing Indonesia, dalam Instagram pribadinya @lanny_kuswandi, ada beberapa hal yang bisa Mama sampaikan kepada bayi selama di dalam kandungan.
Berikut Popmama.com telah merangkum hal-hal yang bisa ibu hamil ceritakan kepada bayi sejak dalam kandungan.
Table of Content
1. Awali dan akhiri hari dengan menyapa si Kecil

Mengajak bayi berbicara bisa dimulai dari hal yang paling sederhana, yaitu menyapanya di pagi dan malam hari.
Menurut Oma Lanny, menyebut nama Tuhan, memberikan sapaan pagi, dan mengucapkan selamat malam merupakan hal yang sangat penting saat berkomunikasi dengan bayi di dalam kandungan.
Mama bisa mengucapkan kalimat sederhana seperti:
Lalu, sebelum beristirahat di malam hari, Mama juga bisa mengatakan:
"Selamat malam, Sayang. Tidurlah dengan tenang dan damai."
Sapaan ini tidak harus panjang. Yang terpenting, Mama meluangkan waktu untuk menyapa si Kecil dan mengajaknya berkomunikasi setiap hari.
2. Ceritakan kisah yang mengandung pesan baik

Selain menyapa, Mama juga bisa membacakan cerita kepada bayi. Oma Lanny menyarankan agar cerita yang dipilih memiliki pesan moral atau bertema keagamaan maupun spiritual.
Mama tidak perlu mencari cerita yang panjang atau rumit. Cerita sederhana yang disampaikan dengan tenang sudah bisa menjadi momen untuk berbagi dengan si Kecil.
Melalui kebiasaan ini, Mama juga bisa meluangkan waktu untuk lebih dekat dengan bayi selama masa kehamilan.
3. Bagikan pengalaman positif yang Mama alami sehari-hari

Tidak hanya cerita dari buku, pengalaman Mama sehari-hari juga bisa menjadi bahan obrolan dengan si Kecil.
Misalnya, Mama bisa menceritakan pekerjaan yang selesai dengan baik atau makanan yang berhasil dimasak hari itu.
"Hai, Sayang, hari ini mama melakukan pekerjaan yang hebat di kantor, atau memasak makanan yang enak,” kata Oma Lanny.
Mama tidak perlu bingung mencari topik pembicaraan. Hal-hal sederhana yang membuat hari terasa menyenangkan pun bisa diceritakan kepada bayi.
4. Nyanyikan lagu yang menenangkan

Selain berbicara, Mama juga bisa menyanyikan lagu untuk si Kecil. Oma Lanny menyebutkan bahwa lagu yang dipilih bisa berupa lagu rohani, lagu yang menenangkan, atau musik dengan tempo yang lembut.
Menurutnya, lagu-lagu tersebut juga dapat memberikan keajaiban bagi bayi di dalam kandungan.
Mama bisa menyanyikannya saat sedang bersantai, sebelum tidur, atau kapan pun merasa nyaman. Yang terpenting adalah menikmati momen tersebut bersama si Kecil.
5. Sampaikan rasa sayang kepada si Kecil

Ungkapan kasih sayang juga menjadi salah satu hal yang dianjurkan untuk disampaikan kepada bayi selama di dalam kandungan. Mama dan Papa bisa mengucapkannya seperti:
"Mama dan Papa sayang kamu. Kami menantikan kehadiranmu. Tumbuhlah sehat dan kuat, sayang."
Menurut Oma Lanny, kata-kata penuh cinta yang disampaikan kepada bayi sejak dalam kandungan dapat menjadi pelukan untuk hatinya sepanjang hidupnya.
Oleh karena itu, Mama tidak perlu khawatir jika merasa belum bisa merangkai kalimat yang indah. Yang terpenting adalah menyampaikan rasa sayang dengan tulus.
"Tak perlu kata-kata yang sempurna. Cukup ajak ia berbicara, bernyanyi, bercerita, dan sampaikan kasih sayang," kata Oma Lanny.
Itu tadi hal-hal yang bisa ibu hamil ceritakan kepada bayi sejak dalam kandungan. Melalui ungkapan sederhana yang disampaikan setiap hari, Mama dan Papa dapat mulai membangun kedekatan dengan si Kecil sejak ia masih berada di dalam kandungan.





















