Suplemen memang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu selama kehamilan. Namun, Mama perlu mengingat bahwa suplemen berperan sebagai pelengkap dan tidak dapat menggantikan nutrisi dari makanan sehari-hari.
Menurut dr. Kevin D Tjandraprawira, Sp.OG, makanan tetap menjadi sumber utama gizi untuk mendukung tumbuh kembang janin. Ia menjelaskan bahwa suplemen hanya berfungsi untuk menambahkan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan.
“Yang menjadi sumber utama dari gizi untuk bayinya atau janin yang berkembang itu bukan suplemen. Suplemen itu adalah tambahan,” ujar dr. Kevin dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @kevintjandraprawira.
Oleh karena itu, Mama tetap perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Pola makan yang baik dengan asupan protein, serat, buah-buahan, sayuran, dan lemak yang tidak jenuh tetap menjadi bagian penting selama kehamilan.
dr. Kevin juga mengingatkan Mama agar tidak menganggap suplemen dapat menutupi pola makan yang kurang baik. Mengonsumsi suplemen bukan berarti Mama bisa bebas mengabaikan kualitas makanan sehari-hari.
“Tapi tolong jangan sampai ada mindset bahwa saya boleh makan jorok, tapi dengan suplemen, netral aman. Sayangnya enggak,” tegas dr. Kevin.
Meski begitu, bukan berarti suplemen tidak penting. Asam folat, vitamin D, dan zat besi memang diperlukan selama kehamilan. Namun, kebutuhan protein, serat, lemak baik, vitamin, dan energi tetap perlu diperoleh dari makanan sehari-hari.