Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ibu Hamil Harus Ingat, Suplemen Tak Bisa Gantikan Nutrisi dari Makanan
Magnific
  • Suplemen seperti asam folat, vitamin D, dan zat besi hanya melengkapi kebutuhan kehamilan. Makanan sehari-hari tetap menjadi sumber utama gizi bagi ibu dan pertumbuhan janin.

  • Pola makan hamil perlu mencakup protein, serat, buah, sayuran, dan lemak tak jenuh. Suplemen tidak dapat menutup dampak kualitas makanan yang kurang baik.

  • Pilihan makanan bergizi meliputi telur, ikan, sayuran hijau, kacang, susu, buah kaya vitamin C, tahu-tempe, serta biji-bijian. Konsumsi suplemen perlu dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama hamil, kebutuhan nutrisi Mama meningkat untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus pertumbuhan dan perkembangan janin. Kondisi ini membuat suplemen kehamilan seperti asam folat, vitamin D, dan zat besi sering menjadi bagian dari perhatian Mama selama menjalani kehamilan.

Namun, bukan berarti kebutuhan nutrisi selama hamil bisa dipenuhi hanya dengan mengandalkan suplemen. Mama tetap perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari karena suplemen hanya berfungsi sebagai tambahan.

Lantas, mengapa suplemen tak bisa gantikan nutrisi makanan saat hamil? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya untuk Mama.

Mengapa Suplemen Tak Bisa Gantikan Nutrisi dari Makanan saat Hamil?

Magnific

Suplemen memang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu selama kehamilan. Namun, Mama perlu mengingat bahwa suplemen berperan sebagai pelengkap dan tidak dapat menggantikan nutrisi dari makanan sehari-hari.

Menurut dr. Kevin D Tjandraprawira, Sp.OG, makanan tetap menjadi sumber utama gizi untuk mendukung tumbuh kembang janin. Ia menjelaskan bahwa suplemen hanya berfungsi untuk menambahkan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan.

“Yang menjadi sumber utama dari gizi untuk bayinya atau janin yang berkembang itu bukan suplemen. Suplemen itu adalah tambahan,” ujar dr. Kevin dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @kevintjandraprawira.

Oleh karena itu, Mama tetap perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Pola makan yang baik dengan asupan protein, serat, buah-buahan, sayuran, dan lemak yang tidak jenuh tetap menjadi bagian penting selama kehamilan.

dr. Kevin juga mengingatkan Mama agar tidak menganggap suplemen dapat menutupi pola makan yang kurang baik. Mengonsumsi suplemen bukan berarti Mama bisa bebas mengabaikan kualitas makanan sehari-hari.

“Tapi tolong jangan sampai ada mindset bahwa saya boleh makan jorok, tapi dengan suplemen, netral aman. Sayangnya enggak,” tegas dr. Kevin.

Meski begitu, bukan berarti suplemen tidak penting. Asam folat, vitamin D, dan zat besi memang diperlukan selama kehamilan. Namun, kebutuhan protein, serat, lemak baik, vitamin, dan energi tetap perlu diperoleh dari makanan sehari-hari.

Pilihan Makanan untuk Memenuhi Nutrisi saat Hamil

Magnific

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil, Mama bisa mengandalkan berbagai makanan yang mudah ditemukan sehari-hari. dr. Kevin menyarankan untuk memperbanyak protein, serat, buah-buahan, sayuran, serta lemak yang tidak jenuh.

Beberapa pilihan makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan Mama, antara lain:

  1. Telur, mengandung protein, kolin, zat besi, dan vitamin B12.

  2. Ikan air tawar dan salmon, menyediakan DHA, protein, dan zinc.

  3. Daging tanpa lemak dan hati ayam, mengandung zat besi heme. Hati ayam dikonsumsi maksimal satu kali seminggu.

  4. Kacang-kacangan, seperti kacang merah, almond, dan kacang tanah yang mengandung protein nabati, zat besi, dan folat.

  5. Sayuran hijau gelap, bayam, kangkung, daun kelor, dan daun katuk mengandung folat, kalsium, serat, serta zat besi.

  6. Susu, yoghurt, dan produk olahan susu, menjadi sumber kalsium, vitamin D, dan probiotik.

  7. Buah kaya vitamin C, jeruk, jambu biji, dan pepaya membantu penyerapan zat besi.

  8. Ubi jalar dan kentang, mengandung vitamin A, serat, dan kalium.

  9. Tahu dan tempe, menyediakan protein nabati, kalsium, zat besi, dan prebiotik.

  10. Kurma dan pisang, menjadi sumber energi dan kalium.

  11. Air kelapa muda, membantu menghidrasi tubuh dan mengisi elektrolit.

  12. Biji-bijian sehat, chia seed, wijen, dan kuaci mengandung omega-3 serta kalsium nabati.

Pilihan tersebut dapat Mama sesuaikan dengan makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi tidak hanya bergantung pada suplemen.

Cara Bijak Mengonsumsi Suplemen saat Hamil

Magnific

Meski makanan menjadi sumber utama nutrisi, bukan berarti Mama perlu mengabaikan suplemen yang memang dibutuhkan. Asam folat, vitamin D, dan zat besi tetap dapat diperlukan selama kehamilan.

Agar konsumsinya tepat, Mama bisa memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Dokter atau apoteker dapat membantu menilai kebutuhan suplemen berdasarkan kondisi kesehatan, pola makan, dan obat yang sedang dikonsumsi.

  2. Perhatikan label produk. Pastikan Mama membaca dosis anjuran, bahan aktif dan bahan tambahan, tanggal kedaluwarsa, serta peringatan atau kontraindikasi pada produk.

  3. Tetap prioritaskan makanan utuh. Usahakan sebagian besar kebutuhan nutrisi berasal dari makanan seperti buah, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat.

  4. Pilih produk dari sumber tepercaya. Pilih suplemen dari produsen yang memiliki reputasi baik dan transparan mengenai proses produksinya. Produk yang telah melalui uji pihak ketiga atau memiliki sertifikasi kualitas juga dapat menjadi pertimbangan.

  5. Hindari klaim yang berlebihan. Mama perlu berhati-hati dengan produk yang menawarkan manfaat terlalu berlebihan dan tidak didukung bukti ilmiah yang kuat.

Nah, itulah alasan di balik mengapa suplemen tak bisa gantikan nutrisi dari makanan. Pastikan Mama tetap mengutamakan makanan bergizi dan mengonsumsi suplemen sesuai kebutuhan agar nutrisi Mama dan janin tetap terpenuhi.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article