Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Janin Tidak Bergerak tapi Detak Jantung Normal, Haruskah Khawatir?
Magnific
  • Janin yang tidak terasa bergerak hingga hampir empat hari meski detak jantung normal belum otomatis menandakan masalah; janin mungkin tidur atau posisinya membuat gerakan sulit terasa.

  • Gerakan janin umumnya mulai terasa pada usia kehamilan 18-25 minggu dan dapat dipantau dengan target 10 gerakan dalam dua jam.

  • Bila gerakan kurang dari 10 kali dalam dua jam selama dua hari berturut-turut, terutama setelah sebelumnya aktif, Mama disarankan berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan lanjutan seperti USG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gerakan janin menjadi salah satu hal yang mulai diperhatikan Mama selama kehamilan, terutama setelah gerakannya sudah dapat dirasakan dengan jelas. Ketika janin yang biasanya aktif tiba-tiba tidak terasa bergerak, Mama tentu bisa merasa khawatir dan bertanya-tanya tentang kondisi si Kecil.

Kekhawatiran bisa semakin besar ketika gerakan janin tidak terasa hingga beberapa hari. Namun, saat diperiksa oleh dokter atau bidan, irama dan detak jantung janin justru masih terdengar normal.

Kondisi seperti ini kemudian dapat membuat Mama bingung, apakah janin sebenarnya baik-baik saja atau ada kondisi tertentu yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Untuk membantu menjawab kekhawatiran Mama, berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasannya di bawah ini. Yuk, disimak!

Janin Tidak Bergerak tapi Detak Jantung Normal, Haruskah Khawatir?

Magnific

Jika janin tidak terasa bergerak selama hampir empat hari, tetapi pemeriksaan menunjukkan irama dan detak jantungnya normal, kondisi tersebut belum dapat langsung menunjukkan adanya masalah pada janin.

Ada beberapa kemungkinan yang dapat membuat gerakan janin tidak terasa seperti biasanya. Janin bisa saja sedang tidur atau beristirahat. Posisi janin juga dapat membuat gerakannya lebih sulit dirasakan oleh Mama.

Meski pemeriksaan jantung janin menunjukkan hasil normal, pemeriksaan lebih lanjut tetap dapat dilakukan untuk memastikan kondisinya. Mama bisa melakukan USG dengan dokter spesialis kandungan.

Kapan Gerakan Janin Mulai Bisa Dirasakan?

Magnific

Pergerakan janin normalnya mulai dapat terasa ketika usia kehamilan memasuki 18-25 minggu. Pada masa ini, Mama mulai bisa memperhatikan gerakan yang dirasakan dari janin.

Jumlah gerakan juga dapat dipantau dengan melakukan penghitungan. Normalnya, gerakan janin dapat dirasakan sebanyak 10 kali dalam dua jam.

Jika gerakan belum mencapai 10 kali dalam dua jam, Mama dapat mencoba menghitungnya kembali pada keesokan harinya. Cara ini dapat membantu Mama mengevaluasi gerakan janin yang dirasakan.

Apa yang Membuat Gerakan Janin Tidak Terasa?

Magnific

Gerakan janin yang tidak terasa tidak selalu berarti janin sedang mengalami masalah. Salah satu kemungkinannya karena janin sedang berada dalam siklus tidur.

Janin dapat tidur selama 20-40 menit atau lebih. Selama periode tersebut, gerakannya mungkin tidak terasa oleh Mama.

Selain itu, letak janin juga dapat memengaruhi seberapa jelas gerakannya terasa. Ketika janin berada dekat dengan tulang belakang, gerakannya mungkin lebih sulit dirasakan.

Kapan Mama Perlu Kembali ke Dokter?

Magnific

Jika gerakan janin tidak sampai 10 kali dalam dua jam, Mama dapat kembali melakukan penghitungan pada hari berikutnya.

Namun, jika kondisi tersebut terjadi selama dua hari berturut-turut, terlebih jika sebelumnya janin aktif bergerak, Mama disarankan berkonsultasi kembali dengan dokter kandungan.

Pemeriksaan lebih lanjut, termasuk USG, dapat dilakukan untuk memastikan kondisi janin dan mengevaluasi kemungkinan masalah.

Apakah Janin Tidak Bergerak Berarti Keguguran?

Magnific

Janin yang tidak terasa bergerak tidak selalu berkaitan dengan keguguran. Keguguran umumnya disertai gejala seperti perdarahan, nyeri perut, atau kontraksi.

Oleh karena itu, perubahan gerakan janin perlu tetap diperhatikan, terutama ketika sebelumnya Mama merasakan janin aktif bergerak. Jika Mama memiliki kekhawatiran atau menemukan perubahan yang signifikan, konsultasikan kembali dengan dokter kandungan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai janin tidak bergerak meski detak jantung normal. Jika gerakan janin terus berkurang, segera konsultasikan kembali dengan dokter kandungan.

Semoga informasi ini membantu menjawab kekhawatiran Mama, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article