Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Tanda-Tanda Keguguran di Trimester Kedua yang Perlu Diwaspadai

4 min read
Tanda-Tanda Keguguran di Trimester Kedua yang Perlu Diwaspadai
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Perdarahan berulang, kram perut berkepanjangan, dan keluarnya jaringan dari vagina bisa menjadi tanda keguguran di trimester kedua.

  • Gerakan janin yang berkurang serta hilangnya gejala kehamilan secara tiba-tiba juga perlu diwaspadai.

  • Tidak semua tanda tersebut berarti keguguran. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan kondisi janin dan menjaga kesehatan kehamilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keguguran merupakan kondisi ketika kehamilan berakhir sebelum janin mencapai usia yang dapat bertahan hidup di luar kandungan. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk gangguan pada perkembangan janin maupun masalah kesehatan tertentu selama kehamilan. 

Melansir laman Department of Obstetrics and Gynaecology UC Davis Health, sebagian besar perempuan yang mengalami keguguran sebelum usia kehamilan 20 minggu tidak menyadari adanya gejala tertentu. Karena itu, penting bagi Mama untuk mengenali tanda-tanda keguguran agar dapat lebih waspada terhadap perubahan selama kehamilan

Berikut Popmama.com telah merangkum tanda-tanda keguguran di trimester kedua. Yuk, simak penjelasannya, Ma!

  1. 1. Perdarahan dari vagina yang terjadi berulang

    Perdarahan dari vagina yang terjadi berulang
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Tidak semua perdarahan saat hamil menandakan keguguran. Perdarahan ringan memang dapat terjadi selama kehamilan, tetapi Mama perlu memperhatikan frekuensi, jumlah, dan karakteristik darah yang keluar, terutama saat memasuki trimester kedua.

    Perdarahan yang terjadi berulang biasanya memiliki volume setara atau lebih banyak daripada menstruasi dan disertai gumpalan darah. Warna darah juga dapat bervariasi, mulai dari merah muda hingga merah cerah. 

  2. 2. Kram atau nyeri perut yang berlangsung lama

    Kram atau nyeri perut yang berlangsung lama
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Kram perut selama kehamilan dapat terjadi akibat perubahan tubuh, termasuk pembesaran rahim yang menyebabkan peregangan ligamen atau jaringan yang menopang rahim. Kram ringan yang berlangsung singkat tidak selalu menandakan adanya masalah pada kehamilan.

    Namun, kram yang berkaitan dengan keguguran dapat terasa seperti nyeri menstruasi yang berlangsung berulang kali dalam waktu lama atau terasa lebih kuat daripada biasanya. Nyeri umumnya dirasakan pada perut bagian bawah dan dapat muncul bersamaan dengan perdarahan dari vagina. Perbedaan durasi dan intensitas nyeri tersebut penting diperhatikan untuk membantu mengenali keluhan yang tidak biasa selama kehamilan.

  3. 3. Gerakan janin berkurang atau tidak terasa seperti biasanya

    Gerakan janin berkurang atau tidak terasa seperti biasanya
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Gerakan janin menjadi salah satu tanda yang dapat membantu Mama memantau kondisi si Kecil selama berada di dalam kandungan. Gerakan ini umumnya mulai terasa pada usia kehamilan sekitar 16–24 minggu, meskipun sebagian ibu hamil mungkin merasakannya lebih lambat.

    Setelah Mama mulai mengenali pola gerakannya, perubahan berupa gerakan yang lebih sedikit atau tidak terasa sama sekali perlu diperhatikan. Kondisi tersebut tidak selalu berarti keguguran, tetapi dapat menandakan adanya masalah pada janin yang memerlukan pemeriksaan medis.

  4. 4. Keluar jaringan yang disertai darah dari vagina

    Keluar jaringan yang disertai darah dari vagina
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Keluarnya jaringan dari vagina dapat menjadi salah satu tanda keguguran, terutama jika disertai perdarahan dan kram perut. Jaringan yang keluar bisa tampak berwarna keabu-abuan dan terlihat berbeda dari gumpalan darah biasa. Mama mungkin merasakan adanya sesuatu yang keluar melalui jalan lahir, baik berupa gumpalan maupun jaringan. 

    Mama tidak dianjurkan menekan gumpalan atau menyiramnya dengan air untuk memastikan apakah benda tersebut merupakan jaringan janin. Bila memungkinkan, simpan atau dokumentasikan jaringan yang keluar untuk membantu proses evaluasi dokter.

  5. 5. Tanda atau keluhan kehamilan menghilang secara tiba-tiba

    Tanda atau keluhan kehamilan menghilang secara tiba-tiba
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    M​​orning sickness, seperti mual dan muntah, serta nyeri payudara merupakan keluhan yang umum dialami Mama pada trimester pertama. Seiring bertambahnya usia kehamilan, gejala tersebut bisa berangsur berkurang atau menghilang dengan sendirinya.

    Namun, jika keluhan kehamilan menghilang secara tiba-tiba, Mama perlu memperhatikan kondisi tubuh lainnya. Terlebih jika perubahan tersebut disertai perdarahan yang tidak biasa dari vagina atau kram perut. Untuk memastikan kondisi janin, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter kandungan.

  6. Cara Mengurangi Risiko Keguguran di Trimester Kedua

    Cara mengurangi risiko keguguran di trimester kedua
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Tidak semua keguguran dapat dicegah, tetapi ada beberapa langkah yang bisa Mama lakukan untuk membantu menjaga kesehatan selama kehamilan dan mengurangi risiko komplikasi, seperti dikutip dari WebMD:

    1. Lakukan pemeriksaan kesehatan sebelum hamil. Pemeriksaan prakehamilan membantu mengidentifikasi kondisi medis yang berpotensi memengaruhi kehamilan.
    2. Terapkan gaya hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang, lakukan aktivitas fisik sesuai anjuran dokter, serta hindari rokok, alkohol, dan narkoba.
    3. Kendalikan kondisi medis yang dimiliki. Jika Mama memiliki diabetes atau hipertensi, pastikan kondisi tersebut terpantau dan ditangani dengan baik selama kehamilan.
    4. Jalani pemeriksaan kehamilan secara rutin. Pemeriksaan prenatal membantu dokter memantau perkembangan janin dan mendeteksi kemungkinan komplikasi sedini mungkin.
    5. Hindari paparan zat berbahaya dan infeksi. Jagalah kebersihan diri, hindari bahan kimia berbahaya, dan konsultasikan dengan dokter jika Mama mengalami gejala infeksi.

    Nah, itu dia tanda-tanda keguguran di trimester kedua yang perlu diwaspadai. Semoga informasi ini membantu Mama menjaga kesehatan selama kehamilan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More