Mama Wajib Tahu, Ini 5 Cara Ampuh Mengatasi Kontraksi Palsu

Tidak perlu khawatir, mengalami kontraksi palsu saat kehamilan dapat diatasi secara alami

12 Januari 2021

Mama Wajib Tahu, Ini 5 Cara Ampuh Mengatasi Kontraksi Palsu
Freepik/freeograph

Saat usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua, apakah Mama pernah mengalami kontraksi palsu?

Sebagian mama yang sedang hamil pernah mengalami kontraksi meski baru trimester kedua. Hal ini dapat disebut dengan Braxton Hicks atau nyeri persalinan yang dikenal sebagai kontraksi palsu.

Pada umumnya kontraksi palsu merupakan persiapan tubuh untuk menghadapi masa persalinan yang akan datang. Kontraksi palsu sangat berbeda dengan kontraksi tanda persalinan. Kontraksi ini tidak teratur, durasinya tidak lama, dan intensitasnya lemah.

Kontraksi palsu sering terjadi pada trimester kedua dengan durasi 10 hingga 20 menit. Namun, tidak menimbulkan rasa sakit saat kontraksi ini muncul. Penyebab paling umum yang menyebabkan terjadinya kontraksi palsu ini, yaitu Mama mengalami dehidrasi. Walaupun tidak menimbulkan sakit, tentunya akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kabar baiknya, kontraksi palsu dapat diatasi dengan berbagai cara yang mudah.

Berikut ini Popmama.com telah merangkum cara ampuh untuk mengatasi kontraksi palsu.

1. Mengonsumsi air putih

1. Mengonsumsi air putih
Freepik/gpointstudio

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, bahwa dehidrasi menjadi penyebab tersering terjadinya kontraksi palsu yang bisa membuat Mama merasa tidak nyaman.

Untuk mengatasinya, Mama bisa mulai dengan mengonsumsi air putih yang cukup. Penuhi kebutuhan air putih setiap harinya. Selain itu, Mama juga bisa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air agar kebutuhan cairan harian mama bisa terpenuhi.

Editors' Picks

2. Mengubah posisi atau sedikit berjalan

2. Mengubah posisi atau sedikit berjalan
Freepik/alexander_safonov

Apabila Mama mengalami kontraksi palsu ini saat keadaan sedang berbaring, cobalah untuk bangun dan posisikan diri menjadi duduk. Cara ini dilakukan agar kontraksi palsu segera mereda dan hilang.

Namun, ketika mengubah posisi duduk belum cukup untuk meredakan kontraksi palsu, Mama dapat berjalan perlahan di dalam rumah. Saat berjalan, Mama dapat meminta bantuan pada keluarga untuk menjadi tumpuan.

3. Istirahat secara teratur

3. Istirahat secara teratur
Freepik/odua

Banyaknya aktivitas yang dilakukan juga bisa menyebabkan terjadinya kontraksi palsu. Jika Mama mengalaminya saat sedang melakukan aktivitas, segeralah berhenti dan berbaring di tempat tidur. Kemudian atur napas secara perlahan dan dalam untuk mengurangi rasa tidak nyaman, serta menghilangkan kontraksi palsu.

Sebaiknya Mama mengurangi aktivitas saat kehamilan sudah semakin besar. Mintalah bantuan pada anggota keluarga untuk membantu atau menggantikan pekerjaan rumah tangga yang selama ini Mama lakukan.

4. Berendam dengan air hangat

4. Berendam air hangat
Freepik/onlyyouqj

Berendam di dalam air hangat saat mengalami kontraksi palsu cukup efektif untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada tubuh dan pikiran. Air hangat dipercaya dapat menenangkan otot-otot yang tegang akibat kontraksi ini.

Namun, berendam tidak perlu dengan durasi yang lama. Cukup lakukan selama 10 hingga 15 menit saja. Setelah berendam, Mama akan merasa lebih rileks seiring dengan meredanya kontraksi palsu.

5. Melakukan pijatan secara perlahan

5. Melakukan pijatan secara perlahan
Freepik/herraez

Saat mengalami kontraksi palsu, Mama dapat meminta tolong Papa atau anggota keluarga yang lainnya untuk memberikan pijatan. Gerakan pijat bisa dilakukan secara perlahan.

Mama dapat duduk dengan memeluk bantal dan Papa memijat sekitar punggung dan pinggul, dengan gerakan dari atas ke bawa. Papa juga bisa menggunakan alat bantu seperti bola kecil untuk memijatnya dengan gerakan memutar, namun secara perlahan agar tidak menimbulkan rasa sakit.

Hal ini dapat membantu menghilangkan kontraksi palsu dan tubuh mama akan menjadi jauh lebih rileks.

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi kontraksi palsu yang dapat Mama lakukan. Semoga informasi di atas bermanfaat dan membantu ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.