Tips Duduk yang Nyaman saat Hamil Trimester Ketiga

Duduk nyaman, bayi aman, Mama tetap bisa beraktivitas rutin

2 April 2020

Tips Duduk Nyaman saat Hamil Trimester Ketiga
Freepik/Yanalya

Siapa yang merasa tidak lagi nyaman beraktivitas begitu perut kian membuncit?

Kalau Mama merasakan demikian, Mama tidak sendiri kok. Banyak ibu hamil mengeluhkan susahnya duduk nyaman ketika usia kehamilan menginjak trimester ketiga.

Rasanya semua posisi duduk serba salah. Sedikit-sedikit kaki kram, terlalu lama punggung dan pinggang mulai nyeri, tetapi jalan-jalan terus juga bikin kaki pegal.

Tentu tidak mungkin kan Mama hanya bisa rebahan selama menjalani trimester ketiga? Apalagi, bagi Mama yang masih aktif bekerja hingga jelang waktu persalinan tiba.

Nah, kali ini Popmama.com coba merangkum tips duduk nyaman saat hamil trimester ketiga khusus untuk Mama. Kita simak bersama yuk!

1. Cari kursi dengan sandaran punggung

1. Cari kursi sandaran punggung
Freepik/Wavebreakmedia

Berat badan hamil yang meningkat pesat membuat postur tubuh ibu hamil cenderung berubah. Walhasil Mama pun kian sulit bergerak bebas saat perut semakin membesar.

Supaya duduk lebih nyaman, sebaiknya Mama memilih kursi dengan sandaran punggung. Keberadaan sandaran ini mampu menopang punggung, sehingga posisi duduk Mama bisa lebih rileks.

Editors' Picks

2. Duduk dengan posisi punggung tegak lurus

2. Duduk posisi punggung tegak lurus
Freepik/user13400093

Ya, walau dalam posisi duduk, atur supaya posisi punggung tegak lurus dengan kedua bahu ke belakang. Usahakan bagian pantat menyentuh sisi terbelakang kursi.

Mengapa Mama harus duduk tegak? Posisi duduk membungkuk justru membuat tubuh Mama terasa nyeri saat bergerak.

Duduk tegak membuat keseimbangan tubuh Mama juga terjaga lebih baik, serta membuat perut tidak perlu menopang torso terlalu banyak ketika duduk. Jadi, perut Mama tidak tertekan karenanya.

3. Selipkan bantal kecil pada bagian punggung

3. Selipkan bantal kecil bagian punggung
Freepik

Keuntungan duduk di kursi dengan sandaran, Mama bisa menyelipkan bantal kecil antara punggung dan sandaran.

Tidak usah terlalu besar ukurannya, asalkan cukup menyangga sebagian punggung hingga pinggang ke bawah. Cara ini ampuh lho untuk mengurangi rasa pegal di pinggang akibat duduk terlalu lama.

Mama bisa mencoba tips ini saat duduk di kursi kantor yang biasa dipakai sehari-hari.

4. Pastikan telapak kaki menapak ke lantai

4. Pastikan telapak kaki menapak ke lantai
Freepik/Bearfotos

Hindari duduk dengan posisi kaki melayang, Ma. Biasakan duduk dengan kedua telapak kaki menjejak ke lantai dengan jarak antarkaki agak lebar.

Posisi ini akan membantu tubuh Mama terjaga keseimbangannya saat hendak bangun dari posisi duduk ke berdiri.

Jangan biasakan pula menumpu satu kaki di atas kaki lainnya. Posisi duduk dengan kaki demikian berisiko membuat peredaran darah terhambat, sehingga Mama mudah kesemutan, kram, hingga varises.

Sebagai alternatif, Mama bisa menambahkan kursi kecil di bawah meja kerja. Sesekali Mama bisa meluruskan kaki ke atas kursi kecil tersebut untuk mengurangi rasa pegal akibat duduk terlalu lama.

5. Bangkit berdiri secara perlahan

5. Bangkit berdiri secara perlahan
Freepik/tirachardz

Berhubung perut Mama kian membuncit, untuk bangkit berdiri dari posisi duduk tidak bisa asal-asalan. Kalau tidak hati-hati, Mama malah bisa terjatuh karena kurang menjaga keseimbangan.

Coba lakukan langkah berikut.

  • Gerakkan panggul Mama ke arah depan perlahan tanpa menggerakkan bahu.
  • Condongkan tubuh ke depan, usahakan punggung tetap lurus
  • Mulai berdiri perlahan tanpa membungkukkan punggung, sehingga Mama benar-benar berdiri dengan posisi punggung tegak.

Demikian tips duduk nyaman selama kehamilan trimester ketiga. Mama bisa coba praktikkan solusi Popmama tadi di rumah, tempat kerja, atau di perjalanan. Demi kenyamanan Mama dan bayi dalam kandungan, usahakan tidak berada dalam posisi sama selama lebih dari 30 menit.

Sering-seringlah berganti posisi jika situasi memungkinkan supaya tubuh tidak kaku.

Semoga Mama sehat selalu sampai waktu persalinan tiba ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.