Waspada Ma, Begini 5 Tips Mencegah Ambeien Setelah Melahirkan

Adakah cara alami yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya ambeien?

7 Juni 2019

Waspada Ma, Begini 5 Tips Mencegah Ambeien Setelah Melahirkan
Freepik/Yanalya

Memasuki trimester ketiga, kesehatan tubuh Mama perlu mendapatkan lebih banyak perhatian khusus. Ini supaya apapun yang terjadi tidak sampai berlanjut sampai setelah melahirkan.

Salah satunya adalah ambeien. Wasir atau ambeien adalah kondisi di mana terjadi peradangan pada pembuluh darah vena di sekitar anus. Kondisi ini menyebabkan nyeri saat buang air besar.

Pada kehamilan trimester ketiga, ambeien rentan terjadi salah satunya akibat pola makan yang tidak sehat dan dampak dari pembesaran ukuran rahim.

Membesarnya ukuran rahim membuat tekanan di dalam pembuluh darah sekitar anus meningkat, sehingga anus pun membengkak.

Kebiasaan suka menunda buang air besar juga bisa meningkatkan risiko ambeien karena tinja yang menjadi semakin kering dan padat. Kondisi ini kemudian bisa membuat Mama semakin sulit untuk bisa buang air besar.

Nah, supaya Mama terhindari dari ambeien saat hamil di trimester ketiga dan setelah melahirkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut informasinya seperti dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber:

1. Hindari kebiasaan duduk terlalu lama

1. Hindari kebiasaan duduk terlalu lama
Pexels/Josh Willink

Dilansir Web MD, salah satu penyebab terjadinya ambeien pada ibu hamil trimester ketiga adalah adanya tekanan pada pembuluh darah anus. Hal ini juga bisa disebabkan oleh kebiasaan duduk terlalu lama.

Oleh sebab itu, sebaiknya Mama untuk sementara waktu hindari dulu ya kebiasaan duduk terlalu lama untuk mengurangi tekanan berlebih di pembuluh darah anus.

Apabila aktivitas Mama mengharuskan untuk duduk dalam waktu lama, sesekali jangan lupa untuk bangun dan bergerak selama beberapa menit. Yang paling sederhana, cobalah untuk berjalan sesekali.

Mama juga bisa memilih untuk menyusui dan menonton televisi sambil berbaring. Jika bisa, berbaring sebaiknya dilakukan menyamping untuk menghindari tekanan pada anus.

Selain duduk, Mama juga sebaiknya menghindari berdiri terlalu lama, ya. Sebab aktivitas ini juga sama-sama menekan pembuluh darah di bagian bawah tubuh.

2. Perbanyak makanan tinggi serat

2. Perbanyak makanan tinggi serat
Pexels/Stokpic

Saat hamil, nafsu makan rasanya memang akan naik dan turun ya, Ma? Meskipun demikian, jangan lupa untuk tetap banyak mengonsumsi sumber serat seperti roti gandum, sereal, buah dan sayuran, ya.

Selain karena fluktuasi hormon, sembelit saat hamil yang bisa berujung pada ambeien juga kerap disebabkan oleh kurangnya konsumsi sumber serat.

Mencukupi kebutuhan serat juga membantu Mama kenyang lebih lama dan mencegah berat badan naik berlebih.

Nah, berat badan yang terkontrol pun menjadi salah satu komponen penting untuk mencegah ambeien karena semakin banyak berat badan bertambah, semakin banyak tekanan yang diberikan pada anus.

Editors' Picks

3. Jangan menunda keinginan buang air besar

3. Jangan menunda keinginan buang air besar
Freepik/Jcomp

Apabila Mama sudah merasakan ada keinginan untuk buang air besar, sesibuk apapun upayakan untuk tidak menundanya, ya. Jika Mama sudah di toilet pun, cobalah untuk lebih bersabar.

Sengaja menunda dan tidak sabar menunggu sampai proses ini tertunda terus-menerus dapat memberi tekanan pada area anus Mama. Selain itu, kebiasaan ini pun bisa menimbulkan sembelit, yang kemudian membuat tinja menjadi keras.

Nantinya saat Mama hendak buang air besar di kesempatan berikut prosesnya justru akan terasa semakin sulit dan menyakitkan. Terlebih jika terjadi setelah Mama melahirkan, adanya bekas luka jahitan juga akan membuat buang air besar menjadi sulit dan berujung pada ambeien.

Apabila Mama sampai mengalami sembelit, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apakah Mama perlu mengonsumsi obat pencahar atau tidak. Jika ya, pastikan Mama meminum obatnya sesuai dengan anjuran dokter dan tidak dilakukan sembarangan, ya.

Dikhawatirkan minum obat tanpa resep dokter bisa memengaruhi kehamilan atau komponen air susu ibu (ASI) jika Mama sudah melahirkan.

4. Cermat memilih suplemen vitamin

4. Cermat memilih suplemen vitamin
Pexels/Pixabay

Konsumsi suplemen vitamin dianggap sebagai hal yang biasa bagi ibu hamil. Tapi hati-hati ya, Ma. Belum tentu suplemen yang Mama konsumsi cocok untuk kondisi tubuh.

Akan jauh lebih baik jika Mama memilih suplemen yang berbasis makanan alias food-based prenatal vitamin.

Suplemen yang bersifat sintetis seperti zat besi, seringkali dapat menyebabkan sembelit dan berujung pada ambeien bagi sebagian ibu hamil.

Sebaliknya, suplemen yang berbasis makanan biasanya lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga lebih sedikit risikonya untuk menyebabkan sembelit atau ambeien.

5. Minum banyak air putih

5. Minum banyak air putih
Freepik/Rawpixel.com

Meski air putih mungkin kurang menggugah selera, tapi jangan malas minum air putih selama hamil di trimester ketiga. Dilansir Honor Health, mencukupi kebutuhan cairan tubuh akan membantu membuat tinja menjadi lebih lunak sehingga buang air besar pun akan terasa lebih mudah.

Apabila Mama tidak cukup minum air putih, tubuh akan menyerap kembali air melalui usus besar. Akibatnya, tinja pun akan menjadi kering dan sulit untuk didorong keluar.

Jadi, bukan sekadar untuk melepaskan dahaga, air putih juga dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan dan bahkan mengurangi risiko ambeien lho, Ma.

Nah, jangan lupa untuk melakukan tips-tips tersebut untuk mencegah ambeien setelah melahirkan. Jika ambeien sampai terjadi dan dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari, segera berobat ke dokter.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!