Tanpa Disadari, 7 Hal Ini Bisa Berikan Pengaruh Buruk Bagi Janin

Sebisa mungkin jauhi dulu penggunaan benda-benda ini ya, Ma

8 Desember 2018

Tanpa Disadari, 7 Hal Ini Bisa Berikan Pengaruh Buruk Bagi Janin
Freepik/Freepic.diller

Selain konsumsi makanan tertentu, saat hamil Mama juga perlu memerhatikan penggunaan benda-benda yang mungkin bisa berbahaya bagi janin.

Berbagai aktivitas tertentu juga sebaiknya dibatasi atau mungkin dihentikan demi menjaga kesehatan si Kecil dalam kandungan, Ma.

Jika Mama ragu tentang hal ini, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan, ya.

Jangan ragu juga untuk meminta bantuan pada Papa atau anggota keluarga lainnya. Dengan begitu, kesehatan tubuh Mama dan juga janin pun tetap menjadi prioritas.

Apa saja hal-hal yang faktanya bisa memberikan efek negatif bagi tumbuh kembang janin?

1. Pemakaian semprotan antiserangga

1. Pemakaian semprotan antiserangga
Freepik/Whatwolf

Musim hujan seringkali membuat serangga, khususnya nyamuk, terasa semakin banyak. Tentu saja hal ini kemudian memengaruhi kenyamanan Mama.

Sebagai cara praktis, semprotan antiserangga pun seringkali digunakan. Hati-hati ya, Ma. Saat menggunakan benda ini, Mama tetap perlu membatasinya.

Hindari menggunakannya dalam jarak dekat atau menghirup asapnya terlalu lama.

Menurut pakar, penggunaan semprotan antiserangga berlebihan bisa mengganggu kesehatan janin.

Untuk menghindari peningkatan jumlah nyamuk, cobalah meminta tolong pada orang lain untuk rutin membersihkan rumah dan pastikan tidak ada tempat penampungan air yang terbuka di sekitar rumah.

2. Membersihkan kandang kucing

2. Membersihkan kandang kucing
Pexels/Freestock.org

Apabila Mama memelihara kucing, pastikan bukan Mama yang membersihkan kandangnya, ya.

Kotoran kucing bisa jadi berbahaya jika terpapar pada ibu hamil. Kotoran ini dapat menjadi media pemicu toksoplasmosis. Ini kemudian dapat menyebabkan masalah pada kesehatan kehamilan.

Nah, untuk menghindari risiko paparan virus dari kotoran kucing tersebut, sebisa mungkin hindari rutinitas membersihkan kucing atau membersihkan kandangnya ya, Ma.

Editors' Picks

3. Mandi berendam air panas

3. Mandi berendam air panas
Pixabay/Pexels

Relaksasi adalah hal yang baik dilakukan saat Mama hamil, namun sebaiknya hindari mendapatkannya melalui kebiasaan berendam air panas.

Selain suhu panas dapat memengaruhi suhu tubuh Mama dan janin, berendam di kolam air panas umum juga dapat membuat Mama rentan mengalami infeksi. Misalnya pada kolam yang berada di hotel atau kolam renang umum.

Biasanya air di kolam umum tidak terlalu sering dialirkan, sehingga kuman pun rentan berkembang biak. Untuk mencegah terjadinya infeksi, hindari dulu kebiasaan mandi air panas saat hamil.

4. Depresi

4. Depresi
Pexels/Pixabay

Sebagian besar obat depresi tidak baik untuk dikonsumsi ibu hamil karena dapat memengaruhi janin. Oleh sebab itu, stres dan depresi pun perlu diatasi dengan cara lain.

Dokter biasanya akan menyarankan Mama untuk melakukan terapi kognitif seperti konseling selama kehamilan. Sebab pada dasarnya, depresi juga bisa berdampak pada si Kecil selama kehamilan.

Hindari sembarangan mengonsumsi obat ya, Ma. Penting untuk selalu berbicara dengan dokter dan mencari tahu rencana perawatan yang dapat guna memastikan kesehatan Mama dan janin.

Baca juga: Apa yang Janin Rasakan Saat Ibu Hamil Sedih dan Stres?

5. Penggunaan produk pembersih

5. Penggunaan produk pembersih
Freepik/Freepik

Saat hendak membersihkan rumah, amati dulu produk pembersih yang Mama gunakan. Beberapa bahan kimia yang dikandungnya mungkin bisa membahayakan janin.

Produk pembersih yang sebaiknya dihindari di antaranya cairan pembersih dapur, pembersih karpet serta aerosol.

Penggunaan bahan pembersih yang alami pun sebaiknya diprioritaskan untuk ibu hamil.

Jika memungkinkan, aktivitas rutin membersihkan rumah sebaiknya diserahkan dulu kepada orang lain ya, Ma. Selain membantu membatasi paparan dari cairan pembersih, ini juga membantu Mama istirahat dari rutinitas tersebut dan beristirahat.

6. Memakai sepatu hak tinggi

6. Memakai sepatu hak tinggi
Pexels/Stokpic

Ingin tampil istimewa saat momen tertentu? Sebaiknya tetap perhatikan kemampuan tubuh Mama juga, ya. Penggunaan sepatu hak tinggi tak cuma memengaruhi tubuh Mama, tapi juga janin, lho.

Efek negatif dari penggunaan sepatu berhak tinggi bisa cukup berbahaya, salah satunya pembengkakkan dan retensi air.

Selain itu, risiko jatuh juga sangat mungkin terjadi, terutama saat Mama sedang terburu-buru. Ini karena pusat keseimbangan Mama mengalami perubahan selama kehamilan.

Jatuh saat hamil tentu akan sangat membahayakan janin. Kondisi ini mungkin dapat berujung pada persalinan prematur atau masalah pada plasenta. Penggunaan sepatu berhak tinggi pun sebaiknya dibatasi dulu.

7. Bermain di taman hiburan

7. Bermain taman hiburan
Pexels/Scott Webb

Taman hiburan memang terlihat menyenangkan. Namun beberapa permainan yang terdapat di dalamnya bisa membahayakan kesehatan Mama.

Kebanyakan Mama berpikir bahwa risiko ini berdampak hanya pada tubuhnya sendiri, padahal juga dapat memengaruhi janin.

Nekat naik wahana roller coaster misalnya, bisa berdampak pada longgarnya ligamen otot punggung serta risiko abrupsi plasenta.

Kondisi ini bisa berdampak pada persalinan prematur. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari dulu nekat bermain di taman hiburan saat hamil ya, Ma.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.