7 Obat Rumahan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Jangan anggap enteng ampuhnya pengobatan dengan cara-cara alami, Ma

6 Juli 2019

7 Obat Rumahan Mengatasi Infeksi Saluran Kemih Ibu Hamil
Pixabay/Frolicsomepl

Infeksi saluran kemih atau sering disebut juga ISK terjadi ketika sistem saluran kemih Mama terinfeksi oleh bakteri. Infeksi ini bersifat umum, Ma.

Ini karena saat hamil tubuh Mama menjadi lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih. Salah satunya diakibatkan oleh adanya perubahan hormon.

Ketika rahim membesar seiring tumbuh kembangnya janin, hal ini turut menekan kandung kemih sehingga bakteri memiliki lebih banyak waktu untuk tumbuh sebelum akhirnya mati.

Selain dengan minum obat dari dokter apabila diresepkan, Mama juga bisa mengatasi dan meredakan infeksi saluran kemih dengan cara-cara alami. Berikut Popmama.com rangkum obat alami untuk mengatasi infeksi saluran kemih pada ibu hamil:

1. Asupan sumber probiotik

1. Asupan sumber probiotik
Unsplash/Irina Grigoras

Probiotik mendukung flora tubuh Mama yang digunakan sebagai sistem pertahanan bagi tubuh. Makanan berfermentasi seperti yoghurt pun bisa Mama konsumsi untuk membantu mengatasi infeksi salurah kemih saat hamil.

Yoghurt pun juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh Mama selama kehamilan. Mengonsumsi makanan berfermentasi dapat mengembalikan kandungan bakteri baik dalam tubuh tanpa mengganggu keseimbangan kerja organ.

2. Cranberry

2. Cranberry
Unsplash/Markus Spiske

Jus cranberry membantu mengurangi bakteri jahat penyebab infeksi saluran kemih yang bisa membahayakan kehamila. Cranberry juga dapat digunakan sebagai salah satu obat alami untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Selain itu, cranberry dan buah beri lainnya dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri jahat yang mungkin bisa menyebabkan infeksi.

3. Bawang putih

3. Bawang putih
Unsplash/Matthew Pilachowski

Bawang putih mentah yang baru dihancurkan memiliki sifat antimikroba. Mama pun bisa mengonsumsi bawang putih untuk mengatasi bakteri pemicu infeksi, termasuk di antaranya infeksi saluran kemih.

Editors' Picks

4. Jeruk dan mangga

4. Jeruk mangga
Unsplash/Nicolas J Leclercq

Tahukah Mama bahwa vitamin C juga dapat mengurangi kemungkinan pertumbuhan bakteri E. coli? Ini karena vitamin C meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat urine menjadi lebih asam.

Oleh sebab itu, saat terkena penyakit vitamin C pun baik dikonsumsi sehari-hari untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Termasuk di antaranya jika Mama terkena infeksi saluran kemih saat hamil.

Selain dari suplemen, vitamin C juga bisa Mama dapatkan dari sumber alami seperti jeruk, jambu biji, mangga dan stroberi.

5. Minyak cengkeh

5. Minyak cengkeh
Freepik/pinkomelet

Minyak cengkeh dikenal memiliki sifat antimikroba, antivirus dan antijamur. Selain itu, minyak cengkeh atau clove oil juga memiliki sifat anti-inflamasi. Namin demikian, ada kemungkinan terjadi beberapa reaksi negatif dari minyak cengkeh terhadap tubuh.

Oleh sebab itu, saat Mama hendak mengonsumsi minyak cengkeh, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dan menyesuaikannya dengan tubuh Mama.

6. Minyak atsiri

6. Minyak atsiri
Freepik

Minyak atsiri dapat digunakan sebagai obat alami untuk menyembuhkan infeksi bakteri. Sama seperti efek vitamin C, minyak atsiri juga mampu menghambat pertumbuhan E. coli. Bakteri ini sendiri diketahui sebagai salah satu jenis bakteri paling umum pemicu infeksi saluran kemih.

7. Air putih

7. Air putih
Unsplash/Ethan Sykes

Siapa bilang air putih tidak memiliki manfaat bagi kesehatan? Bahkan jika Mama terkena infeksi saluran kemih, air putih juga bisa dimanfaatkan untuk membantu meredakan kondisinya, lho.

Dilansir Parenting First Cry, minum banyak air putih sepanjang hari adalah salah satu cara terbaik untuk membersihkan sistem saluran kemih dari bakteri.

Nah, untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, Mama sebaiknya minum segelas air putih setiap kali selesai makan. Dengan begitu, bakteri bisa lebih mudah dikeluarkan dari tubuh dan membantu mengurangi kemungkinan infeksi.

Dengan banyak minum air putih, frekuensi buang air kecil Mama juga akan meningkat. Ini baik karena membantu membuat bakteri tidak tumbuh di dalam kandung kemih. Hindari kebiasaan menahan buang air kecil ya, Ma.

Kebiasaan tersebut jika dilakukan dalam waktu lama dan terus-menerus dapat membuat bakteri berkembang biak di saluran kemih, yang kemudian menyebabkan infeksi.

Selama Mama minum banyak cairan dan sering buang air kecil, jangan lupa menjaga area organ intim tetap kering. Basuh dengan air dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya. Jangan lupa juga untuk mengeringkannya terlebih dahulu sebelum menggunakan celana dalam, ini supaya tidak lembap dan menjadi tempat berkembang biak bakteri.

Apabila infeksi saluran kemih kian berlanjut dan semakin parah, jangan tunda untuk segera cek ke dokter supaya tidak membahayakan kehamilan ya, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;