Perkembangan Janin 8 Bulan, Semakin Kuat Jelang Persalinan

Janin sudah mulai tumbuh besar dan bersiap untuk mendekati waktu kelahiran

21 April 2019

Perkembangan Janin 8 Bulan, Semakin Kuat Jelang Persalinan
Freepik/Yanalya

Memasuki usia kehamilan 8 bulan, perut Mama saat ini pasti sudah tampak semakin besar, ya. Ini karena si Kecil pun sedang semakin pesat bertumbuh dan berkembang di dalam kandungan.

Sedikit lagi waktunya persalinan akan tiba, jadi di usia kehamilan 8 bulan ini Mama dan janin pun tentu sedang sama-sama mempersiapkan diri menghadapi momen tersebut.

Selan itu, di waktu ini biasanya si Kecil juga sudah semakin aktif menendang dan bergerak, sementara ruang geraknya di dalam sudah semakin sempit. Efeknya, Mama pun kerap merasa sesak napas dan sulit beraktivitas.

Tak perlu khawatir, Ma. Ini adalah hal yang wajar, kok. Untuk membantu menenangkan si Kecil dalam kandungan, Mama bisa mengajaknya bicara atau mengusap-usap perut Mama.

Bagaimana ya perkembangan si Kecil pada usia kehamilan 8 bulan ini? Berikut Popmama.com rangkum informasinya untuk Mama:

1. Tumbuh kembang janin

1. Tumbuh kembang janin
Freepik/Pressfoto

Memasuki usia kehamilan 8 bulan, berbagai perubahan pun mulai dirasakan oleh janin. Mulai dari posisi hingga gerakan-gerakan baru yang mulai bisa ia lakukan. Apabila dalam hasil pemeriksaan ditemukan posisi janin masih sungsang, periode waktu ini biasanya bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan posisi janin seperti seharusnya.

Beberapa tanda tumbuh kembang janin di usia kehamilan 8 bulan lainnya yakni:

  • Koneksi saraf di otak janin sudah terjadi sangat cepat dan ia sudah mulai bisa memproses suara atau cahaya dari luar rahim
  • Ukuran janin rata-rata panjangnya sudah 43 cm dan memiliki berat badan antara 1,8 hingga 2 kg
  • Pupil matanya mulai aktif mengecil saat menerima cahaya silau dan membesar saat gelap
  • Testis pada janin laki-laki dan vulva pada janin perempuan sudah terbentuk lebih sempurna
  • Organ-organ internal di dalam tubuh janin sudah mulai terbentuk dan berfungsi dengan baik. Kuku jari tangan dan kakinya bahkan sudah tumbuh lengkap
  • Warna kulit semakin merah karena semakin banyak lemak yang terbentuk di bawah lapisan kulitnya

2. Pemeriksaan USG pada kehamilan 8 bulan

2. Pemeriksaan USG kehamilan 8 bulan
Freepik

Saat Mama melakukan pemeriksaan ultrasound alias USG pada kehamilan 8 bulan, biasanya janin sudah terlihat cukup besar. Berbagai ekspresi dan gerakan lucu pun sudah mulai bisa ia lakukan.

Sebagian besar pertumbuhan dan perkembangan janin di waktu ini terlihat pada ukuran tubuhnya yang tampak semakin besar. Lapisan lemak dalam kulitnya juga sudah semakin bertambah.

Fungsi dari lapisan lemak ini adalah untuk melindungi organ-organ di dalam tubuhnya. Selain itu, jaringan lemak juga dibutuhkan janin untuk membuatnya tetap hangat saat dilahirkan.

Seperti diketahui, suhu di dalam rahim hangat, Ma. Sementara itu, suhu di lingkungan luar rahim cenderung akan ia rasakan dingin.

Jika diamati lebih cermat, meski tubuhnya tampak sudah semakin besar di waktu ini namun sebenarnya janin masih belajar bernapas. Ini karena paru-parunya masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk tumbuh sempurna.

Editors' Picks

3. Perubahan pada tubuh Mama

3. Perubahan tubuh Mama
Freepik/Yanalya

Tumbuh kembang janin yang sudah semakin pesat di dalam rahim tentunya akan membuat terjadi perubahan juga pada tubuh Mama. Dari luar, tampak terlihat perut Mama akan semakin buncit, namun selain itu ada lagi beberapa hal yang juga akan Mama rasakan. Berikut rangkumannya:

  • Inkontinensia urine

Kondisi ini terjadi ketika kemampuan Mama untuk berkemih sudah semakin sulit ditahan. Saat Mama sedang menahan berkemih, terasa seperti ada sedikit urine yang bocor. Biasanya kondisi ini terjadi saat Mama batuk, bersin atau tertawa

  • Sesak napas

Pertumbuhan janin yang semakin besar bisa membuat ruang geraknya di dalam menjadi semakin sedikit. Namun gerakannya justru akan semakin aktif, sehingga Mama akan mudah merasa sesak napas, terutama di malam hari

  • Bengkak pada kaki

Adanya retensi air di usia kehamilan 8 bulan kerap membuat terjadi pembengkakan ekstremitas, terutama di area bawah seperti kaki

  • Mulai terjadi kontraksi palsu

Hati-hati, Ma. Usia kehamilan 8 bulan biasanya mulai sering terjadi kontraksi palsu alias kontraksi Braxton-Hicks. Kontraksi ini sangat mirip seperti kontraksi persalinan

  • Produksi ASI mulai terbentuk

Kolostrum sudah mulai diproduksi pada periode waktu ini. Bahkan sedikit dari kolostrum dalam ASI pun kadang-kadang bisa keluar pada kondisi waktu tertentu

Baca juga:

4. Masalah yang rentan dialami pada kehamilan

4. Masalah rentan dialami kehamilan
Pixabay/Parentingupstream

Setiap tumbuh kembang janin per trimester seringkali disertai dengan beberapa tantangan tersendiri. Termasuk pada trimester ketiga, khususnya di usia kehamilan 8 bulan, Ma.

Ada beberapa masalah yang rentan dialami juga di periode waktu ini, oleh sebab itu Mama tetap harus ekstra berhati-hati, ya:

  • Preeklampsia

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi pada ibu hamil. Kondisi ini disebut sebagai hipertensi gestasional dan dapat terjadi karena stres atau kondisi kesehatan lainnya. Apabila hipertensi ini terjadi bersamaan dengan protein tinggi dalam urine, maka bisa disebut sebagai preeklampsia. Preeklampsia yang tidak terdeteksi atau tidak diobati bisa sangat berbahaya bagi janin karena menurunkan aliran darah ke bayi. Kekhawatiran ini harus diatasi sedini mungkin

  • Kelahiran prematur

Persalinan prematur adalah salah satu maslaah yang bisa dialami di usia kehamilan 8 bulan karena janin kerap mencari posisi persalinan di waktu ini. Selain itu, masalah kesehatan lain seperti preeklampsia dan kelainan plasenta juga dapat membuat kelahiran prematur terjadi

5. Hal-hal yang harus dihindari selama kehamilan 8 bulan

5. Hal-hal harus dihindari selama kehamilan 8 bulan
Pexels/Rawpixel.com

Semakin dekat dengan waktunya persalinan, Mama perlu lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan kehamilan di waktu ini. Beberapa aktivitas atau makanan tertentu misalnya, dikhawatirkan bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan janin.

Salah satunya sepertu makanan olahan atau junk food. Hindari berlebihan mengonsumsi makanan jenin ini karena bisa membuat Mama rentan mengalami gangguan pencernaan.

Selain itu, hindari kebiasaan minum suplemen multivitamin secara tidak teratur, Ma. Jika Mama diresepkan suplemen oleh dokter, minumlah secara teratur dan jika perlu buat jadwal supaya Mama tidak lupa.

Apabila Mama terbiasa melakukan olahraga, di waktu ini sebaiknya hindari dulu gerakan olahraga yang ekstrem dan tidak didampingi oleh pelatih profesional. Mama rentan terjatuh dan tentunya ini berbahaya bagi janin.

Tetap jalani pola hidup sehat sampai nanti waktunya persalinan tiba ya, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!