5 Hal yang Sering Ditanyakan Tentang Hubungan Seks saat Hamil Tua

Kenapa istri suka menolak berhubungan badan saat hamil?

24 Februari 2019

5 Hal Sering Ditanyakan Tentang Hubungan Seks saat Hamil Tua
boldsky.com

Hubungan seks saat hamil kadang bisa berjalan dengan baik. Namun tidak semua ibu hamil menghendaki rutinitas seks setelah memasuki kehamilan trimester ketiga. 

Berhubungan seks saat kehamilan kadang dapat menyebabkan kontraksi, terutama pada trimester ketiga, dan hal ini adalah normal. Jika kontraksi ini terasa tidak nyaman, cobalah untuk relaksasi atau hanya berbaring sampai kontraksi hilang.

Apakah berhubungan seks saat hamil tua itu aman?

Berhubungan seks saat hamil tua sangat aman. Cukup mengatur posisi seks agar tidak menyakitkan bagi ibu hamil saja. Jika merasa kelelahan, ibu hamil visa istirahat terlebih dulu dan melakukan relaksasi agar tidak merasakan kontraksi.

Beberapa perempuan mungkin mau melakukan hubungan seks selama hamil, tetapi beberapa lagi tidak. Normal bila gairah seks perempuan berubah selama kehamilan.

1. Apakah boleh berhubungan seks saat hamil tua?

1. Apakah boleh berhubungan seks saat hamil tua
Freepik

Penting untuk menjaga kehidupan seks Anda selama kehamilan. Kepuasan seks selama kehamilan merupakan suatu hal yang baik untuk menjaga hubungan kamu dengan suami.

Kebanyakan perempuan merasa tubuhnya semakin seksi saat hamil. Manfaatkan momen ini untuk merasakan fantasi berbeda saat melakukan hubungan seks.

Berhubungan seks selama kehamilan bisa memberi manfaat bagi kesehatan ibu hamil. Termasuk diantaranya adalah sebagai berikut: 

  • Membuat perasaan tenang,
  • menimbulkan rasa cinta,
  • mencegah keguguran,
  • mencegah bayi lahir prematur.

2. Kapan sebaiknya melakukan hubungan seks?

2. Kapan sebaik melakukan hubungan seks
psychologies.co.uk

Perubahan hormon, kelelahan, mual dan sering muntah serta nyeri payudara di awal kehamilan dapat menurunkan hasrat seksual ibu hamil. 

Namun seiring bertambahnya usia kehamilan kadang semua jadi membaik dan normal kembali. 

Berhubungan seks selama kehamilan dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak sampai menyakiti dan selama melakukannya kamu dan pasangan tetap merasa nyaman.

Meski begitu, ibu hamil harus memerhatikan agar frekuenai bercinta jangan sampai terlalu sering!

Seks yang sering itu jika dilakukan lebih dari tiga kali seminggu, maka ini dapat memicu infeksi saluran kencing (ISK). 

Jika ISK tidak diobati dapat menyebabkan masalah dalam kehamilan. 

Mencuci vagina sebelum dan setelah berhubungan seks, serta mengosongkan kandung kemih setelah berhubungan seks dapat membantu kamu mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi saluran kencing.

Baca juga: Ingin Berhubungan Intim Saat Hamil? Begini Cara yang Aman

Editors' Picks

3. Posisi seks yang baik bagi ibu hamil

3. Posisi seks baik bagi ibu hamil
Freepik

Posisi spooning, berbaring bersampingan lalu istri dan suami sama-sama mengahap ke kiri dan suami ada di bepakang istri merupakan posisi seks yang nyaman bagi ibu hamil terlebih setelah memasukin kehamilan trimester ketiga.

Jika penis suami dirasa tidak cukup panjang untuk melakukan posisi seks spooning, maka sesekali ibu hamil bisa berada di atas. Dengan begitu istri yang sedang hamil bisa mengatur kedalamannya dan tetap merasa nyaman.

Sebagai saran, di posisi seks yang mendominasi sebaiknya ibu hamil tetap lakukan dengan tenang. Gerakan panggul secara perlahan ke depan dan ke belakan bukan ke atas dan ke bawah yang memungkinkan melakukan lompatan secara cepat.

Komunikasi dengan penuh keterbukaan adalah kunci untuk mempertahankan atau meningkatkan kepuasan seksual selama kehamilan.

4. Posisi seks yang tidak dianjurkan bagi ibu hamil

4. Posisi seks tidak dianjurkan bagi ibu hamil
Freepik/Jcomp

Seks dengan posisi suami di atas dapat membuat kamu merasa tidak nyaman, posisi misionaris ini memang cukup memaksakan bagi ibu hamil tua. 

Bukan hanya karena perut ibu hamil yang makin membesar, tetapi juga karena payudara yang menjadi lembut dan sangat sensitif. Selain itu, kehamilan yang makin membesar juga dapat membuat tidak nyaman jika pasangan kamu melakukan penetrasi terlalu dalam.

Hindari posisi seks ini jika dirasa sudah tidak nyaman selama masa kehamilan.

5. Alasan ibu hamil tidak ingin berhubungan seks

5. Alasan ibu hamil tidak ingin berhubungan seks
cdn.medimetry.com

Sebagian ibu hamil mungkin tidak berminat melakukan hubungan seks. Gairah seperti terasa menghilang.

Beberapa perempuan juga merasa klitoris mereka sedikit kurang sensitif selama kehamilan sehingga sulit untuk mencapai orgasme. 

Sampaikan pada suami untuk tidak melakukan penetrasi mendalam saat berhubungan intim karena mungkin kamu merasa hal ini menyakitkan selama kehamilan.

Rasa sakit yang ditanggung selama kamu hamil membuat kamu kurang bergairah untuk bercinta selama kehamilan.

Peningkatan aliran darah ke daerah panggul selama kehamilan dapat menyebabkan alat kelamin kamu membesar, sehingga beberapa ibu hamil merasa tidak nyaman setelah berhubungan seks.

Itulah beberapa alasan yang membuat ibu hamil enggan bergubungan seks.

Jadi jangan salah sangka, ternyata beban ibu hamil bukan pada kesehatan janinnya saja melainkan ia juga harus memikirkan hubungan seks dengan pasangan selama kehamilan agar tetap berjalan dengan baik dan menyenangkan.