11 Keluhan Ibu Hamil yang Paling Sering Terjadi

Ada beberapa keluhan yang akan Mama rasakan selama kehamilan

25 Maret 2020

11 Keluhan Ibu Hamil Paling Sering Terjadi
Freepik/Dragana_Gordic

Kehamilan merupakan kabar yang membahagiakan. Namun ditengah kebahagiaan yang menghampiri Mama, berbagai macam keluhan kehamilan yang menimbulkan ketidaknyamanan terkadang harus Mama rasakan. 

Keluhan yang bisa Mama alami selama kehamilan terbilang beragam. Dilansir dari American Pregnancy, Baby Center, dan beberapa sumber lainnya, berikut beberapa keluhan yang mungkin Mama alami:

1. Morning sickness

1. Morning sickness
Freepik/Petzshadow

Morning sickness merupakan salah satu keluhan kehamilan yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya rasa mual yang disertai dengan muntah atau tanpa muntah. Morning sickness juga umum terjadi pada pagi hari Ma. Namun tidak menutup kemungkinan muncul pada siang, sore ataupun malam hari. 

Morning sickness terjadi karena adanya perubahan hormon selama kehamilan. Meningkatnya kadar hormon estrogen dan hCG pada perempuan hamil dapat memicu terjadinya morning sickness selama kehamilan. 

2.  Sakit kepala

2.  Sakit kepala
Freepik

Beberapa perempuan hamil mengeluhkan sakit kepala saat hamil. Mama yang mengalaminya harus tahu bahwa keluhan sakit kepala saat hamil umum terjadi dan biasanya disebabkan karena perubahan hormon. Sakit kepala saat hamil biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan dan umumnya akan mereda seiring bertambahnya usia kehamilan. 

Mama yang mengalami sakit kepala saat hamil disarankan untuk merubah pola hidup agar sakit kepala yang diderita dapat teratasi. Caranya mudah, yaitu konsumsi makanan sehat dan pastikan Mama mendapati istirahat yang cukup.

3. Keputihan

3. Keputihan
Freepik/natalliaboroda

Keluhan kehamilan berikutnya yang umum terjadi adalah keluarnya cairan vagina atau keputihan. Keputihan saat hamil dianggap normal jika cairan keputihan yang keluar berwarna jernih dan putih.

Keputihan normal saat hamil terjadi akibat adanya perubahan hormon dan bertambahnya aliran darah ke vagina sehingga cairan vagina pun mengalami peningkatan.

4. Sering buang air kecil

4. Sering buang air kecil
sickchirpse.com

Pada awal kehamilan dan pada trimester akhir kehamilan, frekuensi buang air kecil Mama dapat meningkat. Mama akan lebih sering buang air kecil dibanding biasanya.

Nah, peningkatan frekuensi buang air kecil saat hamil disebabkan karena perubahan hormon. Juga karena pengaruh perkembangan janin dalam kandungan yang menyebabkan kandung kemih menjadi tertekan.

Editors' Picks

5. Sembelit

5. Sembelit
momjunction.com

Keluhan berikutnya yang umum dialami Mama saat hamil adalah sembelit. Sembelit saat hamil umumnya disebabkan karena perubahan hormon, namun bisa pula disebabkan karena pola makan yang buruk dimana Mama jarang mengonsumsi makanan berserat.

Sembelit saat hamil harus bisa diatasi dengan baik. Sebab jika tidak tertangani, sembelit bisa mengemban menjadi wasir atau ambeien.

6. Kram kaki 

6. Kram kaki 
baby-chick.com

Pada trimester kedua kehamilan, keluhan berupa kram kaki bisa saja Mama alami. Umumnya kram muncul pada malam hari dan kram kaki selama kehamilan disebabkan karena bobot Mama yang bertambah sehingga otot menjadi lebih tegang.

Nah, untuk meminimalisir terjadinya kram saat hamil, Mama disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium. Atau lakukan senam hamil untuk melancarkan sirkulasi darah dan melenturkan otot kaki. 

7. Sakit punggung

7. Sakit punggung
Freepik/Yanalya

Keluhan berikutnya yang umum terjadi adalah sakit punggung. Sakit punggung saat hamil biasanya dirasakan saat Mama membungkukkan badan ke depan, bangun dari tempat tidur, berdiri dari posisi duduk, hingga membungkukkan badan ke depan.

Sakit punggung saat hamil bisa disebabkan karena berbagai macam hal, selain perubahan hormon, pertambahan berat badan, janin yang terus berkembang, dan perubahan postur tubuh juga bisa menyebabkan sakit punggung.

8. Munculnya stretch mark

8. Muncul stretch mark
Freepik/Yanalya

Keluhan berupa munculnya stretch mark pada bagian tubuh tertentu kerap membuat para Mama merasa khawatir dan kurang percaya diri. Keluhan ini sebenarnya umum terjadi Ma karena saat kehamilan membesar, kulit Mama akan mengalami peregangan sehingga munculnya guratan stretch mark bisa saja terjadi.

Nah untuk mengurangi risiko munculnya stretch mark semasa hamil, Mama disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan memperbanyak konsumsi air agar kesehatan kulit tetap terjaga dan terhidrasi dengan baik. Juga pastikan untuk selalu menggunakan losion karena losin memiliki peran dalam menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit.

9. Nyeri ulu hati

9. Nyeri ulu hati
doktorz.org

Keluhan berikutnya yang umum terjadi adalah nyeri ulu hati. Nyeri ulu hati umumnya terjadi saat kehamilan Mama menginjak usia 4 bulan.

Nyeri ulu hati yang terjadi selama kehamilan biasanya disebabkan karena perubahan hormon pada tubuh yang menyebabkan peningkatan produksi asam lambung. Efeknya, asam lambung menjadi lebih mudah naik ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati muncul.

10. Mudah lelah

10. Mudah lelah
mumsgrapevine.com.au

Bukannya malas, perempuan hamil memang cenderung lebih mudah lelah. Mama dapat menjadi mudah lelah saat hamil karena peningkatan kadar hormon progesteron memicu rasa kantuk muncul.

Selain itu, morning sickness yang Mama derita juga membuat tenaga Mama terkurang sehingga membuat Mama merasa lelah dan kurang bergairah untuk melakukan aktivitas.

Nah, agar lelah yang Mama derita teratasi dengan baik, pastikan waktu istirahat tercukupi dengan baik. Atau manfaatkan waktu luang yang dimiliki untuk beristirahat dibanding melakukan aktivitas yang tidak penting.

11. Kaki bengkak

11. Kaki bengkak
momtricks.com

Selain kram kaki, keluhan kaki bengkak juga umum terjadi saat hamil Ma. Pembengkakan pada kaki yang menimbulkan ketidaknyamanan untuk melakukan aktivitas ini biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormon.

Namun bisa juga dipengaruhi oleh peredaran darah yang sedikit terhambat karena perkembangan janin dalam kandungan. Atau bisa pula disebabkan karena pola makan yang buruk seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung garam ataupun minuman berkafein.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.