Berbahayakah Bila Ibu Hamil Sering Membungkuk??

Mama kerap membungkuk ketika mengambil sesuatu yang terjatuh di lantai atau membersihkah kolong meja

21 November 2020

Berbahayakah Bila Ibu Hamil Sering Membungkuk
www.babycentre.co.uk

Saat hamil, Mama akan mengalami perubahan mulai dari perubahan hormon hingga bentuk tubuh. Tentu saja perubahan tersebut membuat Mama perlu berhati-hati saat beraktivitas demi keselamatan janin dalam kandungan. 

Perubahan bentuk tubuh yang paling terlihat saat hamil adalah perut yang kian membuncit dari hari ke hari. Kondisi tersebut memang tidak akan menghalangi aktivitas mama. Namun, Mama tak bisa sembarang duduk atau berdiri. Dengan kondisi perut yang semakin membesar, Mama juga sebaiknya tidak tidur tengkurap. 

Lalu, bolehkah membungkuk saat hamil? Pasalnya, Mama kerap membungkuk ketika mengambil sesuatu yang terjatuh di lantai atau membersihkah kolong meja. Apakah membungkuk membahayakan bagi janin dalam kandungan? Berikut ini penjelasan dari Popmama.com yang dirangkum dari beberapa sumber. 

Editors' Picks

Boleh Membungkuk, Asalkan . . .

Boleh Membungkuk, Asalkan . . .
Freepik/Freepic.diller

Dilansir dari Parenting First Cry, membungkuk tidak membahayakan kesehatan mama maupun janin selama kehamilan tetap sehat, tanpa komplikasi apapun. Saat Mama membungkuk, posisi janin tetap aman karena terlindung oleh cairan ketuban dan otot perut yang mengelilinginya. 

Meskipun begitu, membungkuk mungkin membuat Mama merasa tak nyaman karena harus menopang perut yang semakin membuncit. Membungkuk juga sulit dilakukan bagi Mama yang sudah memasuki trimester ketiga kehamilan. Mama mudah takut dan tegang ketika harus membungkuk karena khawatir dengan keselamatan janin. 

Membungkuk Bisa Membahayakan Janin

Membungkuk Bisa Membahayakan Janin
Romper.com

Walaupun terbilang aman, membungkuk juga bisa membahayakan janin dan keselamatan mama apabila dilakukan dalam waktu lama. Pasalnya, saat membungkuk, posisi punggung tidak terjaga lurus.

Mama harus menopang berat badan pada sumsum tulang belakang. Tentu ini bisa membahayakan keselamatan mama dan janin dalam kandungan, terutama ketika Mama mulai kehilangan keseimbangan. Membungkuk lebih dari 20 kali dalam sehari juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Bahaya Membungkuk bagi Mama

Bahaya Membungkuk bagi Mama
agoramedia.com

Mama yang sering membungkuk bisa lebih cepat merasa pusing karena terjadi peningkatan aliran darah ke kepala. Efek pusing umumnya dirasakan Mama yang masuk trimester ketiga kehamilan. 

Risiko membungkuk lainnya adalah menyebabkan nyeri punggung. Kondisi ini disebabkan otot perut melemah dan memberikan tekanan ekstra pada otot punggung. Akibatnya Mama merasakan nyeri pada bagian punggung bagian bawah. 

Penelitian kesehatan lainnya menyebutkan membungkuk bisa membuat asam lambung naik karena adanya tekanan ekstra pada perut. Kondisi ini umumnya terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. 

Oleh karena itu, Mama sebaiknya lebih fokus menjaga kesehatan selama kehamilan. Ketika Mama harus benar-benar membungkuk untuk mengambil sesuatu, cobalah menekuk lutut atau berlutut dibanding menekuk pinggang. Posisi berlutut bisa membantu mengurangi tekanan pada punggung dan perut. 

Itulah informasi mengenai keamanan membungkuk saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.