Duh, Kebas dan Kesemutan saat Hamil Tua, Apa sih Penyebabnya?

Gangguan ini pasti bikin Mama merasa tidak nyaman, ini lho Ma penyebabnya!

2 November 2020

Duh, Kebas Kesemutan saat Hamil Tua, Apa sih Penyebabnya
Pixabay/Greyerbaby

Kehamilan membawa sukacita bagi para mama yang telah menanti-nantikan kedatangan momongan. Tetapi, tak bisa dipungkiri, kehamilan juga cukup melelahkan bagi sebagian mama. Terkadang muncul gejala-gejala penyakit yang tidak terduga, terutama di trimester akhir kehamilan. Kebas dan kesemutan, misalnya.

Sebagian ibu hamil akan mengalami rasa seperti tertusuk-tusuk jarum atau pun mati rasa di tangan, kaki, punggung dan bokong saat menjelang akhir kehamilan. Sebetulnya, apa sih penyebab kebas dan kesemutan saat hamil tua?

Berikut Popmama.com punya penjelasan mengenai kondisi yang Mama alami ini, dilansir dari verywellfamily.com:

Penyebab Umum Kebas dan Kesemutan saat Hamil

Penyebab Umum Kebas Kesemutan saat Hamil
parents.com

Fluktuasi hormon dan perubahan yang dialami tubuh merupakan penyebab utama sensasi kebas dan kesemutan yang dialami ibu hamil.

Dalam masa kehamilan, tubuh mama memproduksi lebih banyak hormon relaxin. Hormon ini meregangkan ligamen selama kehamilan dan persalinan. Tetapi, produksi relaxin yang berlebih juga berdampak pada postur dan pusat gravitasi tubuh yang bergeser.

Sebagai akibatnya, saraf mama bisa saja terjepit, menyebabkan rasa sakit saat bergerak, dan kesemutan pada kaki, paha, punggung, dan bokong.

Penyebab lainnya adalah janin yang bertambah besar. Ketika janin bertumbuh lebih berat dan semakin memenuhi rongga rahim, ini menyebabkan ketegangan pada otot, ligamen, dan saraf. Akibatnya, muncullah sensasi mati rasa dan kesemutan.

Mulai trimester kedua kehamilan, biasanya ibu hamil mengalami pembengkakan di tangan dan kaki. Ini terjadi karena retensi air. Pembengkakan ini berkontribusi pada rasa kebas dan kesemutan, juga memberi tekanan pada saraf di pergelangan tangan, punggung, kaki, paha, dan bokong Mama.

Selain masalah-masalah di atas, masih ada beberapa penyebab kebas dan kesemutan saat hamil, di antaranya:

Editors' Picks

1. Carpal tunnel syndrome

1. Carpal tunnel syndrome
Freepik/vgstockstudio

Sebagian ibu hamil yang mengalami kebas dan kesemutan di tangan atau jari tangan saat kehamilan, mungkin sedang menderita carpal tunnel syndrome. Ini diakibatkan oleh kelebihan cairan yang memberi tekanan pada saraf median di pergelangan tangan. Fluktuasi hormon dan meningkatnya berat badan juga bisa menjadi faktor penyebabnya.

Gejala carpal tunnel syndrome meliputi:

  • Mati rasa di jari-jari tangan, terutama ibu jari, telunjuk, dan jari tengah,
  • rasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum di jari tangan dan pergelangan tangan,
  • kesulitan menggenggam,
  • sensasi terbakar di tangan, pergelangan tangan, dan lengan,
  • pembengkakan di tangan dan jari,
  • rasa nyeri terkadang menjalar di bahu, leher, dan lengan. 

2. Sciatica

2. Sciatica
Freepik/yanalya

Penyebab paling umum dari kesemutan dan kebas di punggung, kaki, dan bokong selama kehamilan adalah sciatica atau linu panggul. Kondisi ini disebabkan karena saraf sciatica yang terjepit.

Sciaticaberkembang pada trimester ketiga kehamilan. Walau biasanya sciatica hanya menimbulkan rasa sakit yang ringan, tetapi bagi sebagian ibu hamil rasanya begitu mengganggu dan membuat tidak nyaman.

Gejala sciatica, antara lain:

  • Nyeri, terbakar, dan sakit,
  • sensasi kesemutan, mati rasa, dan kelemahan otot pada satu sisi tubuh, tetapi terkadang memengaruhi kedua sisi,
  • gejala yang muncul di punggung bagian bawah, pinggul, bokong, dan turun ke kaki.
     

3. Meralgia paresthetica

3. Meralgia paresthetica
momjunction.com

Selain sciaticayang paling sering menyebabkan mati rasa dan kesemutan pada punggung, kaki, dan bokong, Mama juga bisa mengalami suatu kondisi yang disebut meralgia paresthetica. Meralgia parestheticamuncul akibat tekanan pada saraf lateral femoral cutaneous nerve (LFCN). Saraf ini terletak pada di bagian depan dan samping paha.

Gejala meralgia paraesthetica, antara lain:

  • Nyeri dan pegal di paha yang bisa menjalar ke lutut bagian luar,
  • sensasi mati rasa dan terbakar,
  • sensasi seperti perasaan "menusuk" di daerah paha,
  • gejala yang biasanya terbatas pada satu kaki (kadang-kadang area bokong juga terkena).

Kapan saatnya berkonsultasi ke dokter?

Kapan saat berkonsultasi ke dokter
Unsplash/Anna Pritchard

Dalam kebanyakan kasus, kebas dan kesemutan saat hamil disebabkan oleh penambahan berat badan, retensi cairan, dan hormon. Dalam beberapa kasus, saraf terjepit mungkin terlibat — seperti dalam kasus sindrom carpal tunnel, sciatica, atau meralgia paresthetica.

Dalam kasus-kasus ini, dokter akan merekomendasi perawatan di rumah dan terapi fisik. Obat penghilang rasa sakit mungkin akan diresepkan sesuai dengan dosis dan aturan konsumsinya diawasi oleh dokter.

Sebagian besar kasus kebas dan kesemutan pada kehamilan adalah normal dan umum. Namun, gejala apapun yang sedang Mama alami harus Mama konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Jika Mama mengalami gejala lain bersamaan dengan kebas dan kesemutan, seperti perdarahan vagina, sakit perut parah, kontraksi, sakit kepala parah, penglihatan kabur, atau pembengkakan parah, segera hubungi dokter atau bawa ke IGD terdekat.

Semoga informasi ini memberikan wawasan mengenai masalah kebas dan kesemutan saat hamil ya, Ma.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.