TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hadist Anjuran Puasa Rajab, Keutamaan Beserta Jadwalnya, Catat ya!

Bulan Rajab adalah bulan mulia dalam Islam dan umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa

Freepik/sumetha

Tak terasa sudah memasuki bulan Rajab, tepatnya jatuh pada Senin, 23 Januari 2023. Itu artinya jika dihitung menurut pandangan Islam, dua bulan lagi umat muslim akan tiba pada bulan Ramadan.

Pada bulan tersebut seluruh kaum muslim akan menjalankan ibadah puasa dan tarawih di malam hari. Dalam kalender Masehi, Ramadan diperkirakan sekitar tanggal 22-23 Maret 2023.

Bulan Rajab termasuk salat satu bulan suci dalam ajaran agama Islam. Banyak amalan yang bisa Mama dan keluarga lakukan untuk memperoleh pahala dari Allah SWT. Beberapa perbuatan baik yang bisa dilakukan selama bulan Rajab, seperti berzakat, memperbanyak istigfar dan selawat, serta melaksanakan puasa.

Allah SWT berjanji akan melipatgandakan setiap amalan yang dikerjakan di bulan mulia ini. Begitu pun sebaliknya, yakni mengalikan dua setiap perbuatan maksiat. Mama dan Papa perlu mengetahui niat, jadwal hingga keutamaan melaksanakan puasa Rajab.

Popmama.com sampaikan informasi terkait hadis puasa Rajab supaya para orangtua semakin yakin untuk menjalankan ibadah. Syukur-syukur bisa mengajak si Kecil puasa bersama. Jadi buka puasa makin ramai dan seru deh!

Hadis Shahih Mengenai Pelaksanaan Puasa Rajab

Freepik

Hadis menjadi salah satu tuntunan beribadah bagi seluruh umat muslim. Hadis menempati posisi kedua sebagai sumber hukum setelah Al-Qur’an. Kedudukan hadis sebagai rujukan karena berisi ucapan, perbuatan, hingga pengakuan yang berasal dari Nabi Muhammad SAW. Dimana beliau merupakan suri teladan bagi kaumnya untuk bertindak dan berperilaku.

Pelaksanaan puasa Rajab ini hukumnya sunah. Anjuran pelaksanaan puasa Rajab ini terdapat dalam hadis beberapa hadis, antara lain:

Hadis Riwayat Abu Dawud

   صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ  

Artinya:

“Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah!” (HR Abu Dawud dan yang lainnya)

Sabda Rasulullah SAW yang dikutip Imam Fakhruddin al-Razi

   مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا  

Artinya:

“Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.” (Kitab Mafâtîh al-Ghaib, Juz 16, hal.54).

Hadis dari Utsman bin Hakim al-Anshari radhiyallahu anhu

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa hingga kami menyangka beliau tidak berbuka; dan beliau berbuka hingga kami menyangka beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan. Dan aku juga tidak pernah melihat satu bulan yang beliau banyak berpuasa padanya kecuali Sya’ban.”

(Shahih Muslim, 6/37, no. 1960. Sunan Abu Daud, 6/406, no. 2075)

Niat Puasa Rajab

Pixabay.com/chiplanay

Selayaknya puasa Ramadan atau puasa sunah lainnya, puasa di bulan Rajab juga harus didahului dengan membaca niat. Waktu membacakan niat puasa Rajab, yakni pada malam hari tepatnya sejak terbenam matahari sampai terbit fajar.

Niat puasa Rajab:

  نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى  

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.  

Artinya:

“Aku berniat puasa Rajab, sunah karena Allah ta‘âlâ.”

Puasa Rajab termasuk ibadah sunah jadi apabila lupa membaca niat di malam hari maka diperbolehkan melafalkannya pada siang hari. Dengan catatan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Namun, jangan melewati waktu zuhur atau tergelincirnya matahari.

Lafal niat ketika siang hari:

   نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى  

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.  

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”

Keutamaan Melakukan Puasa Rajab

Freepik/aster_relampago_

Setiap amalan yang dilakukan manusia tentu akan mendapat ganjaran baik dari Allah SWT. Termasuk memperoleh keutamaan jika mampu melaksanakan puasa Rajab ini. Mengutip dari NU Online, berikut kemuliaan berpuasa di bulan Rajab:

1. Lebih utama dibandingkan berpuasa di bulan lain

صوم يوم من شهر حرام أفضل من ثلاثين من غيره وصوم يوم من رمضان أفضل من ثلاثين من شهر حرام

Artinya:

"Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram."

2. Memperoleh ganjaran pahala ibadah 700 sampai 900 tahun

من صام ثلاثة أيام من شهر حرام الخميس والجمعة والسبت كتب الله له بكل يوم عبادة تسعمائة عام

Artinya:

"Barang siapa berpuasa selama tiga hari dalam bulan haram, hari Jumat, dan Sabtu, maka Allah balas setiap satu harinya dengan pahala sebesar ibadah 900 tahun."

مَنْ صَامَ مِنْ شَهْرِ حَرَام الْخَمِيْسَ وَالْجُمْعَةَ وَالسَّبْتَ كَتَبَ لَهُ عِبَادَةَ سَبْعَمِائَةِ سَنَةٍ

Artinya:

“Barang siapa berpuasa pada hari Kamis, Jumat dan Sabtu di bulan Haram/mulia (Dzluqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab), maka Allah mencatatkan baginya setara dengan ibadah selama 700 (tujuh ratus) tahun.”

3. Allah SWT akan memberikan minum dari sungai di surga

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ نَهْرًا يُقَالُ لَهُ رَجَبَ مَاؤُهُ أَبْيَضُ مِنَ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ. مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَجَبَ سَقَاهُ اللهُ مِنْ ذَلِكَ النَّهْرِ

Artinya:

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sungai yang bernama Rajab. (Warna) airnya lebih putih daripada susu dan (rasanya) lebih manis daripada madu. Barang siapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka Allah akan memberinya minum dari sungai tersebut.”

4. Pahala puasa sehari setara puasa sebulan

"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan." (HR At-Thabrani).

5. Allah juga akan memberikan ganjaran pahala setara orang yang puasa 60 bulan

Dari Abu Hurairah (sahabat Nabi Muhammad SAW), Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan."

Ketentuan Puasa Rajab yang Perlu Diperhatikan

Freepik/sewupari-studio

Dikutip NU Online, pelaksanaan puasa Rajab ditekankan pada hari-hari yang memiliki kemuliaan. Waktu pelaksanaan tersebut antara lain ketika hari ayyamul bidh, yakni tanggal 13,14, dan 15 Rajab, hari Senin, hari Kamis, dan Jumat. Dengan begitu pahala yang akan diperoleh lebih besar.

Puasa di bulan ini hanya boleh dilakukan selama beberapa hari saja. Imam al-Ghazali menuturkan sebagian sahabat Nabi Muhammad SAW menganggap makruh apabila puasa Rajab dilakukan sebulan penuh. Dengan alasan khawatir menyerupai puasa Ramadan. Selain itu, pelaksaannya pun tak boleh berturut-turut alias selang-seling. Sehari puasa dan sehari tidak.

Berdasarkan keterangan kitab Fathul Mu'in beserta hasyiyahnya, I'anatuth Thalibin menerangkan bahwa puasa Rajab ini bisa sekaligus mengqadha puasa Ramadan. Pendapat tersebut didukung Syekh al-Barizi yang mengungkapkan dalam satu niat secara otomatis memperoleh pahala puasa Rajab dan juga menggantikan utang puasa Ramadan di tahun sebelumnya. Jadi setelah membaca niat puasa Rajab dilanjutkan melafalkan niat qadha puasa Ramadan.

Jadwal Pelaksanaan Puasa Rajab 2023

Freepik/febrikasimf

Jadwal sepuluh hari pertama bulan Rajab dalam kalender Hijriah, sebagai berikut:

  • 1 Rajab 1444 Hijriah: Senin, 23 Januari 2023
  • 2 Rajab 1444 Hijriah: Selasa, 24 Januari 2023
  • 3 Rajab 1444 Hijriah: Rabu, 25 Januari 2023
  • 4 Rajab 1444 Hijriah: Kamis, 26 Januari 2023
  • 5 Rajab 1444 Hijriah: Jumat, 27 Januari 2023
  • 6 Rajab 1444 Hijriah: Sabtu, 28 Januari 2023
  • 7 Rajab 1444 Hijriah: Minggu, 29 Januari 2023
  • 8 Rajab 1444 Hijriah: Senin, 30 Januari 2023
  • 9 Rajab 1444 Hijriah: Selasa, 31 Januari 2023
  • 10 Rajab 1444 Hijriah: Rabu, 1 Februari 2023

Demikian informasi mengenai hadis puasa Rajab lengkap dengan keutamaan serta jadwalnya. Dengan mengetahui kemuliaan tersebut bisa menjadi penyemangat buat Mama dan keluarga. Pilihlah hari-hari baik untuk menjalankan puasa sunah ini.

Baca Juga:

The Latest