TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Kualitas Tidur Anak Terganggu

Kebiasaan bermain gadget sebelum tidur bisa mengganggu waktu tidur anak, lho!

Freepik/Alexander-safonov

Tentu bukan rahasia umum lagi jika remaja memiliki segudang aktivitas padat, mulai dari pagi hari bahkan sampai malam hari.

Melakukan aktivitas sepanjang hari pastinya akan membuat tubuh dan pikiran anak kelelahan. Sehingga waktu tidur di malam hari menjadi sesuatu yang paling ditunggu-tunggu anak. Akan tetapi secara tidak sadar, banyak remaja melakukan kegiatan-kegiatan yang mengganggu kualitas tidurnya.

Padahal tidur yang cukup dan berkualitas, dapat membuatnya menjadi lebih segar dan siap untuk beraktivitas pada keesokan harinya.

Berikut ini Popmama.com telah merangkum lima kebiasaan buruk yang membuat kualitas tidur anak terganggu. Bantu remaja untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik yuk, Ma!

1. Waktu tidur tidak konsisten

Freepik/frimages

Remaja mungkin menganggap sepele soal pola jam tidurmu, karena ketidaktahuan bahwa perbedaan waktu tidur bisa berdampak buruk pada tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh tidak tahu kapan waktunya anak merasa lelah dan butuh istirahat.

Dilansir dari Cleveland Clinic, pola tidur yang tak konsisten menyebabkan ritme sirkadian. Ritme sirkadian ini adalah "jam internal" 24 jam tubuh yang mengontrol siklus tidur-bangun tubuh manusia.

Jika ritme sirkadian terganggu, ini bisa menyebabkan remaja sulit tidur, kesulitan untuk tidur nyenyak karena sering terbangun beberapa kali selama siklus tidur, dan bangun terlalu pagi sehingga tidak bisa kembali tidur.

Untuk mencegahnya, Mama perlu memastikan remaja bisa menjaga konsistensi waktu tidurnya, dengan menetapkan waktu tertentu di malam hari ketika anak sudah merasa lelah, misalnya jam 10 malam.

Setelahnya, anak perlu untuk mempertahankan waktu tersebut yang diimbangi dengan manajemen waktu yang baik. Agar anak dapat menyelesaikan segala aktivitasnya sebelum waktu istirahat.

2. Terlalu sibuk sesaat sebelum tidur

Freepik/user21856044

Tuntutan sekolah seringkali membuat remaja selalu sibuk, bahkan ketika sudah mendekati penghujung hari. Namun, melakukan kesibukkan sebelum jam tidur bisa menyebabkan kualitas tidur terganggu. Karena tubuh manusia cenderung sulit untuk menerima perubahan mendadak.

Hal ini juga karena tidur merupakan aktivitas yang santai dan menenangkan, sehingga remaja membutuhkan kebiasaan sebelum tidur yang membuatnya rileks.

Nah untuk mengatasinya, anak dapat membuat batasan-batasan terhadap diri sendiri. Ia dapat membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan dari rentang 30 sampai 60 menit sebelum waktu tidur.

3. Menggunakan gadget sebelum tidur

Freepik/iljaest

Hampir setiap remaja "sibuk" menggunakan gadgetnya sebelum tidur, apakah untuk bermain media sosial, menyaksikan film atau drama, atau bermain game. Padahal mungkin Mama sudah mengetahui bahwa bermain gadget sebelum tidur adalah sesuatu yang dapat mengganggu kualitas tidur.

Dilansir dari SCL Health, blue light atau cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget menahan produksi melatonin, hormon yang mengontrol siklus tidur-bangun alias ritme sirkadian. Ini membuat anak semakin sulit untuk tertidur dan bangun keesokan harinya.

Ritme sirkadian juga sangat sensitif terhadap cahaya biru, karena memiliki panjang gelombang yang pendek. Sebuah studi di tahun 2006 dalam jurnal British Journal of Ophthalmology, juga menunjukkan bahwa paparan cahaya biru dapat menyebabkan kerusakan pada retina.

Jadi, jika Mama menginginkan pola hidup yang lebih sehat pada remaja, bantu ia untuk mulai membiasakan diri menjauhkan gadget 30-60 menit sebelum waktu.

4. Mengonsumsi makanan berat dan ngemil sebelum tidur

Freepik/lenblr

Mengerjakan tugas atau menonton film hingga larut malam seringkali membuat remaja lapar hingga makan berat atau makan camilan. Jika ini sering terjadi, minta remaja untuk menguranginya ya Ma. Karena kebiasaan ini justru malah membuat waktu tidurmu menjadi tidak berkualitas.

Tubuh manusia memerlukan waktu untuk mencerna semua makanan tersebut sebelum kita tidur. Makan sebelum tidur dapat memicu adanya masalah pencernaan, seperti mulas, yang bisa membuat persiapan tidur menjadi tidak optimal dan menganggu kualitas tidur.

Usahakanlah untuk makan dua sampai tiga jam sebelum waktu tidur, agar tubuh bisa mencerna dan bersiap untuk beristirahat.

5. Melakukan olahraga berat

Freepik.com/dusanpetkovic

Banyaknya aktivitas remaja di pagi hingga sore hari, membuatnya hanya memiliki waktu olahraga di waktu malam hari. 

Meski boleh saja bagi remaja untuk berolahraga sebelum tidur, namun pastikan agar olahraga yang dilakukan bukanlah olahraga berat. Anak harus melakukan olahraga ringan untuk melepas stres dan membuat tubuhnya lebih rileks, seperti yoga.

Jika anak mama ingin olahraga yang lebih intens, usahakan untuk melakukannya di hari libur pada waktu yang tepat.

Nah itulah beberapa kebiasaan buruk yang membuat kualitas tidur anak terganggu. Tidur adalah hal yang penting, terlebih lagi bagi remaja dalam memaksimalkan tumbuh kembang serta kebugarannya.

Menghilangkan kebiasaan buruk memang harus diawali dengan kesadaran dari dalam diri terlebih dahulu. Jika anak mama sudah menyadari kebiasaannya bisa berdampak buruk terhadap kualitas tidur, yuk mulai ajak anak agar menjalani hidup yang lebih sehat!

Baca juga:

The Latest