TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mengajarkan Perbedaan Nabi dan Rasul pada Anak

Penting untuk memperkaya ilmu agama si Kecil, Ma

Instagram.com/keluarganahla

Sebagai umat Islam, kita wajib mengimani para nabi dan rasul. Baik nabi dan rasul merupakan makhluk ciptaan Allah SWT memiliki kisah yang dapat diteladani. 

Iman kepada nabi dan rasul perlu dipupuk sejak dini. Jadi, para orangtua wajib mengajarkan cara beriman pada nabi dan rasul sejak dini. 

Namun, sebelum itu, Mama perlu tahu mengenai perbedaan nabi dan rasul. Lebih lanjut, berikut Popmama.com jelaskan menganai  perbedaan nabi dan rasul dalam ajaran agama Islam secara lengkap. 

1. Pengertian nabi dan rasul

Unsplash/Aryan Ghauri

Sebelum mengajarkan tentang nabi dan rasul lebih jauh pada si Kecil. Mama perlu menjelaskan pengertian nabi dan rasul. Dari segi nama, nabi dan rasul memiliki pengertian yang berbeda.

Dikutip dari muslim.or.id, nabi adalah seseorang yang diberi wahyu oleh Allah SWT dengan syariat untuk dirinya sendiri atau diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaum yang sudah bertauhid.

Sedangkan rasul merupakan seseorang yang diberi wahyu oleh Allah SWT dengan syariat dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaum yang menyelisihnya.

Meskipun pengertiannya berbeda, tetapi nabi dan rasul memiliki persamaan. Baik nabi dan rasul, keduanya sama-sama utusan yang diberi wahyu oleh Allah SWT untuk menyampaikan syariat. 

Sebagaimana telah diterangkan dalam Al Quran, yang artinya:

“Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi…” (QS. Al Hajj: 52)

2. Jumlah nabi dan rasul yang wajib diimani

Unsplash/Abdullah Faraz

Setiap umat muslim wajib mengimani nabi dan rasul. Meskipun tidak pernah bertemu langsung pada sosok aslinya, tetapi kita perlu meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah mengutus sebagian manusia sebagai nabi dan rasul untuk menyampaikan pesan. 

Mengenai jumlah nabi dan rasul, terdapat beberapa pendapat bahwa jumlah nabi adalah 124.000. Sedangkan jumlah rasul ada 312.

Namun, dalam Al Quran hanya terdapat beberapa nama nabi dan rasul yang disebutkan, seperti dalam surat Al-Ghafir ayat 787 berikut ini yang artinya:

"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mu'jizat melainkan dengan seizin Allah," (QS. Al-Ghaffir: 787)

Jumlah nabi dan sasul dalam Al Quran maupun Hadits yang wajib diimani oleh setiap muslim, yaitu 25, di antaranya:

  1. Adam AS,
  2. Idris AS,
  3. Nuh AS,
  4. Hud AS,
  5. Saleh AS,
  6. Ibrahim AS,
  7. Luth AS,
  8. Ismail AS,
  9. Ishak (Ishaq) AS,
  10. Yaqub AS,
  11. Yusuf AS,
  12. Syu’aib AS,
  13. Ayyub AS,
  14. Dzulkifli AS,
  15. Musa AS,
  16. Harun AS,
  17. Daud AS,
  18. Sulaiman AS,
  19. Ilyas AS,
  20. Ilyasa’ AS,
  21. Yunus AS,
  22. Zakaria AS,
  23. Yahya AS,
  24. Isa AS, dan
  25. Muhammad SAW.

3. Perbedaan nabi dan rasul

Unsplash/Adli Wahid

Selain memiliki beberapa persamaan, nabi dan rasul juga mempunyai banyak perbedaan. Berikut perbedaan nabi dan rasul yang diterangkan dalam agama Islam:

  • Penerimaan wahyu

Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya. 

  • Utusan yang diberikan Allah SWT

Nabi diutus kepada kaum yang sudah beriman, sedangkan Rasul diutus kepada kaum yang belum beriman (kafir). 

  • Jumlah nabi dan rasul 

Perbedaan nabi dan rasul juga terdapat pada jumlahnya. Jumlah Nabi sangat banyak, yaitu kurang lebih 124.000. Sementara jumlah Rasul adalah 312.

  • Tidak semua nabi berarti rasul

Tidak semua nabi itu juga menjadi rasul, tetapi semua rasul sudah pasti termasuk nabi.

  • Cara turunnya wahyu

Nabi hanya mendapatkan wahyu melalui mimpi. Sedangkan rasul dapat menerima wahyu melalui mimpi maupun melalui malaikat, serta dapat melihat dan berkomunikasi secara langsung dengan malaikat.

  • Perbedaan takdir

Ada beberapa nabi yang dibunuh oleh kaumnya sendiri, tetapi seluruh rasul yang diutus Allah SWT berhasil terselamatkan dari percobaan pembunuhan yang dilancarkan oleh kaumnya.

Itulah berbagai informasi penting mengenai perbedaan nabi dan rasul yang perlu Mama ajarkan pada anak. Semoga dengan bertambahnya ilmu agama, bertambah pula keimanan buah hati pada nabi dan rasul ya, Ma. 

Baca juga:

The Latest