TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Eksperimen Sains Sederhana dengan Budget Murah untuk Anak SD

Sebenarnya eksperimen sederhana dapat dilakukan dengan barang-barang yang sudah ada di rumah, lho.

Freepik/freepik

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Anak dapat lebih mudah mempelajari sektarnya melalui berbagai permainan dan percobaan yang menyenangkan.

Karena itu, Mama dan Papa dapat membantu anak memahami berbagai pengetahuan alam hanya dengan membuat berbagai percobaan sederhana.

Tenang saja Ma, percobaan sains tidak melulu membutuhkan alat atau bahan yang mahal dan banyak. Berikut ini Popmama.com sudah memilih eksperimen sains sederhana dengan budget  murah untuk anak SD yang mudah dilakukan.

1. Melihat bagaimana tumbuhan merambat ke arah matahari

YouTube.com/ Nahdya Widyastuti

Tentu Mama pernah melakukan percobaan ini pula ketika masih masa sekolah. Anak mungkin sudah mengetahui kalau tumbuhan membutuhkan cahaya matahari sebagai sumber energinya.

Meski sederhana, eksperimen ini dapat mengajarkan anak bagaimana tumbuhan membutuhkan matahari dan apa yang akan terjadi jika tumbuhan dijauhkan dari matahari ketika tumbuh.

Berikut adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Siapkan dua gelas
  2. Basahi kapas dan taruh pada kedua gelas
  3. Taruh beberapa butir kacang hijau atau kacang merah pada masing-masing kapas
  4. Biarkan satu kacang berada di dekat cahaya matahari dan satu lagi tersembunyi dari matahari
  5. Basahi kapas tiap mulai mengering

Setelah beberapa minggu, tanaman yang berada di dekat cahaya matahari umumnya akan lebih pendek dibandingkan dengan tumbuhan yang tersembunyi dari matahari.

Ini terjadi karena tumbuhan akan cenderung bergerak ke arah cahaya matahari untuk megambil energi. Untuk tumbuhan yang tersembunyi, mereka harus merambat lebih jauh agar mendapatkan cahaya tersebut.

2. Membuat gelembung sabun besar di rumah

Unsplash/Andre Hunter

Ketika berjalan-jalan di taman, mungkin anak Mama pernah melihat ada pedagang asongan yang berjualan gelembung dari larutan berbahan dasar air. Namun, larutan gelembung ini dapat Mama buat sendiri di rumah, lho.

Berikut adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Siapkan sedotan, air, sabun batang, dan gula
  2. Masukkan gula dan sabun yang sudah diiris tipis-tipis ke dalam air
  3. Aduk hingga merata
  4. Celupkan sedotan ke dalam larutan air sabun dan gula
  5. Tiup ujung sedotan untuk membuat gelembung

Dengan percobaan ini, anak Mama dapat memahami kalau gelembung yang terbuat dari sabun saja tidak cukup kuat untuk ditiup hingga sangat besar. Dengan menambahkan gula ke dalam larutannya, gelembung yang ditiup akan dapat mempertahankan bentuknya lebih lama.

3. Memahami tekanan air

YouTube.com/ Dr. Amit Badola

Ketika belajar tentang kehidupan di laut, anak Mama mungkin pernah mendengar kalau ikan yang tinggal di laut dalam memiliki tekanan air yang lebih besar dibandingkan di permukaan.

Namun, seperti apa tekanan air itu? Mama dapat mencontohkan beda tekanan air dengan menggunakan botol air kemasan yang sudah kosong.

Berikut adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Bolongkan botol dari atas ke bawah menggunakan jarum atau paku
  2. Tutup bolongan dengan selotip atau lakban
  3. Isi botol plastik dengan air hingga penuh
  4. Buka selotip atau lakban yang menutupi lubang pada botol

Air yang di dasar botol akan mengalir lebih deras dibandingkan air yang dekat dengan tutup botol

Percobaan ini membuktikan pada anak kalau air yang berada di dasar akan memiliki tekanan yang lebih kuat, dibuktikan dengan air yang mengalir dengan lebih cepat.

4. Membuat balon terbang di tempat walau tertiup angin

YouTube.com/ ANDREI HUS

Anak mungkin juga pernah mengetahui berat tiap benda. Nah, eksperimen ini akan menjadi hal yang menarik bagi anak karena balon yang berisi angin tidak akan terbang tertiup kipas angin.

Berikut adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Tiup balon menggunakan mulut
  2. Ikat balon
  3. Tambahkan penjepit kertas kecil dari besi di bagian ikatan balon
  4. Terbangkan balon ke atas kipas angin besar yang cenderung mengarah ke atas

Balon tidak akan bergerak dan hanya membumbung di tempat karena balon berisi udara dari paru-paru. Selain itu ada pula penjepit kertas yang lebih berat dibandingkan angin yang dihembuskan kipas angin.

5. Membuat warna lain dari warna dasar

YouTube.com/Easy Painting Vered

Eksperimen sederhana lainnya yang dapat Mama lakukan adalah mencampurkan warna dengan warna lain. Ini akan menjadi pengetahuan mengenai warna dasar dan cara membuat warna baru dari warna yang sudah ada.

Berikut ini adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Siapkan cat air atau krayon warna merah atau magenta, biru, dan kuning
  2. Untuk cat air, siapkan piring berwarna putih
  3. Untuk krayon, siapkan kertas gambar yang dapat digunakan
  4. Di atas piring atau kertas, campurkan warna kuning dan merah
  5. Di sebelahnya, campurkan warna biru dan merah
  6. Campurkan juga warna kuning dan biru
  7. Kalau semua warna dicampur akan menjadi warna coklat

Dengan mempelajari warna dasar, anak jadi dapat memahami hubungan antar warna dan juga mempelajari cara kerja mesin pencetak seperti printer yang hanya memiliki empat warna, yaitu magenta, kuning, biru, dan hitam.

6. Rambut melekat pada balon bila digosok-gosok

YouTube.com/JoJo's Science Show - Kid Science

Pernahkan Mama merasakan listrik statis? Biasanya fenomena listrik statis terjadi secara tiba-tiba dan dapat terasa menyengat di kulit. Namun, listrik statis ini dapat dicoba di rumah dengan aman tanpa sengatan untuk menjadi percobaan sederhana.

Berikut ini adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Siapkan balon atau kertas yang sudah dilaminating dengan plastik
  2. Jika menggunakan balon, isi balon dengan udara
  3. Gosok-gosok balon atau plastik ke rambut
  4. Rambut akan berdiri menempel ke balon atau plastik laminating tanpa memakai lem

Mungkin anak belum dapat memahami secara penuh alasan di balik bagaimana rambut dapat menempel ke balon yang sudah digosok ke kain. Meski begitu, eksperimen ini dapat menjadi trik yang menarik bagi anak.

7. Melihat bagaimana suara merambat melalui udara

YouTube.com/AKIO TV

Suara seringkali ada di sekitar kita, namun anak mungkin belum memahami bahwa suara hanyalah getaran yang sampai ke telinga kita. Mama dapat melakukan percobaan di bawah ini untuk membuktikan suara menghasilkan getaran ke benda di sekitarnya.

Berikut ini adalah hal yang perlu Mama siapkan untuk eksperimen ini:

  1. Siapkan dua gelas wine yang berisi air di samping satu sama lain
  2. Taruh kawat tipis di atas satu gelas
  3. Ketuk gelas lain yang tidak memiliki kawat dengan sendok
  4. Kawat tipis akan bergerak setelah gelas di sebelahnya diketuk
  5. Isi air di tiap gelas dapat berbeda untuk mengganti bunyi suara gelas ketika diketuk

Dalam percobaan ini, Mama dapat menjelaskan pula suara dapat dihasilkan dari benda yang bergetar. Ketika sebuah benda bergetar, udara di sekitarnya juga akan ikut bergetar hingga sampai ke gendang telinga kita.

Itulah 7 eksperimen sains sederhana dengan budget murah untuk anak SD yang dapat Mama lakukan di rumah. Kira-kira eksperimen apa yang akan Mama coba terlebih dahulu, ya?

Baca Juga:

The Latest