TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tips Menjaga Privasi Anak agar Bisa Lebih Terbuka dengan Orangtua

Pentingnya menjaga privasi anak agar mereka merasa nyaman sehingga bisa lebih terbuka ke orangtua

Pixabay/Edsavi30

Seiring bertumbuhnya anak, mereka mulai menghadapi tantangan baru dihidupnya, seperti mengenal kelebihan dan kekurangan dari dirinya, dimana lingkungan yang tepat untuk dia bersosialisasi, dan apa tujuan hidupnya.

Setiap orangtua pasti menginginkan agar anak-anaknya bisa tumbuh sebagai pribadi aktif dan berani berbicara terbuka dengan kedua orangtuanya.

Namun, pada kenyataannya banyak anak-anak yang semakin besar, mereka justru tertutup atau introvert bahkan tidak mau orangtuanya tahu tentang kehidupan yang sedang dijalaninya.

Mengapa bisa seperti itu? Berikut rangkuman dari Popmama.com, simak yuk, Ma!

Penyebab Anak Menjadi Tertutup

Freepik/Pixel-shot.com

Komunikasi yang kurang baik adalah salah satu penyebab anak lebih enggan bercerita dengan orangtuanya. Banyak dari orangtua yang berpikir, anak itu bisa diajak komunikasi saat mereka sudah dewasa. Padahal sejak anak usia 2 tahun, orangtua sudah bisa melatih anak untuk mulai terbuka kepada kita, walaupun mereka belum lancar berbicara.

Jangan memaksakan mereka untuk berbicara, karena dengan cara seperti itu anak menjadi tidak nyaman berada pada situasi itu.

Tidak ada yang salah membantu sang Anak untuk memulai interaksinya, tetapi ketahuilah kapan mama harus mundur dan biarkan percakapan berkembang secara alami.

Salah satu contoh kecil adalah ketika anak sedang menangis, sebagai orangtua harus selalu ada dan bisa meng-handle emosinya, cukup dengan memeluknya atau menenangkannya. Dengan begitu anak bisa percaya kepada orangtuanya dan tidak sungkan untuk berbagi masalahnya.

Cara agar Anak Terbuka dengan Orangtuanya

Pixabay/Free-Photos

Bagaimana caranya agar anak bisa terbuka dan berbicara dengan mama? Kebanyakan anak berbicara tanpa henti ketika mereka berada di sekolah.

Di sekolah, mereka bisa cerita dengan teman-temannya tanpa ada batasannya. Kuncinya adalah komunikasi, hal yang terpenting untuk mendekatkan diri dengan anak.

Dengan terus melakukan komunikasi yang baik dengan anak, membuat hubungan anak dengan orangtua semakin erat. Seiring berjalannya waktu, anak-anak akan terbiasa dengan perlakuan orangtua yang selalu ada dan mau mendengarkan keluh kesahnya.

Namun, orangtua tidak boleh memaksa, melainkan harus memposisikan dirinya sebagai teman atau tempat yang nyaman untuk anak berbicara.

Adapun caranya untuk Mama agar si Kecil bisa bercerita tanpa batasan.

1. Cukup mendengarkan

Freepik/Miksturaproduction

Hal ini tentu saja salah satu bagian terpenting dalam membantu anak menjadi terbuka. Ketika mereka bercerita, sebagai orangtua cukup dengarkan terlebih dahulu. Lalu pahami kembali apa yang anak katakan, sehingga mereka tahu bahwa mama sudah mengerti.

Jika sudah selesai berbicara, mama bisa memberikan pertanyaan lain, tetapi dengan nada bicara yang baik, buka seperti menginterogasi

2. Tidak seperti hakim

Freepik/Artroomstudio

Orangtua seharusnya jangan membuat dirinya sebagai hakim, karena itu salah satu hal yang membuat anak tidak menyukai sehingga mereka tidak leluasa untuk meceritakan masalahnya kepada orangtua.

Tanpa disadari, para orangtua sering menggunakan kata-kata yang menyalahkan atau secara tidak langsung menghakimi mereka, sebaiknya gunakanlah kalimat yang bisa memotivasi mereka untuk lebih baik lagi.

3. Mengikuti dunia anak

Freepik

Selain itu, dengan mengikuti dunia anak, orangtua akan lebih mudah memancing anak untuk berbicara.

Saat orangtua bisa masuk ke dalam dunia mereka, anak akan merasa lebih nyaman dan santai. Sebab, inti dari semuanya itu adalah bagaimana orangtua bisa mengikuti dunia sang Anak dalam menjalani kehidupan mereka, tetapi tetap dengan batasan diri sebagai orangtua.

Dengan begitu, anak yang terbiasa dari kecil selalu ditemani orangtuanya setiap kali ada masalah, akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan mudah menceritakan masalah yang sedang dialaminya kepada orangtuanya bukan hanya dengan temannya saja.

Pada intinya orangtua cukup tidak egois dalam menghadapi perilaku setiap anak-anaknya, namun berilah pendekatan agar anak-anak bisa lebih nyaman bercerita ke orangtuanya dibading ke teman-temannya. 

Itulah beberapa cara agar anak bisa terbuka bercerita apapun kepada Mama. Nah, mama bisa banget mencoba cara-cara tersebut dengan si Kecil lho. Selamat mencoba semoga berhasil, Ma!

Baca juga:

The Latest