TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Apa Itu Akil Baligh, Tanda dan Dalilnya dalam Islam

Ketahui apakah anak Mama sudah akil baligh atau belum

Freepik

Dalam agama Islam, tentu Mama sudah tak asing dengan istilah akil baligh, bukan?

Istilah tersebut merupakan petanda apakah seseorang sudah dapat dibebani kewajiban menjalankan syariat Islam sepenuhnya atau belum.

Akil baligh terjadi pada anak perempuan dan juga anak laki-laki dengan tanda-tanda yang berbeda.

Usia anak perempuan dan laki-laki sendiri ketika memasuki akil baligh pun berbeda-beda. Umumnya, terjadi ketika usia anak memasuki 9 tahun sampai 17 tahun.

Lantas, apa itu akil baligh dan apa saja tanda-tanda yang dapat diketahui pada anak-anak Mama? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini yuk, Ma!

1. Apa itu akil baligh?

Muslim Village.com

Secara bahasa, akil memiliki arti berakal, memahami, atau mengetahui. Sementara itu, baligh didefinisikan sebagai seseorang yang sudah mencapai usia tertentu dan dianggap sudah dewasa, atau sudah mengalami perubahan biologis yang menjadi tanda-tanda kedewasaannya (Rasjid, 2010: 83).

Umumnya, seorang muslim yang baligh sudah memiliki tanggung jawab sepenuhnya untuk menjalankan syariat Islam dengan menjalnkan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Seseorang yang sudah mengalami akil baligh tidak lagi dianggap sebagai anak-anak, Ma. Sebab ia sudah sepenuhnya menjadi orang yang harus memahami perbuatan mana yang benar dan mana yang salah.

Itulah mengapa selain pendidikan formal, pendidikan agama juga dibutuhkan bagi anak-anak. Hal ini guna mendidiknya kelak agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas dirinya dan perintah Allah SWT.

2. Dalil mengenai akil baligh

islamicity.org

Aqil baligh dikatakan menjadi kunci sah perjalanan manusia dalam menjalankan ibadah muamalah di hadapan Allah SWT, baik ibadah mahdhah maupun ghairu mahdhah seperti kewajiban shalat atau tranksaksi antar manusia.

Disebutkan dalam kalimat “balagha al-hulum” [QS. al-Nur: 59]. Baligh berarti mengandung kedewasaan seseorang, dalam hal ini adalah kedewasaan fisik yang ditandai dengan ‘mimpi basah’.

Lalu dalam kalimat “balaghû al-nikâh” [QS. al-Nisa`: 6], seseorang yang baligh berarti sudah cukup umur untuk menikah, yang ditandai dengan al-rusyd (cakap dan pandai). Dalam kalimat di surat ini memberi artian tentang kedewasaan seseorang dalam bertanggung jawab.

Kemudian terakhir kalimat “balagha asyuddah” [QS. al-Ahqaf: 15, dan QS. al-Qashash: 14]. Dalam kalimat pada surat ini, pandangan seseorang telah dikuatkan, dalam hal ini diartikan dalam konteks kematangan seseorang.

    3. Tanda-tanda akil baligh

    Freepik/Rawpixel.com

    Sebelum mengetahui apakah anak Mama sudah memasuki akil baligh atau belum, berikut tanda-tanda yang akan terjadi padanya sesuai dengan yang disebutkan dalam beberapa surat Al-Quran.

    1. Mimpi basah

    Tanda pertama adalah mimpi basah dengan keluarnya mani dari kemaluan, ini bisa terjadi baik ketika anak tertidur atau pun tidak tidur. Hal ini sesuai dengan firman Allah yaitu:

    “Dan apabila anak-anakmu telah ihtilaam, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin.” (QS. An-Nuur [24]: 59)

    2. Tumbuh rambut disekitar kemaluan

    Tanda berikutnya adalah tumbuhnya rambut disekitar kemaluannya. Hal ini seperti yang diriwayatkan Ibnu Qudamah rahimahullah sebagai berikut:

    “Adapun al-inbaat, yaitu tumbuhnya rambut kasar di sekitar dzakar laki-laki atau farji wanita, yang hendaknya dibersihkan dengan pisau cukur. Adapun bulu-bulu halus, maka tidak dianggap. Bulu halus ini biasanya sudah tumbuh pada masa anak-anak. Inilah yang menjadi pendapat Imam Malik, dan juga Imam Asy-Syafi’i dalam salah satu pendapatnya.” (Al-Mughni, 4: 551)

    3. Menurut kalender hijriyah, anak genap memasuki usia 15 tahun

    Dawud adh-Dhahiri berpendapat bahwa tidak ada batasan tertentu untuk usia baligh. Batasan yang benar menurutnya ialah ditandai mimpi basah atau pun haid. Namun diriwayatkan oleh Nafi' rahimahullah dalam (HR. Bukhari 2664 dan Muslim no. 1490) sebagai berikut:

    “Telah menceritakan kapadaku Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa dia pernah menawarkan diri kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk ikut dalam perang Uhud. Saat itu umurnya masih empat belas tahun, namun beliau tidak mengijinkannya. Kemudian dia menawarkan lagi pada perang Khandaq. Saat itu usiaku lima belas tahun dan beliau mengijinkanku.”

    4. Bagi perempuan mengalami haid atau datang bulan

    “Allah tidak menerima shalat perempuan  haid, kecuali ia telah berkerudung.” (HR. Ibnu Huzaimah dari Aisyah).

    Dalam riwayat tersebut, maksud dari kata khimar/berkerudung adalah pakaian yang ditujukan untuk perempuan yang sudah baligh. Ketika shalat perempuan diwajibkan menutup kepala, leher dan dada.

    Ketika perempuan mengalami haid, maka ia tidak mengerjakan salat, dan salatnya itu tidak diqadha (diganti). Umumnya perempuan akan mengalami tanda ini ketika memasuki usia 9 tahun.

    Nah, itu dia tanda-tanda beserta arti dari akil baligh pada seseorang. Persiapkan sejak dini pada anak Mama agar tidak salah ya, Ma. Semoga bermanfaat!

    Baca juga:

    The Latest