TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Daftar Benda dan Makanan yang Memicu Alergi Lateks pada Anak

Bukan hanya benda-benda sehari-hari, makanan pun punya potensi memicu alergi lateks pada anak

Freepik

Alergi dapat diderita siapa saja. Tak terkecuali anak-anak yang sistem imunitas tubuhnya masih berkembang. Jenis alergi pun beragam dan seringkali tak diduga-duga. Alergi lateks, misalnya. 

Sebagian anak di dunia ini menderita alergi lateks yang mungkin baru disadari setelah paparan terhadap bahan lateks atau makanan tertentu. Ya, alergi lateks bukan hanya karena bahan lateks, melainkan juga beberapa makanan yang memiliki protein serupa dengan lateks.

Berikut ini Popmama.com merangkum hal-hal penting seputar alergi lateks pada anak, makanan dan benda-benda apa saja yang harus dihindari, dilansir dari Children's Hospital:

1. Gejala alergi lateks

Freepik

Seringkali gejala alergi lateks muncul setelah mengalami kontak langsung dengan bahan ini. Gejalanya antara lain adalah:

  • Tangan terasa gatal
  • Eksim
  • Ruam kulit yang menghangat ketika disentuh
  • Urtikaria
  • Bibir, lidah, dan kulit mengalami kemerahan
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Kesulitan bernapas
  • Sakit perut
  • Diare
  • Muntah
  • Detak jantung lebih cepat
  • Sakit kepala

Reaksi paling parah adalah anafilaksis yang bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kesadaran menurun, hingga kematian.

2. Siapa saja anak yang berisiko mengalami alergi lateks?

Freepik/peoplecreations

Anak-anak tertentu berpeluang lebih tinggi mengembangkan alergi lateks. Misalnya, anak yang sering menjalani prosedur medis, dan karena itulah ia sering terpapar lateks sehingga risiko alergi meningkat.

Alergi lateks lebih sering ditemukan pada anak-anak yang telah menjalani banyak operasi dan anak-anak dengan spina bifida atau kelainan urologi.

Selain itu, anak-anak dengan alergi makanan umum tertentu, lebih mungkin memiliki alergi lateks, karena beberapa makanan dan lateks mungkin memiliki beberapa protein yang sama. 

3. Makanan yang harus dihindari anak penderita alergi lateks

Freepik.com/freepik

Alergi terhadap makanan yang biasa dimakan berikut ini dapat mengindikasikan risiko mengembangkan alergi terhadap lateks:

  • Pisang
  • Alpukat
  • Kastanye
  • Kiwi
  • Markisa
  • Pepaya
  • Buah ara
  • Persik
  • Nektarin
  • Plum
  • Tomat
  • Seledri

4. Benda-benda sehari-hari yang berpotensi memicu alergi lateks

freepik/serhii_bobyk

Pemicu alergi lateks sangat mudah ditemukan di sekitar kita lewat berbagai produk rumah tangga, antara lain:

  • Balon
  • Bola karet
  • Dot, dot botol bayi, dan pipet
  • Produk gigi tertentu, seperti pelindung mulut
  • Mainan 
  • Perlengkapan seni
  • Karet gelang
  • Plester
  • Penghapus
  • Genggaman tangan pada raket dan sepeda
  • Ban kursi roda
  • Sepatu keds
  • Jas hujan
  • Popok sekali pakai

5. Benda-benda medis yang berpotensi memicu alergi lateks

Freepik

Beberapa benda-benda ini diperlukan dalam prosedur medis. Namun, bahan lateks yang terkandung di dalamnya ternyata dapat memicu alergi lateks pada anak. Benda-benda medis tersebut antara lain:

  • Sarung tangan bedah dan pemeriksaan
  • IV tubing injection sites
  • Kateter
  • Pita perekat
  • Bantalan elektroda
  • Manset tekanan darah
  • Tourniquets
  • Stetoskop

Barang apa pun yang berwarna cokelat muda dan dapat diregangkan mungkin mengandung lateks. Karenanya sebaiknya barang-barang lateks diganti dengan barang-barang yang terbuat dari vinil atau silikon.

Itulah benda-benda dan makanan yang sebaiknya dihindari oleh anak penderita lateks. Apabila mama mendapati gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan anak ke dokter dan mengajarkan pada anak hal-hal apa saja terkait lateks yang harus dihindari.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga:

The Latest