TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Teknologi Fashion, Bikin Pakaian Semakin Nyaman dan Aman

Manusia membutuhkan kenyamanan dan keamanan bahkan dari pakaian yang dipakainya

Pixabay/ Tumisu

Perkembangan dunia fashion bukan hanya dari modelnya saja. Banyak teknologi yang bisa dipakai untuk membuat produk fashion menjadi lebih nyaman dan indah saat dipakai.

Mama tahukah sekarang ada teknologi kecerdasan buatan yang bisa menjadi perancang baju agar benar-benar tepat dan nyaman digunakan? Wah, keren ya? 

Nah, teknologi kemudian memang berlomba-lomba membuat produk-produk yang mengutamakan kenyamanan, keindahan, dan keamanan penggunanya.

Teknologi juga memungkinkan produk fahion nyaman itu diproduksi secara massal dan dapat diperoleh dengan harga terjangkau.

Sekarang memang saatnya Mama bisa bilang I #choosetocomfort. 

1. Bra tanpa kawat tapi mampu mengangkat dari Uniqlo 

dok. Uniqlo Indonesia

Tubuh yang terlihat sempurna adalah kunci kepercayaan diri. Untuk Mama yang aktif, pakaian dalam yang nyaman menjadi sebuah keharusan.

Produk seamless sudah biasa, teknik push up bra yang bisa membentuk tubuh lebih baik juga sudah umum, namun terkadang semua itu harus didapat dengan rasa yang tidak nyaman.

Pakaian dalam yang membentuk tubuh biasanya memakai kawat penyangga dan produk seamless biasanya begitu melekat di tubuh dan rasanya lengket dan gerah. 

Nah, teknologi membuat semua kendala itu bisa teratasi. Sekarang sudah ada bra tanpa kawat yang tetap bisa mengangkat karena desain cutting dan bantalan 3 dimensi yang pas menunjang segala bentuk payudara.

Bra dari Uniqlo ini ada beberapa pilihan model tergantung aktivitas yang Mama lakukan, misalnya bra berenda tapi seamless untuk dipadupadan dengan baju resmi, seamless polos untuk tampilan kasual.

Bra untuk olahraga dari Uniqlo juga bisa menunjang kegiatan aktif mama dan bahan yang nyaman tidak akan membuat Mama kepanasan saat aktif berolahraga. 

2. Baju penangkal sinar UV dari AIRism Uniqlo

dok. Uniqlo Indonesia

Bahan tekstil saat ini memiliki fungsi lain selain menjadi penutup tubuh. Bahan tekstil yang diberi nama AIRism ini sangat cocok untuk udara di Indonesia yang lembap.

AIRism adalah tekstil yang memiliki pori-pori sehingga  bisa menyerap keringat dan menyalurkan panas dari dalam ke luar.

Tidak hanya itu, bahan ini juga tidak bau ketika dipakai saat berkeringat dan uniknya juga bisa menangkal sinar UV sehingga lebih menjaga kulit mama dari paparan sinar matahari berbahaya.

Berpakaian pun menjadi aman dan nyaman ya kan? 

3. Korset yang tidak menggulung dari Spanx

spanx.com

Idiom cantik itu sakit, bisa berubah kalau Mama memilih produk yang painless. Mama yang suka pakai korset, tahu rasanya tersiksa ketika korset menggulung dan menekan bagian tubuh sehingga terasa mengikat dan menyakitkan.

Tapi, pakai korset kan cara mudah untuk tampil menawan saat berpakaian, jadi ya terima saja rasa tidak nyaman itu.

Untunglah, Spanx, korset andalan perempuan yang diciptakan Sara Blakely membuat seri SmartGrip.

Produk SmartGrip ini akan melekat di tubuh tapi tidak bikin gerah dan tetap nyaman. Daya lekatnya bisa memastika korset tidak menggulung dan mengubah penampilan Mama dari cantik ke menahan sakit. Mau coba? 

4. Gerak terasa nyaman dengan Goodmove dari Marks&Spencers

corporate.marksandspencer.com

Setahun terakhir ini, sebagian besar waktu kita dihabiskan untuk beraktivitas di rumah saja.

Mama tentu perlu baju-baju yang tetap nyaman tetapi keren untuk bekerja dari rumah. Menyadari kondisi tersebut, Marks&Spencers membuat inovasi produk Goodmove.

Keunggulan produk ini ada pada potongan pola yang mendukung pergerakan tetap lincah dan nyaman. Ditambah juga teknologi yang membuat bahan ini juga cepat kering ketika terkena air atau keringat dan dilengkapi saku yang cukup menyimpan smartphone Mama.

Produk dengan teknologi Goodmove ini tidak hanya dipakai di desain pakaian perempuan, pakaian laki-laki dan anak-anak pun ada. 

5. Jaket Jacquard yang bisa terhubung ke smartphone dari Levi’s

levistrauss.com

Pandemi menyebabkan banyak kebiasaan berubah, salah satunya adalah berkurangnya kebiasaan orang untuk saling menyentuh dan termasuk menyentuh barang-barang pribadi di tempat umum.

Selain itu, gaya hidup juga sedikit berubah, dari biasa pakai angkutan umum, sudah beralih ke kendaraan yang lebih personal misalnya mobil pribadi, motor, atau bahkan sepeda. Tentu saja repot, memegang smartphone saat berkendara.

Ini salah satu alasan Levi’s bekerjasama dengan Google untuk membuat teknologi Jacquard. Tag Jacquard yang ditanam di bagian lengan jaket jins model klasik ini, bisa langsung mengkoneksi pemakainya dengan smartphone yang mungkin disimpan di tas saja.

Mama bisa melakukan selfie, menerima pesan dan telepon yang masuk, terkoneksi dengan Google Asisstant, dan mengontrol media, misalnya saat Mama terkoneksi dengan aplikasi musik di smartphone.

Mama bisa mengontrol volume, melewatkan lagu, dan lainnya. Wah, canggih ya?

Mana teknologi fashion yang Mama butuhkan? Silakan tentukan sendiri ya!

Baca juga: 

The Latest