TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ini Dia Cara Membantu Teman Sesama Mama Berdasarkan 7 Kasus Umum

Beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membantu 7 kasus umum yang dihadapi sesama teman mama

Pixabay/thetruthpreneur

Sebagai makhluk sosial, kita tentu tahu bahwa tidak ada satupun dari kita yang bisa hidup tanpa berdampingan dan bergantung pada satu sama lain. Ada waktu di mana kita mengingingkan seseorang berada di sisi kita.

Secara khusus, ketika kita menghadapi berbagai permasalah hidup dalam berumahtangga, Mama pasti mengerti bagaimana perasaan Mama yang menginginkan "uluran tangan" dari orang lain, khususnya teman tercinta.

Hal itu juga yang dirasakan oleh teman Mama yang juga memiliki kehidupan berumah tangga yang normal seperti Mama. Karena itu, Mama sebaiknya memberikan dukungan yang juga Mama harapkan saat Mama mengalaminya.

Seperti kata orang, "lakukanlah apa yang kalian harap orang lain lakukan pada kalian." Nah, di bawah ini, Popmama.com menyiapkan beberapa cara yang  dinilai baik dalam memberikan dukungan pada teman sesama mama sesuai dengan 7 kasus umum yang bisa dialami oleh para Mama.

1. Dukungan untuk Mama yang belum hamil

Pixabay/cuncon

Sudah menjadi tujuan utama dari semua Mama untuk memiliki seorang anak saat membangun kehidupan keluarga. Namun, tidak dapat dipungkiri, ada berbagai kasus di mana banyak Mama mengalami kesulitan untuk mewujudkan hal tersebut.

Teman Mama mungkin menjadi salah satu dari para Mama yang mengalami kesulitan memiliki anak. Dalam perihal ini, teman Mama pastilah sangat membutuhkan dukungan moral yang berarti.

Maka dari itu, Mama disarankan untuk menyisihkan waktu untuk membangun komunikasi dengannya. Pasalnya, waktu sendiri saat mengalami kesulitan tersebut dapat membuat seorang mama merasa khawatir, cemas, dan stress hingga memikirkan hal-hal yang tidak-tidak.

Dalam berkomunikasi, pastikan Mama memberikan kata-kata positif yang memotivasinya untuk tidak menyerah dalam melakukan beragam program kehamilan. Benar sekali! Mama bisa memberikan beberapa saran.

Namun, Mama harus ingat bahwa perlakuan yang Mama berikan tidak mengisyaratkan seolah-olah teman mama dalam keadaan darurat. Perlakukanlah teman mama secara normal agar tidak membuatnya semakin resah.

2. Dukungan untuk Mama yang ASI-nya sedikit

Pixabay/omarmedinafilms

Seperti yang kita ketahui, saat seorang mama baru saja memiliki seorang bayi mungil yang menggemaskan, ia pasti akan mengalami perubahan fisik. Salah satunya, payudara yang membesar karena produksi ASI atau Air Susu Ibu.

Namun, tidak sedikit para mama yang mengalami keadaan produksi ASI yang tidak cukup dan sedikit. Saat hal ini terjadi, teman mama kemungkinan besar akan mengeluh dan cemas karena rasa khawatirnya terhadap Si Kecil kesayangannya.

Dalam menghadapinya, Mama disarankan untuk menenangkan teman mama. Jangan berikan saran berdasarkan pendapat mama, seperti berikan susu formula saja dan semacamnya. Sebaliknya, dorong teman Mama untuk mau memeriksakannya ke dokter, ketimbang mengeluh.

3. Dukungan untuk Mama ketika Si Kecil susah makan

Pixabay/dimitrisvetsikas1969

Dalam menjalankan tanggung jawab membesarkan serta mengasuh anak mama, kita pasti akan mengalami berbagai isu dan permasalahan yang berhubungan dengan sikap Si Kecil saat menjalani proses tumbuh kembang.

Salah satunya adalah permasalahan ketika Si Kecil susah sekali untuk makan.

Hal ini tentu pernah Mama alami, begitu juga teman Mama yang menceritakan kegundahannya terkait permasalahan ini.

Dalam menyikapinya, Mama disarankan untuk mencoba membagikan pengalaman Mama saat bergumul dengan hal yang sama.

Ceritakanlah bagaimana Mama dapat mengantisipasi permasalahan tersebut dengna memberi saran-saran positif, baik yang telah sukses dilakukan oleh Mama atau saran-saran positif lainnya yang Mama dapatkan dari sumber terpercaya seperti Popmama.com.

Cara ini akan membuat teman mama sadar bahwa bukan hanya dirinya seorang saja yang mengalami pergumulan terkait anak susah makan. Alhasil, rasa cemas yang berlebihan akan semakin berkurang dari waktu ke waktu. Ia pun akan termotivasi untuk sabar dalam melakukan upaya terbaik karena melihat bahwa para mama lainnya melakukannya dan berhasil melewatinya.

4. Dukungan untuk Mama saat Si Kecil sakit

Pixabay/free_photos

Lain halnya ketika Si Kecil tercinta tahu-tahu mengalami keadaan tubuh yang tidak fit atau sakit, setiap mama pasti akan merasa sedih dan segala perasaan negatif lainnya yang membuat guna.

Bagaimana tidak! Siapa yang dapat bertahan melihat darah daging kita terkapar dalam keadaan tubuh yang tidak baik, bukan?

Hal tersebut juga dirasakan oleh teman Mama. Saat Si Kecil kesayangannya sakit dalam beberapa hari, teman Mama pasti akan langsung sedih seperti yang juga Mama rasakan pada anak mama ketika Si Kecil sakit.

Guna memberi dukungan yang menguatkannya, Mama diharapkan untuk tidak serta-merta memberi dukungan secara verbal yang tentulah baik.

Namun, akan jauh lebih baik apabila Mama turut menjenguk Si Kecil kesayangan teman mama. Jika memungkinkan berikan juga beberapa makanan sehat yang layak dikonsumsinya.

Hal ini akan memberikan dukungan moral yang sangat efektif untuk teman mama yang sedang dilanda kesedihan karena anaknya sakit.

5. Dukungan untuk Mama yang merasa kelelahan mengasuh Si Kecil

Pixabay/robinhiggins

Saat kita menjadi seorang mama, waktu akan dihabiskan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab yang sebagian besar diperuntukkan bagi anak mama tercinta. Hal ini memang lahir dari keinginan lahirian, tetapi tidak terpungkiri bahwa kita akan merasa lelah.

Teman mamapun juga akan mencapai tahap di mana ia akan merasa kelelahan karena rutinitas berumahtangga sekaligus mengasuh anak mama.

Ia bisa menceritakan keluh kesannya kepada Mama, tetapi ia bisa juga menutup diri dan menyimpan beban tersebut seorang diri.

Maka dari, Mama sebaiknya secara inisiatif menanyakan teman mama sesekali mengenai hari-harinya mengasuh Si Kecil kesayangannya. Dorong agar teman mama mau terbuka untuk meringankan bebannya.

Dari situ, Mama bisa menghiburnya dengan berkomunikasi dengannya sesering mungkin apabila Mama bisa melakukannya. Selain itu, Mama juga bisa mengunjungi teman mama sambil membawa Si Kecil.

Ajak juga teman mama untuk bertamasya bersama sesekali dengan membawa anak-anak masing-masing.

Hal ini akan membuat teman mama merasa diringankan, karena hiburan dan waktu yang menyenangkan selalu menjadi kebahagiaan di hati yang meredakan rasa lelah begitu saja.

6. Dukungan untuk Mama yang memiliki hubungan suami-istri renggang

Pixabay/free_photos

Saat kita memutuskan untuk membangun kehidupan keluarga, itu artinya kita akan hidup bersama dengan pasangan kita setidaknya seumur hidup sebagaimana komitmen dan harapan yang kita dambakan.

Namun, hidup bersama artinya juga mengarungi masalah secara bersama dan tidak menutup kemungkinan hal inipun akan menghasilkan masalah baru dalam hubungan suami-istri.

Teman Mama mungkin saja sedang mengalaminya, di mana ia bercerita kepada mama mengenai keluh kesah pribadinya terhadap hubungan suami istri. Berbagai keluhan terhadap pasangan akan dilontarkan.

Saat hal ini terjadi, Mama ditegaskan untuk jangan menjadi pihak yang banyak bicara semata-mata untuk mendukungnya. Mama haruslah menjadi pendengar yang baik karena keadaan yang sensitif ini membuat teman mama ingin melepaskan segala uneg-uneg di dalam hati.

Setelah itu, barulah Mama sebaiknya memberikan wujud bahwa Mama mendukungnya dengan cara yan menyentuh seperti memeluknya. Berikan beberapa saran yang tidak serta-merta mendorongnya untuk memutuskan tali-perkawinan atau pasrah pada keadaan begitu saja.

Mama sebaiknya memberikan dukungan verbal dengan mengatakan bahwa teman mama harus mencoba untuk berdiskusi, meminta bantuan psikiater dan hal semacamnya yang bersifat netral tetapi tetap memberi perhatian khusus.

7. Dukungan untuk Mama yang menghadapi masalah ekonomi

Pixabay/stevepb

Jika kita berbicara mengenai masalah dalam kehidupan keluarga, kita tentu setuju bahwa permasalahan terkait keadaan financial atau ekonomi selalu menjadi isu yang kerap dialami dari tahun ke tahun.

Hal ini turut dialami oleh teman Mama, sebagaimana semua mama memiliki kecenderungan untuk memberikan segala yang terbaik untuk Si Kecil namun dibatasi dengan harga-harga yang tinggi dan jumlah pebghasilan yang tidak sebanding.

Saat permasalah tersebut dikemukakannya, Mama sebaiknya menceritakan bahwa Mama juga pernah mengalaminya.

Hal ini akan membuat teman mama tidak merasa minder.

Namun, Mama jelaskan padanya bahwa Mama mengatasinya dengan tidak menyerah dan melakukan berbagai upaya yang bisa menjadi saran terbaik untuknya.

Sebut saja, melakukan perencanaan ekonomi, mencari pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan dan hal lain semacamnya. Nah, mumpung kita baru saja melewati Tahun Baru China, Mama bisa memberikan saran menambah penghasilan ala Feng Shui.

Jika Mama dalam keadaan yang cukup, Mama juga bisa memberikan sedikit bantuan kepadanya apabila keadaan ekonomi yang diceritakan bersifat urgent. Yuk, beramal untuk kebaikan sesama manusia.

Sekarang, Mama tidak akan bingung lagi saat teman mama mendatangi Mama untuk curhat mengenai permasalahan yang dialaminya. Ayo, kita dukung sesama mama satu sama lain!

The Latest